Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sudah berjalan sejak 6 Januari 2025 di beberapa wilayah Indonesia masih perlu perbaikan dan peningkatan layanan. Terlihat, kementerian di kabinet belum seiring dalam menjalankan program unggulan Presiden itu.
Para menteri tampak belum memahami secara utuh konsep dan pelaksanaan MBG sehingga diperlukan konsolidasi lebih baik lagi untuk suksesnya program MBG. Padahal program tersebut bisa meningkatkan kepercayaan publik kepada pemerintah.
"Dalam program MBG kementerian-kementerian belum sinergis dan kolaboratif baik dalam penganggaran dan dalam pelaksanaan MBG, perlu konsolidasi lebih baik lagi agar MBG bisa berjalan sukses," kata Ketua Dewan Pembina Relawan Muda Prabowo Gibran (RMPG) Khalid Zabidi. Minggu (20/1).
Ia menyampaikan kepercayaan rakyat yang tinggi berharap jadi perhatian para menteri di kabinet agar bisa bekerja lebih baik lagi dalam membantu presiden. Namun, kata dia, masih ada beberapa kementerian dan lembaga yang masih perlu meningkatkan kinerjanya.
"Masih ada beberapa lembaga dan kementerian di jajaran pemerintahan yang belum tampil optimal," jelas Khalid Zabidi.
Diketahui Survei Litbang Kompas periode Januari mengumumkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Prabowo-Gibran tinggi. Berdasarkan survei Litbang Kompas terhadap 1.000 responden di 38 provinsi ini, sebanyak 80,9% responden menyatakan puas terhadap kinerja Prabowo-Gibran.
Sementara itu, 19,1% responden yang menyatakan tidak puas terhadap kinerja pemerintahan di bawah Prabowo-Gibran.
"Kepuasan terhadap kinerja Prabowo-Gibran itu tinggi banget, 80,9%. Sementara tingkat keyakinan ke depan juga tinggi, 89,4%," ujar Manajer Riset Litbang Kompas Ignatius Kristanto.
Rakyat berharap kepercayaan publik yang masih tinggi diikuti dengan kinerja kabinet yang lebih baik. (Z-9)
BUPATI Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani menyebut mayoritas calon investor MBG di daerahnya belum menunjukkan keseriusannya karena belum memulai pembangunan fisik.
Ratusan siswa dan guru di SMP Negeri 3 Berbah, Sleman, DIY, mengalami keracunan massal karena diduga konsumsi menu dari MBG.
Inovasi ini menarik perhatian publik setelah dipilih oleh dapur mandiri MBG Pasar Keong, Lebak, Banten, sebagai perlengkapan utama operasional mereka.
Bizhare memberikan akses bagi masyarakat untuk ikut serta berinvestasi secara patungan dalam pembangunan dapur SPPG, dengan sistem pasar modal yang transparan dan aman.
Kemendagri mendorong percepatan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG)
ANGGARAN program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam Rancangan Undang-Undangan Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2026 yang mencapai Rp335 triliun sudah direvisi Sri Mulyani
Dadan menargetkan seluruh pembangunan SPPG, baik di wilayah aglomerasi maupun terpencil, dapat diselesaikan paling lambat akhir Oktober hingga pertengahan November 2025.
Di antara dapur-dapur yang perlu ditarget tersebut, sambung Nyoto, berada di wilayah Papua.
Menurut Erwan, SPPG harus mengutamakan kualitas makanan dan pelayanan.
Program ini adalah implementasi kebijakan Presiden Prabowo agar pelajar, ibu hamil, dan ibu menyusui dapat memperoleh makanan sehat dan bergizi secara gratis.
Pemkab Lamongan juga membuat satgas khusus agar program makan bergizi gratis terus mengalami percepatan dalam pemenuhan.
Berdasarkan laporan lapangan, tingkat kehadiran siswa meningkat dari rata-rata 70% menjadi 95% sejak program MBG berjalan.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved