Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
TES Kemampuan Akademik (TKA) yang akan dilaksanakan serentak pada November 2025 mendatang untuk tingkat SMA/SMK sederajat menjadi momen penting dalam mengukur capaian akademik siswa. Selain digunakan sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam seleksi masuk perguruan tinggi, TKA juga bertujuan memberikan gambaran menyeluruh terkait mutu pendidikan di jenjang menengah ke atas.
Wakil Ketua I Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Muryanto Amin Rabu (9/7) menjelaskan, keberadaan TKA berkaitan dengan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Dengan begitu, seleksi ini tak hanya mengandalkan nilai rapor, namun perlu disediakan mekanisme validasi terhadap nilai rapor tersebut sebagai bahan penilaian tambahan oleh panitia SNPMB. Nantinya, hasil TKA pun dijadikan sebagai prestasi tambahan yang membuat siswa kian unggul dan mampu mengasah potensi diri.
"TKA ini bisa saja diterapkan dan yang perlu diperhatikan terutama berkaitan dengan seleksi SNBP yang berbasis prestasi. Perlu digaris bawahi berbasis prestasi ini kan bukan hanya nilai rapor, tapi juga ada prestasi-prestasi lain yang dinilai oleh panitia SNPMB. Nah itu diputuskan oleh masing-masing rektor di perguruan tinggi," paparnya.
Menurut Muryanto, penerapan TKA dapat dijadikan modal permulaan untuk asesmen. Misalnya penerapan TKA dapat dijadikan transisi untuk memperbaiki nilai rapor siswa, sehingga membantu verifikasi nilai rapor dari semester I sampai V. Dengan menerapkan sistem ini, siswa akan dipermudah dalam menjalankan seleksi masuk perguruan tinggi khususnya jalur prestasi, sehingga pola belajar yang diterapkan kian efektif dan siswa tidak terbebani terhadap banyaknya materi pelajaran.
"Kendati demikian, penerapan TKA membutuhkan pengawasan juga pendampingan. Hal ini sebagai upaya menjamin objektivitas serta validitas hasil sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan. Dan pelaksanaan TKA ini perlu diperhatikan karena ini sifatnya tidak wajib," jelasnya.
Sebagai informasi, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi menerbitkan Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025 tentang TKA. Pelaksanaannya pun dilakukan secara bertahap, yakni SD – SMP pada 2026 dan SMA/SMK pada November 2025. Kebijakan ini diambil lantaran berfungsi untuk mengukur capaian akademik siswa secara adil dan terukur.
Perlu diketahui, tes ini bersifat opsional dan dirancang untuk membantu guru juga satuan pendidikan dalam menilai capaian belajar siswa secara terstandar. Kemendikdasmen pun menekankan bahwa TKA tidak wajib diikuti. (H-2)
Tradisi halal bihalal untuk saling memaafkan antara siswa dan guru digelar pada hari pertama masuk sekolah setelah libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Setelah putusan etik ditetapkan, pelaku akan langsung dikembalikan ke wilayah hukum Polres Tual untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum pidana.
AYIMUN Kelapa Gading Chapter mencatat antusiasme tinggi dari pelajar berbagai daerah. Dari 231 siswa yang mendaftar, sebanyak 158 siswa terpilih sebagai official delegates.
Para delegasi SMA Labschool Jakarta berkunjung dan diterima oleh Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Dwisuryo Indroyono Soesilo di kantor KBRI Indonesia di Washington DC.
Demi keselamatan para siswa, anggota kepolisian turun langsung ke sungai dan menggendong anak-anak satu per satu agar dapat menyeberang dengan aman.
ICAS tidak sekedar kompetisi, melainkan sebagai ruang pembelajaran yang melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi untuk menghadapi tantangan masa depan.
Kolaborasi dengan perguruan tinggi sangat strategis untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi pengelolaan risiko sebelum mereka memasuki dunia kerja.
Unika Atma Jaya terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan potensi mahasiswa melalui berbagai program akademik, non-akademik, serta kesempatan meraih prestasi.
Universitas Bakti Tunas Husada (BTH) mempercepat langkah internasionalisasi kampus melalui penguatan mutu akademik dan perluasan kerja sama lintas negara.
STEFANIA Giannini (2026), Assistant Director-General for Education UNESCO, mengemukakan sistem pendidikan tinggi memainkan peran strategis dan tak tergantikan dalam membangun masyarakat
GoStudy International bersama British Council membuka peluang lebih luas bagi pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris Raya melalui kampanye GoStudy GREAT UK.
Program studi yang selaras dengan minat umumnya akan membuat proses pembelajaran terasa lebih menyenangkan, sekaligus meningkatkan motivasi dalam menjalani perkuliahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved