Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA ekstrem masih berpotensi di 21 daerah di Jawa Tengah Minggu (29/12), terutama di kawasan pegunungan, dataran tinggi dan Pantura bagian timur, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali memperingatkan waspada ancaman bencana hidrometeorologi.
Pagi Minggu (20/12) cuaca daerah di Jawa Tengah berawan, namun memasuki siang, sore hingga awal malam diperkirakan akan diguyur hujan ringan-sedang secara merata di seluruh daerah dengan waktu bervariasi, bahkan cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan kilatan petir masih berpotensi di 21 daerah.
Cuaca ekstrem di Jawa Tengah ini, dapat berdampak terjadinya bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir hingga angin puting beliung seperti terjadi pada Sabtu (28/12) melanda sejumlah daerah seperti Rembang, Pati dan Brebes hingga menimbulkan puluhan rumah warga rusak serta puluhan pohon serta tiang listrik tumbang.
"Waspadai ancaman bencana hidrometeorologi, karena cuaca ekstrem masih berpotensi di 21 daerah pada Minggu (20/12) ini," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Arif N.
Berdasarkan pengamatan citra satelit cuaca Minggu (29/12) pukul 05.00 WIB, ungkap Arif, potensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah terjadi di Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Karanganyar, Sragen, Temanggung, Magelang, Ungaran, Salatiga dan Ambarawa.
Selain itu, lanjut Arif, cuaca ekstrem juga berpotensi di Pati, Kudus, Jepara, Demak, Kajen, Slawi, Bumiayu dan Majenang. "Sedangkan hujan ringan-sedang berpeluang di Cilacap, Kebumen, Brebes, Surakarta, Semarang, Purworejo, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Purwodadi, Blora, Rembang, Kendal, Batang, Pemalang, Pekalongan dan Tegal," imbuhnya.
Menurut Arif angin bertiup dari barat laut ke timur dan selatan ke barat laut berkecepatan 3-25 kilometer per jam, suhu udara berkisar 19-33 derajat celcius dan suhu udara 60-95 persen, ketinggian gelombang di perairan utara 0,5-1,25 meter dan di perairan selatan Jawa Tengah 1,25-2,5 meter.
Sementara itu Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Wahyu Sri Mulyani mengungkapkan bahwa peluang hujan juga masih terjadi di sejumlah perairan di Jawa Tengah Minggu (29/12), meskipun air laut pasang (rob) menurun dan kembali normal namun gelombang tinggi masih terjadi.
"Diminta kepada warga beraktivitas di perairan dan pesisir tetap waspada terhadap gelombang tinggi," ujarnya.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Bencana banjir dipicu cuaca ekstrem di Kudus dan Patimeluas, di Kabupaten Kudus merendam 8 desa di 4 kecamatan dan Kabupaten Pati merendam dan 59 desa di 15 kecamatan
Pasca-longsor Citeureup, Bogor,BMKG ingatkan potensi pergerakan tanah di Jawa Barat Selatan hari ini 13 Januari 2026 serta potensi cuaca ekstrem dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat akibat cuaca ekstrem yang meluas di berbagai wilayah Indonesia pada periode 13–19 Januari 2026.
SELURUH aktivitas kunjungan wisata di kawasan Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur, resmi ditutup total hingga (27/1).
PT Kereta Api Indonesia (Persero) masih membatalkan sejumlah perjalanan kereta api di wilayah KAI Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto.
Kereta api batal karena cuaca ekstrem dan banjir? Penumpang berhak refund penuh. Berikut panduan klaim refund tiket KAI dengan mudah.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) membatalkan 16 perjalanan kereta api akibat dampak cuaca ekstrem dan banjir yang melanda sejumlah wilayah.
Sirkulasi siklonik yang sebelumnya terpantau di selatan Nusa Tenggara Barat sempat berkembang menjadi Bibit Siklon Tropis 96S.
CUACA ekstrem masih berpotensi di 20 daerah Selasa (20/1), hingga berdampak bencana hidrometeorologi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved