Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
SETIAP langkah besar yang kita ambil seringkali berawal dari satu keputusan, keberanian menjadi penentu dan mengarahkan kita pada hal baru. Sebuah keyakinan untuk mencoba, bertumbuh, dan membuka peluang baru. Di Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya, semangat ini terus hidup dalam perjalanan para mahasiswanya. Salah satunya kisah inspiratif muncul dari Teresa Kaena, seorang mahasiswi angkatan 2023 dari program studi Sistem Informasi, Fakultas Biosains, Teknologi, dan Inovasi (FBTI) UAJ.
Perjalanannya bermula dari upayanya mencari beasiswa hingga menemukan ASAK (Ayo Sekolah Ayo Kuliah), sebuah beasiswa dari UAJ yang ia terima. “Saya melihat ini sebagai berkat Tuhan. Tidak hanya untuk meringankan beban finansial, tetapi juga sebagai tantangan untuk membuktikan kemampuan akademik saya,” ungkapnya.
Sejak duduk dibangku SMA, Kaena mengaku telah memiliki ketertarikan yang kuat pada bidang teknologi dan eksplorasi hal-hal baru. Berbekal keingintahuan dan daya juang yang tinggi untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi, Kaena aktif mencari informasi beasiswa secara mandiri. Proses seleksi berhasil ia lalui hingga akhirnya bisa lolos dengan beasiswa full-scholarship. Pilihan tersebut menjadi titik awal yang membawa Kaena pada pengalaman penuh cerita dan ilmu di Unika Atma Jaya.
Pada tahun pertamanya, Kaena sudah aktif mengikuti berbagai perlombaan. Salah satunya Hackathon, sebuah kompetisi yang diinisiasi oleh UAJ hasil kolaborasi dengan Microsoft. Kompetisi tersebut menjadi pengalaman lomba pertama untuk Kaena dan timnya. Keterbatasan pengalaman tidak menjadi penghalang. Dari pengalaman tersebut, ia justru mendapatkan banyak pelajaran berharga yang kemudian menjadi awal dari perjalanan prestasinya.
Tidak berhenti di situ, berbagai pengalaman dan prestasi baru berhasil Kaena raih, seperti Juara 3 sekaligus Best Poster pada UTM Techventure 2025, mengikuti National English Olympics 2023-2024 serta menjadi Delegasi Nationwide University Network in Indonesia 2024-2025 Student Camp. Berkat kerja keras dan konsistensinya, ia berhasil meraih Juara 1 Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat Universitas pada acara Atma Jaya Student Awards 2025.
Sebagai salah satu mahasiswa berprestasi, Kaena membagikan salah satu kemampuan utama yang selalu ia pegang. Baginya, adaptability atau kemampuan beradaptasi sangat membantu untuk bisa tetap bertahan dan terus berkembang dalam berbagai situasi, baik di lingkungan akademik maupun profesional, terutama dalam dunia perkuliahan yang kerap kali membutuhkan cara berpikir yang efisien dan cekatan.
Ia merasa bersyukur karena UAJ memberikan fleksibilitas dan kesempatan bagi mahasiswa/i untuk dapat mengeksplorasi minat di luar kelas. Selain itu, kurikulum dan pembelajaran di kelas banyak memberikannya pengetahuan teknis dan logika berpikir yang kuat sebagai fondasi.
“Kampus memberikan fleksibilitas dan kebebasan bagi mahasiswanya untuk mengeksplorasi minat di luar kelas. Dosen-dosennya juga terbuka untuk diajak berdiskusi tentang ide-ide kompetisi, sehingga teori yang dipelajari di kelas bisa langsung diaplikasikan untuk memecahkan masalah nyata di berbagai perlombaan,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mengapresiasi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Global Active Student Association (GASA) yang telah menjadi tempat baginya belajar secara langsung untuk menyusun berbagai acara, mengelola dinamika tim yang besar, dan belajar mengkomunikasikan ide. Berperan sebagai Badan Pengurus Harian (BPH), Kaena belajar memimpin puluhan anggota aktif serta pengurus yang menjadi kesempatan baginya untuk melatih secara langsung banyak soft skills penting seperti time management, leadership, dan komunikasi empatik.
Melalui kisah inspiratifnya, Kaena menyampaikan pesan bagi para siswa yang masih ragu dalam memilih kampus. “Jangan pernah takut untuk mengambil peluang. UAJ membuka banyak sekali kesempatan seperti beasiswa, organisasi, sampai dukungan penuh untuk ikut lomba tingkat nasional dan internasional. Kuncinya ada di keberanian untuk mencoba, cari lingkungan yang mendukung pertumbuhan kalian, dan jangan ragu untuk mulai cari tahu passion diri sendiri. Your university journey is what you make of it,” ungkapnya.
Unika Atma Jaya terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan potensi mahasiswa melalui berbagai program akademik, non-akademik, serta kesempatan meraih prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional. Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Unika Atma Jaya akan mengadakan Open House pada Sabtu, 11 April 2026 di Kampus Semanggi. bagi ingin mengenal lebih dekat program studi, fasilitas, serta berbagai peluang yang ditawarkan secara gratis. (H-2)
Universitas Bakti Tunas Husada (BTH) mempercepat langkah internasionalisasi kampus melalui penguatan mutu akademik dan perluasan kerja sama lintas negara.
STEFANIA Giannini (2026), Assistant Director-General for Education UNESCO, mengemukakan sistem pendidikan tinggi memainkan peran strategis dan tak tergantikan dalam membangun masyarakat
GoStudy International bersama British Council membuka peluang lebih luas bagi pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris Raya melalui kampanye GoStudy GREAT UK.
Program studi yang selaras dengan minat umumnya akan membuat proses pembelajaran terasa lebih menyenangkan, sekaligus meningkatkan motivasi dalam menjalani perkuliahan.
Dalam satu waktu, tidak jarang sebuah universitas mengukuhkan tiga, lima, bahkan tujuh guru besar sekaligus.
Cek hasil seleksi SNBP Unair 2026 hari ini. Berikut link pengumuman resmi, cara cek kelulusan, serta jadwal daftar ulang bagi calon mahasiswa baru.
Jumlah itu terdiri atas 191 calon mahasiswa Program Diploma tiga (D3), 229 Program Sarjana Terapan (D4), dan 2.012 Program Sarjana (S1).
Tahun 2026 Polimedia menerima 40% jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP), 50% Jalur Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT), dan 10% Jalur Mandiri.
Setiap tugas mahasiswa diwajibkan melibatkan teknologi AI sehingga mereka tidak hanya menguasai teori, tetapi juga terbiasa menciptakan solusi nyata secara lebih cepat dan efisien.
Rektor berharap mahasiswa baru menjadi ekosistem yang baik, utamanya bagi berjalannya Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved