Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Staf Khusus Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bidang Komunikasi Redy Hendra Gunawan menegaskan ibu hamil penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak terpengaruh meski ada libur sekolah.
"Untuk penerima manfaat kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, itu tidak terpengaruh. Jadi kami tetap memberikan ketiga penerima manfaat ini setiap hari karena kelompok itu tidak terganggu dengan liburan sekolah," kata Redy dalam konferensi pers, Kemarin (22/6).
Ia juga menegaskan masih mengkaji pemberian MBG saat libur sekolah. Para siswa penerima manfaat sudah menjalani libur sekolah, pemerintah akan coba merancang tergantung dari kesiapan sekolah.
"Tetapi sebetulnya BGN sudah melakukan uji coba, pada saat libur sekolah, kami juga tetap memberikan makan bergizi gratis," ungkapnya.
Ia mengungkapkan di beberapa daerah, ada yang sekolahnya bersedia mengambil di sekolah. Jadi walaupun libur, itu siswanya tetap ke sekolah untuk mengambil makanan atau makan bersama. Tetapi di beberapa sekolah di daerah tertentu tidak bersedia.
Selain itu, Redy juga menanggapi kasus pemberian MBG dalam bentuk makanan mentah yang bukan program dari BGN melainkan inisiatif dari SPPG. Badan Gizi Nasional belum membuat kebijakan terkait dengan pemberian bahan makanan mentah.
"Kasus itu memang terjadi di Tanggerang, dan itu memang murni inisiatif kepala SPPG. Kami belum membuat satu kebijakan, tetapi kami dalam pekan depan akan melakukan rapat pimpinan, dan akan membuat desain terkait dengan pemberian makan bergizi gratis pada saat libur sekolah," jelasnya.
"Kejadian yang ada di Tanggerang Selatan itu memang murni inisiatif yang baik sebetulnya dari kepala SPPG dalam hal mengantisipasi libur sekolah," pungkasnya. (H-1)
Menyikapi beredarnya informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa makanan dari SPPG Karyasari Sukaresmi didistribusikan menggunakan kantong plastik, pihak SPPG buka suara.
Puluhan siswa di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan bergizi gratis (MBG).
Enam murid kelas VI SDN Kota Baru III, Bekasi Barat, harus mendapat perawatan medis setelah mengalami muntah dan sakit perut usai menyantap menu MBG di sekolah.
Ia menekankan pentingnya evaluasi, khususnya agar program ini tidak hanya bermanfaat bagi siswa, tetapi juga mendorong produksi dalam negeri.
Sebanyak 267 murid SD Negeri Singapadu, Kampung Singapadu, Kecamatan Curug, Kota Serang, Banten, dibagikan Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang diberikan Hotel Aston Group.
Fadly mengatakan, pada rapat koordinasi itu BGN mengundang pemerintah daerah hingga tingkat kecamatan untuk mempersiapkan pendataan calon penerima manfaat MBG
MBG menjadi salah satu strategi efektif dalam menekan kemiskinan secara tidak langsung.
Dalam waktu singkat, Indonesia berhasil membangun sistem Makan Bergizi Gratis (MBG) berskala masif hingga menarik perhatian Jepang untuk belajar langsung ke lapangan.
Menyikapi beredarnya informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa makanan dari SPPG Karyasari Sukaresmi didistribusikan menggunakan kantong plastik, pihak SPPG buka suara.
Relawan dapur Makan Bergizi Gratis di Semarang mengaku terbantu secara ekonomi. Warga berharap program MBG terus berlanjut.
Pemerintah menargetkan perluasan signifikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sasaran penerima manfaat mencapai sekitar 80 juta orang pada pertengahan 2026
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved