Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KANKER payudara masih menjadi pembunuh tertinggi perempuan Indonesia untuk penyakit kanker. Kementerian Kesehatan menekankan pentingnya deteksi dini kanker payudara terutama pada perempuan berusia di atas 40 tahun
"Kanker ini kenapa banyak yang meninggal? Karena ketahuannya terlambat, setelah stadium tiga atau stadium empat. Padahal, kalau bisa deteksi dini di stadium satu atau dua, kemungkinan hidupnya atau survivability ratenya tinggi sekali dengan teknologi yang sekarang," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Minggu (8/12).
Budi meminta agar para perempuan tidak ragu untuk melakukan deteksi dini. Apalagi, skrining kanker payudara akan menjadi bagian dari program skrining kesehatan yang akan diberikan kepada perempuan usia di atas 40 tahun.
"Pada program skriningnya hadiah ulang tahun dari Pak Presiden, mamografi itu nanti akan masuk untuk yang berisiko. Nah, yang berisiko adalah perempuan usia di atas 40 tahun," ujar eks dirut Bank Mandiri tersebut.
Deteksi dini kanker payudara sebenarnya dapat dilakukan di fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) tingkat pertama seperti puskesmas dengan memanfaatkan USG.
"Saya juga sudah ngomong ke kolegium, diturunkan (kemampuan) kompetensinya (ke dokter umum), agar 10.000 USG di puskesmas itu tidak hanya untuk memeriksa ibu hamil, tapi juga bisa untuk memeriksa skrining kanker payudara oleh dokter umum," ungkapnya.
Dengan demikian, jika ada indikasi kanker payudara seperti yang dialami survivor dapat dirujuk ke rumah sakit untuk dilakukan biopsi atau prosedur pengambilan sampel jaringan, sel, atau cairan tubuh. Selanjutnya, sampel ini diperiksa di laboratorium sehingga dapat mengetahui tingkat stadium kanker.
Kekhawatiran mengenai hasil pemeriksaan yang buruk menjadi salah satu alasan perempuan enggan melakukan pemeriksaan kanker payudara. Padahal kanker sebaiknya dideteksi sejak dini karena peluang hidup akan lebih besar jika terdeteksi lebih awal dibandingkan jika terdeteksi terlambat.
"Jadi, kenapa banyak perempuan nggak mau dimamografi? Karena mereka takut menerima kenyataan kalau ada apa-apa. Padahal, saya yang bukan dokter saja tahu kalau ketahuan stadium satu lebih baik daripada ketahuannya di stadium tiga," pungkasnya. (H-2)
Penyakit infeksi dengan fatalitas tinggi seperti Virus Nipah menuntut kewaspadaan sejak gejala awal
Integrasi PET dan CT menghasilkan citra fusi komprehensif yang secara bersamaan mampu menampilkan fungsi sebagai hasil dari teknologi PET dan struktur sebagai hasil dari teknologi CT.
Kampanye ini bertajuk SWICC Stronger Together Journey dengan tema “Stronger in Awareness, Together in Detection”.
Pentingnya pemeriksaan diagnostik dalam mendukung upaya deteksi dini, khususnya pada penyakit jantung dan pembuluh darah.
Berbeda dengan herediter, kanker familia terjadi bukan karena mutasi gen, melainkan karena anggota keluarga hidup dalam satu ekosistem yang sama.
Pasien sering datang dengan kondisi umum yang sudah menurun sehingga mempersulit proses tindakan dan pemulihan.
DIREKTUR Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) , Siti Nadia Tarmizi, memaparkan urgensi perbaikan sistem deteksi dini kanker payudara.
Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang sangat mempengaruhi perempuan di seluruh dunia.
Pemeriksaan mandiri (Sadari) dan pemeriksaan klinis (Sadanis) secara rutin merupakan langkah preventif paling efektif dalam mendeteksi kanker payudara.
Dengan pemeriksaan rutin, potensi kanker dapat diketahui sebelum berkembang ke tahap yang lebih berbahaya, sehingga peluang kesembuhan meningkat signifikan.
RS Santo Borromeus mengajak masyarakat untuk lebih proaktif mencari informasi mengenai kanker payudara dari sumber-sumber yang kredibel.
Deteksi dini kanker payudara: lakukan SADARI di rumah dan SADANIS di klinik. Waspadai benjolan tak nyeri, kulit seperti jeruk, serta cairan tidak normal dari puting.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved