Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Menteri Investasi dan Hilirisasi/Badan Penanaman Modal (BKPM), Todotua Pasaribu bersama Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan meninjau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di UPTD SDN Lengkong Gudang, Senin (13/01)
Todotua mengatakan, program ini telah dilaksanakan secara serentak dimulai tanggal 6 Januari di wilayah Kota Tangsel dengan pelaksanaan di 7 titik.
“Ya kan untuk 7 titik dan ini memang kita lihat pelaksanaannya sudah baik dan juga para pelajar, para adik-adik pelajar ini, mereka sangat bahagia terhadap program ini, dan kita harapkan sesuai dengan harapan dari pemerintah, serta harapan dari bapak presiden,” ujar Todotua.
Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, program MBG di Tangsel menjadi langkah penting dalam memastikan generasi muda mendapatkan nutrisi yang cukup, sekaligus mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
Untuk itu, kata dia, penting sekali dukungan dari semua pihak termasuk masyarakat agar pelaksanaan program ini nantinya dapat berjalan dengan lebih baik sesuai dengan misi yang ditargetkan.
“Dengan adanya program ini seuai dengan keinginan besar dari pemerintah untuk menyiapkan sumber daya manusia bangsa ini ke depannya dalam rangka menuju Indonesia Emas 2045,” ucapnya.
Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO) Adita Irawati menambahkan bahwa tujuan utama program MBG ini adalah menurunkan angka stunting dan meningkatkan asupan nutrisi masyarakat.
Sehingga, dalam pelaksanaannya sejauh ini sudah ada banyak hal yang menjadi evaluasi dari berbagai pihak yang terlibat.
“Iya kami tentu mendengar dari berbagai pihak ya masukan bagi pihak sekolah, dari masyarakat sendiri secara luas, dari pengamanan, kemudian juga dari siswa sendiri dan orangtua siswa kami semua dengarkan,” jelasnya.
Berbagai masukan baik mengenai menu makanan, hal teknis soal distribusi, hingga saran mengenai pemberdayaan ekonomi masyarakat juga menjadi sorotan dalam evaluasi pelaksanaan program ini.
Dalam kesempatan itu, Pilar menyampaikan apresiasinya atas dukungan pemerintah pusat terhadap program MBG di Tangsel ini.
“Program MBG ini sejalan dengan visi kami untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Tangsel. Anak-anak adalah masa depan kita, dan memastikan mereka mendapatkan asupan gizi yang baik adalah prioritas utama,” ujar Pilar.
Ia menegaskan bahwa Pemkot Tangsel akan selalu memastikan koordinasi antara pemerintah pusat, daerah dan sekolah berjalan dengan baik supaya pelaksanaan program MBG ini lancar tanpa kendala.
"Kami akan terus memantau dan mengevaluasi program ini agar manfaatnya semakin dirasakan oleh seluruh masyarakat Tangsel. Kami juga berharap program ini bisa diperluas cakupannya di masa depan," pungkasnya.( Bay).
Fadly mengatakan, pada rapat koordinasi itu BGN mengundang pemerintah daerah hingga tingkat kecamatan untuk mempersiapkan pendataan calon penerima manfaat MBG
Anggota Komisi IX DPR Nurhadi menegaskan pentingnya penguatan aspek regulasi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Keberhasilan program MBG sangat ditentukan sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah, dunia usaha, legislatif, hingga akademisi.
Dalam waktu singkat, Indonesia berhasil membangun sistem Makan Bergizi Gratis (MBG) berskala masif hingga menarik perhatian Jepang untuk belajar langsung ke lapangan.
Menyikapi beredarnya informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa makanan dari SPPG Karyasari Sukaresmi didistribusikan menggunakan kantong plastik, pihak SPPG buka suara.
FAO mencatat 43,5% penduduk Indonesia tak mampu membeli pangan sehat. Program Makan Bergizi Gratis dinilai krusial bagi keluarga prasejahtera.
Menyikapi beredarnya informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa makanan dari SPPG Karyasari Sukaresmi didistribusikan menggunakan kantong plastik, pihak SPPG buka suara.
Puluhan siswa di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan bergizi gratis (MBG).
Enam murid kelas VI SDN Kota Baru III, Bekasi Barat, harus mendapat perawatan medis setelah mengalami muntah dan sakit perut usai menyantap menu MBG di sekolah.
Ia menekankan pentingnya evaluasi, khususnya agar program ini tidak hanya bermanfaat bagi siswa, tetapi juga mendorong produksi dalam negeri.
Para siswa penerima manfaat sudah menjalani libur sekolah, pemerintah akan coba merancang tergantung dari kesiapan sekolah.
Sebanyak 267 murid SD Negeri Singapadu, Kampung Singapadu, Kecamatan Curug, Kota Serang, Banten, dibagikan Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang diberikan Hotel Aston Group.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved