Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
BANYAK organisasi menghadapi hambatan signifikan dalam pengelolaan dan pengembangan tenaga kerja mereka. Perhatian utama berkisar pada ketidakjelasan atau miskonsepsi seputar kerangka kerja kompetensi karyawan yang sering mengakibatkan ketidaksesuaian antara persyaratan organisasi dan keterampilan individu-individunya. Hal ini dapat memengaruhi efisiensi operasional, tingkat output, dan stabilitas bisnis yang sedang berlangsung.
Di tengah tantangan ini, organisasi akan membutuhkan model kompetensi yang efektif untuk menjamin bahwa tenaga kerja mereka memiliki keterampilan yang diperlukan saat ini serta diberikan pula bekal untuk beradaptasi dengan tuntutan di masa depan.
Menurut Alphieza Syam, Kepala Divisi Riset dan Konsultasi PPM Manajemen, model kompetensi berfungsi sebagai kerangka kerja terstruktur yang menguraikan kemampuan, pengetahuan, keterampilan, dan perilaku penting yang diperlukan untuk mencapai kesuksesan dalam peran tertentu.
Model ini memungkinkan organisasi untuk menyelaraskan tujuan strategis mereka dengan pertumbuhan masing-masing anggota tim. Implementasi model kompetensi itu akan mencakup beberapa tahap, termasuk penilaian kebutuhan organisasi, identifikasi kompetensi esensial, dan penggabungan model tersebut ke dalam prosedur perekrutan, pelatihan, dan evaluasi kinerja.
Ia menekankan model kompetensi merupakan fondasi yang sangat penting bagi organisasi masa kini.
“Model kompetensi yang terdefinisi dengan baik menawarkan jalur jelas bagi pertumbuhan karyawan dan berfungsi sebagai aset berharga dalam menyelaraskan dengan tujuan bisnis."
"Dalam jangka panjang, organisasi yang menetapkan kerangka kerja kompetensi yang jelas akan menunjukkan kemampuan beradaptasi lebih besar terhadap perubahan dan memiliki kemampuan untuk mengembangkan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan,” kata Alphieza.
Alphieza lebih lanjut menjelaskan efek jangka panjang dari kerangka kerja kompetensi yang kohesif adalah menumbuhkan lingkungan kerja yang berkembang, meningkatkan loyalitas karyawan, dan mendorong inovasi di dalam organisasi.
“Penyelarasan kompetensi individu dengan kebutuhan organisasi menciptakan sinergi yang berdampak positif terhadap kinerja perusahaan secara keseluruhan,” katanya.
Sebagai mitra strategis perusahaan, PPM Riset dan Konsultansi berpengalaman dalam membantu berbagai organisasi menyusun model kompetensi yang sesuai kebutuhan.
"Dengan pendekatan berbasis riset dan pengalaman praktis, PPM Manajemen percaya solusi yang tepat dapat memperkuat daya saing perusahaan di tengah persaingan global," terangnya.
Didirikan pada 1967, PPM Manajemen menjadi mitra bagi berbagai organisasi baik organisasi pemerintah, BUMN, swasta, maupun organisasi nirlaba dalam berbagi pengalaman di bidang pembelajaran teori dan praktik manajemen.
Tidak hanya itu, PPM Manajemen juga menjadi mitra bagi manajer dan calon manajer dalam upayanya mengembangkan keahlian atau kemampuannya di bidang ilmu manajemen.
In antara lain dilakukan melalui Program Pengembangan Eksekutif, Program Pelatihan Sertifikasi, Pembelajaran Inggriya (In-House Learning), Riset dan Konsultansi, Asesmen SDM, dan Sekolah Tinggi Manajemen. (H-2)
Keterbukaan untuk belajar, merefleksikan diri, bertumbuh, dan berkolaborasi menunjukkan komitmen mendalam dalam mendidik siswa dan masa depan pendidikan di Kabupaten Sanggau.
Pelatihan pengembangan manajemen meningkatkan kompetensi dan daya saing sumber daya manusia.
Program yang bersifat gratis ini bertujuan mencetak pramudi profesional yang mandiri, berdaya saing, serta mengedepankan standar keselamatan dan pelayanan prima.
EDP PPM Manajemen terus menghadirkan pembelajaran yang relevan dan aplikatif bagi para profesional lintas industri.
Lulusan pendidikan Vokasi dituntut tidak hanya adaptif, tetapi juga memiliki kompetensi digital yang kuat agar mampu bersaing di tingkat internasional.
LAN meluncurkan terobosan digital bernama Sibangkom yang berfungsi sebagai pintu gerbang layanan pengembangan kompetensi satu atap.
PENGUATAN link and match antara pendidikan dan kebutuhan industri dinilai menjadi kunci dalam mengoptimalkan kualitas pertumbuhan tenaga kerja.
Jika SPPG yang sudah beroperasi sudah mencapai 21.000 SPPG, maka, 987.000 orang tenaga kerja telah terserap secara langsung di daput-dapur MBG.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pendatang baru pasca Idul Fitri 1447 H mempersiapkan diri dan memiliki skill, seiring ekonomi Jakarta yang tumbuh positif.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
Sinergi ini merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri mampu menghasilkan talenta berkualitas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved