Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis syaraf lulusan Universitas Sam Ratulangi Jeffry Foraldy Haryanto mengatakan hipertensi bisa menjadi salah satu risiko munculnya aneurisma.
Menurut Jeffry, seseorang yang memiliki hipertensi dalam waktu yang lama dan tidak terkontrol bisa memengaruhi dinding pembuluh darah melemah, hal ini biasanya dialami salah satunya oleh yang sudah berusia lanjut.
"Padahal dia tidak punya aneurisma, tapi karena dia sudah hipertensi lama tak terkontrol, usianya makin tua kondisi dalam tubuh menurun, dinding pembuluh darahnya sudah mulai lemah. Ketika dia tekanan darahnya tidak terkontrol bisa tuh muncul aneurisma," kata Jeffry, dikutip Senin (10/2).
Dokter yang praktik di Rumah Sakit Hermina Bitung itu, menjelaskan aneurisma adalah pelemahan dari dinding pembuluh darah.
Ketika terjadi kelemahan muncul benjolan-benjolan didinding pembuluh darah. Jika pembuluh darah tersebut pecah, salah satunya bisa menyebabkan stroke perdarahan.
"Ketika pembuluh darah itu pecah, pendarahan di kepala nah itu yang kita bilang sebagai bom waktunya sudah muncul," ujar dia.
Jeffry mengatakan penyakit metabolik, seperti diabetes, kolesterol, obesitas, juga bisa memicu risiko munculnya aneurisma karena bisa memengaruhi dinding pembuluh darah lemah.
Selain itu, Jeffry menjelaskan penyebab lain munculnya aneurisma adalah adanya kelainan pembentukan. Pada beberapa kasus aneurisma ini bisa muncul pada usia yang muda karena terjadi kelainan pembentukan pembuluh darah itu pas masih kecil.
"Biasanya sifatnya genetik jadi keturunan, misalnya ada riwayat keluarga bahkan beberapa generasi di atas sebelumnya yang kita tidak tahu punya aneurisma, nah itu bakat genetiknya yang diturunkan," ucap dia.
Jeffry menjelaskan aneurisma tidak memiliki gejala yang khas jika ukurannya masih kecil. Namun, aneurisma biasanya bisa terdeteksi jika ukurannya semakin besar.
"Sulit sebenarnya kita bilang gejala khas dari aneurisma, contoh kita punya aneurisma ukurannya masih kecil tidak akan ada gejalanya, kecuali misalnya nanti punya aneurisma tapi seiring jalannya waktu ukurannya semakin besar, ketika di ukuran besar itu ternyata dia ada menyenggol struktur lain di otak misalnya kena ke saraf atau pembuluh darah nah itu bisa menimbulkan gejala," ujar dia.
"Nanti gejala yang muncul tiba-tiba apa, ya itu tadi sakit kepala mendadak, bisa pingsan mendadak, atau ada muncul keluhan neurologis
lain, aneurisma itu biasanya pasti hampir mendadak. Jadi kalau kita bilang gejala khasnya tidak ada," lanjutnya.
Lebih lanjut, Jeffry menambahkan pemeriksaan aneurisma dapat dilakukan salah satunya dengan periksa MRI (magnetic resonance imaging) pembuluh darah otak sebagai langkah mendeteksi lebih awal sebelum pecah. (Ant/Z-1)
Satu dari lima remaja Indonesia mengalami tekanan darah di atas normal. Kondisi ini membuka jalan bagi hipertensi dan penyakit kronis di usia produktif.
Oahraga yang dilakukan sesaat setelah sahur sangat tidak dianjurkan. Hal ini karena aktivitas fisik di pagi hari saat berpuasa dapat memicu dehidrasi.
Asupan nutrisi pada waktu sahur dan berbuka harus benar-benar diperhatikan agar kebutuhan vitamin, mineral, dan air tetap terpenuhi.
Inovasi ini dirancang khusus untuk membantu menurunkan stres psikologis pada penderita hipertensi, sebuah faktor yang sering terabaikan dalam penanganan tekanan darah tinggi.
Selain hipertensi, Dinkes Batam juga menyoroti tingginya beban penyakit menular dan pernapasan. I
Kondisi udara dengan oksigen rendah bisa menyebabkan peningkatan tekanan paru yang membuat jantung kanan bekerja ekstra memompa darah ke paru-paru.
Makanan tinggi garam, lemak jenuh, dan kolesterol dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Kenali jenis makanan yang perlu dibatasi demi jantung sehat.
Apple Watch resmi mendapat persetujuan regulator medis Australia untuk mengaktifkan fitur deteksi hipertensi. Meski demikian, Apple belum mengumumkan jadwal peluncurannya.
Penelitian terhadap lebih dari 200.000 orang menemukan nyeri kronis, depresi, dan peradangan saling berkaitan dan dapat meningkatkan risiko hipertensi.
Penelitian di jurnal The Lancet Child and Adolescent Health menemukan kasus tekanan darah tinggi pada anak dan remaja meningkat hampir dua kali lipat sejak 2000.
Kehamilan adalah proses alami yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari gaya hidup hingga genetik. Beberapa kondisi kehamilan ternyata bisa diturunkan dari keluarga.
Makan yang sehat sangat penting untuk mengelola tekanan darah, baik melalui pengaruh langsung terhadap sistem peredaran darah, maupun dengan membantu kontrol berat badan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved