Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Rhemedi Medical Services bekerja sama dengan Siloam Radiologi Indonesia menggelar program deteksi dini penyakit intraabdomen bagi puluhan anggota polisi yang bertugas di Satlantas Polres Jakarta Timur, Polda Metro Jaya.
Acara yang berlangsung di kantor Satlantas Jakarta Timur pada 2 November 2024 ini dihadiri puluhan anggota kepolisian yang antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan.
Perwakilan dari Rhemedi Medical Services yang juga anggota tim medis Siloam Radiologi Indonesia, dr Rheza Maulana Syahputra menyatakan kegiatan ini merupakan inisiatif bersama untuk mendeteksi penyakit seperti batu ginjal, batu empedu, pembesaran prostat, dan tumor sedini mungkin.
"Ini bentuk apresiasi kami terhadap kinerja para anggota Polri yang melayani masyarakat dengan baik. Dengan terjaganya kesehatan para anggota, diharapkan pelayanan dan performa Polri juga akan tetap optimal," ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Minggu (3/11).
Kasatlantas Polres Jakarta Timur, Kompol Arry Setyo Utomo mengapresiasi pelaksanaan acara tersebut. Ia menekankan pentingnya deteksi dini untuk menjaga kesehatan para anggota dalam menjalankan tugas mereka.
"Semoga acara seperti ini dapat diadakan secara rutin untuk mendukung kinerja optimal anggota Polri dalam melayani masyarakat," imbuhnya.
Ia juga berharap acara ini tak hanya meningkatkan kesadaran kesehatan di kalangan polisi, tetapi juga memperkuat sinergi antara instansi kesehatan dan kepolisian dalam menjaga kesehatan masyarakat. (H-2)
SAAT ini, di Indonesia terdapat sekitar 90 juta anak yang berumur 0-18 tahun, yang berarti hampir 30% dari jumlah penduduk negeri ini yang berjumlah sekitar 280 juta jiwa.
Tenaga kesehatan dibekali keterampilan VIA–DoVIA dan penggunaan AI HerLens dengan materi mencakup materi klinis, praktik lapangan, serta quality assurance.
Layanan skrining ini meliputi SPOT-MAS 10 yang merupakan tes non-invasif untuk mendeteksi dini 10 jenis kanker, HPV DNA urine untuk skrining kanker serviks.
Cermata hadir sebagai solusi ilmiah untuk menjawab tantangan akses skrining mata konvensional yang masih terbatas, terutama di lingkungan sekolah dasar dan anak dengan disabilitas.
Kasus kanker di kalangan usia muda terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, menimbulkan kekhawatiran di kalangan dokter dan pasien.
Kegiatan terdiri atas edukasi tentang menjaga kesehatan reproduksi, deteksi dini kanker payudara, dan kanker serviks yang disampaikan dengan Bahasa Indonesia dan Sunda.
Kompolnas bahkan segera menemui langsung Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Nicolas Ary Lilipaly untuk meminta penjelasan terkait jalan di tempatnya pengusutan kasus tersebut.
Pelaku tawuran yang tewas itu berinisial TH (52) karena terkena lemparan batu di wajah dan dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved