Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
SETIAP ibu pasti ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya, termasuk melahirkan bayi yang sehat dan bebas dari HIV. Meskipun HIV dapat menular dari ibu ke anak.
Dikutip dari Unicef, secara global, diperkirakan setiap tahun ada 1,3 juta perempuan dan anak perempuan yang hidup dengan HIV dan hamil. Tanpa intervensi, risiko penularan HIV dari ibu yang terinfeksi ke anaknya selama kehamilan, persalinan, atau menyusui dapat mencapai antara 15% - 45%.
Pada 2019, 85% perempuan dan anak perempuan di seluruh dunia memiliki akses ke antiretroviral therapy (ART) untuk mencegah mother to child transmission (MTCT). Namun, tingkat cakupan ART yang tinggi tidak mencerminkan penularan berkelanjutan yang terjadi setelah perempuan awalnya dihitung sebagai penerima pengobatan.
Meskipun penularan ini dapat terjadi, dengan pengelolaan yang tepat, risiko penularan HIV dari ibu ke anak dapat dikurangi secara signifikan.
Bagi perempuan yang sedang hamil, konseling dan pengujian HIV merupakan langkah pertama dan terpenting dalam mengurangi penularan dari ibu ke anak. Mengetahui status HIV ibu sejak dini memungkinkan pemberian pengobatan yang tepat, yang dapat menurunkan risiko penularan dan memastikan kesehatan ibu serta bayi yang lebih baik.
Dengan pemeriksaan HIV yang cepat dan pengobatan yang tepat, ibu hamil dapat mengurangi kemungkinan penularan HIV ke bayinya hingga lebih rendah dari 1%. Pemberian ARV kepada bayi setelah kelahiran juga dapat membantu mencegah penularan jika ibu terinfeksi HIV.
Jika ibu terinfeksi HIV, penting untuk mengonsumsi obat HIV sesuai resep dokter selama kehamilan dan persalinan. Ini dapat menurunkan risiko penularan HIV ke bayi hingga 1 persen atau lebih rendah. Setelah melahirkan, sebaiknya ibu tidak menyusui karena ASI dapat mengandung HIV. Berikan obat HIV pada bayi selama 4–6 minggu setelah kelahiran.
Persalinan yang aman merupakan pertimbangan penting bagi semua ibu hamil dan khususnya bagi perempuan yang positif HIV. Persalinan yang disarankan untuk ibu dengan HIV positif adalah operasi caesar. Jika persalinan dilakukan secara normal, bayi akan langsung terpapar darah dan cairan tubuh ibu di saluran lahir. Hal ini dapat menyebabkan bayi terinfeksi virus HIV secara langsung.
Meskipun ibu telah mengonsumsi obat ARV selama kehamilan, risiko penularan tetap ada. Proses persalinan dengan operasi caesar dapat menghindari kontak langsung dengan darah atau cairan tubuh ibu, sehingga membantu mengurangi risiko penularan HIV. (Unicef/Halodoc/Spiritia/Z-3)
Berdasarkan data Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Tuban, tercatat sebanyak 162 kasus pada tahun 2022
KOINFEKSI TB-HIV masih menjadi tantangan besar bagi sektor kesehatan di Indonesia pada tahun 2026, inovasi dalam strategi pengobatan menjadi sangat krusial.
Dinas Kesehatan Jawa Timur tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan kuratif dan pelaporan kasus, melainkan perlu memperkuat langkah preventif.
"Hasil pendataan kami, temuan HIV/AIDS selama 10 bulan mulai Januari-Oktober di Kota Sukabumi ada 124 kasus. Terdapat lima orang meninggal dunia,"
Para pengidap HIV/AIDS harus mendapat jaminan kesehatan dari pemerintah.
KETUA DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup, Ribka Tjiptaning, menyoroti masih adanya stigma dan diskriminasi terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA).
Kelompok yang perlu waspada saat berolahraga saat puasa ramadan mencakup ibu hamil, ibu menyusui, serta penderita penyakit penyerta atau komorbid.
Perkembangan janin yang tidak sempurna hingga memicu PJB dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko dari sisi kesehatan orang tua maupun lingkungan.
BGN menegaskan prioritas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yakni memberikan asupan gizi kepada kelompok rentan termasuk balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, sebagai prioritas utama
Laporan terbaru NCHS menunjukkan tren kenaikan kasus sifilis maternal. Kenali risiko, gejala "senyap", dan cara melindungi janin dari infeksi mematikan.
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
Sentuhan ini ternyata sudah bisa dirasakan oleh bayi di dalam kandungan saat kehamilan memasuki trimester kedua.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved