Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Perum Bulog bekerja sama dengan CT Arsa Foundation menyerahkan bantuan untuk penyandang disabilitas di Yayasan Mitra Netra, Jakarta Selatan, Selasa (3/12). Penyerahan bantuan ini dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2024. HDI sendiri diperingati setiap 3 Desember.
Direktur Human Capital Perum Bulog Sudarsono Hardjosoekarto menyebut bantuan yang diberikan berupa sembako sejumlah 500 paket. "Yang kita berikan berupa makanan, beras, minyak, dan itu kita berikan kepada perwakilan yang dapat hadir di kantor yayasan ini. Namun sebenarnya para penerima manfaat tersebar di berbagai lokasi di Jakarta," ujar Sudarsono di Yayasan Mitra Netra, Jakarta Selatan, Selasa (3/12).
Tidak hanya di Jakarta, katanya, bantuan untuk disabilitas juga dilakukan di wilayah lain. "Bahkan di Jawa Tengah kita latih (penyandang disabilitas) keterampilan usaha," jelas Sudarsono.
Kegiatan Bulog Peduli di Hari Disabilitas Internasional ini, lanjutnya, selaras dengan tagline Bulog yakni Mengantarkan Kebaikan. "Ini sesuai dengan ketentuan yang diamanatkan oleh Kementerian BUMN memang kita harus menyisihkan anggaran untuk tanggung jawab sosial dan lingkungan," tuturnya.
Ia juga mengapresiasi Yayasan Mitra Netra dalam memberikan keterampilan bahkan dengan memanfaatkan teknologi seperti jaringan pendidikan online yang menjangkau seluruh Indonesia. "Tentu ini sejalan dengan (tagline) Bulog tadi, Mengantarkan Kebaikan," kata Sudarsono.
Ia berharap kerja sama dengan CT Arsa Foundation dan Yayasan Mitra Netra bisa terus berlanjut.
Sekretaris CT Arsa Foundation Titin Rosmasari mengapresiasi kerja sama bantuan dengan Bulog ini.
"Bulog memiliki komitmen yang tinggi dan selaras dengan niat dan cita-cita luhur dari CT Arsa, berbagi dengan sesama, saling membantu sesama. Bulog melihat CT Arsa bukan saja komitmennya tinggi, tapi upayanya luar biasa untuk istiqamah di jalan kebaikan seperti ini, lewat pendidikan berkualitas, berbagi dengan orang-orang yang belum berkecukupan, untuk anak-anak yang pintar tapi tidak mampu," paparnya.
Ia berharap kesempatan seperti ini bisa terus ada. "Jadi anak-anak hari ini bisa pulang ke rumah dengan bahagia. Kami pastikan kebahagiaan anak-anak, masyarakat, adalah kebahagiaan kita semua," katanya.
Pendiri sekaligus Ketua Yayasan Mitra Netra Bambang Basuki mengatakan pihak sangat menghargai bantuan dari Bulog. Karena ini bagi kami pemberian ini tidak sekadar pemberian kebutuhan pangan tapi pasti dilandasi oleh kasih sayang dan perhatian," ujarnya.
Ia berharap ke depan kegiatan ini akan dilanjutkan dengan kerja sama untuk mendukung program yayasan dalam mengembangkan aksesibilitas. "Yang paling penting ujungnya alumni kami bisa direkrut oleh Bulog ataupun jaringannya," katanya.
"Karena sebetulnya mereka sudah punya kompetensi. Beberapa di antaranya sudah membuktikan bisa bekerja sebagai ASN, di BRIN, Bappenas, dan bahkan terakhir ada 5 programer kami yang sudah masuk dalam industri," pungkas Bambang. (Z-11)
Sejumlah pekerjaan rumah dalam pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di tanah air harus dituntaskan.
Kegiatan ini lahir sebagai respons atas masih adanya kesenjangan antara potensi penyandang disabilitas dengan realitas praktik rekrutmen di dunia kerja.
Upaya penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas membutuhkan kolaborasi nyata antara negara dan masyarakat sipil.
Arifah menekankan pentingnya mendorong kemandirian, serta pembangunan masa depan yang layak bagi anak penyandang disabilitas.
Mitra Netra pun mengajak seluruh pemangku peran untuk memastikan tersedianya kesempatan kerja yang adil bagi penyandang disabilitas netra.
Dalam momentum Hari Disabilitas Internasional, sebuah festival inklusi bertajuk Limitless Fest 2025 digelar melalui kampanye keberlanjutan Bangun Bangsa.
Menteri PPPA Arifah Fauzi menekankan pentingnya mendorong kemandirian, kesiapan hidup, serta pembangunan masa depan yang layak bagi anak penyandang disabilitas.
Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025 kembali menjadi momentum penting untuk menegaskan komitmen bersama dalam menciptakan masyarakat yang inklusif dan berkeadilan.
Mitra Netra pun mengajak seluruh pemangku peran untuk memastikan tersedianya kesempatan kerja yang adil bagi penyandang disabilitas netra.
Dalam momentum Hari Disabilitas Internasional, sebuah festival inklusi bertajuk Limitless Fest 2025 digelar melalui kampanye keberlanjutan Bangun Bangsa.
Menag Nasaruddin Umar menegaskan kembali komitmen pemerintah untuk memastikan semua ruang publik di bawah naungan Kemenag ramah bagi penyandang disabilitas.
Pada acara kelulusan, 15 MUA Tuli Bakti BCA berkesempatan memamerkan kemampuan rias mereka lewat pagelaran fashion show koleksi IKAT Indonesia karya desainer Didiet Maulana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved