Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK menurunkan dan mengontrol kadar gula darah dalam tubuh, memilih makanan bergizi seimbang sangatlah penting. Utamakan makanan dengan indeks glikemik rendah, yang dicerna lebih lambat oleh tubuh dan mencegah lonjakan gula darah.
1. Sayuran hijau
Sayuran hijau nonpati seperti bayam, brokoli, dan sawi kaya akan nutrisi, rendah indeks glikemik, dan tinggi antioksidan seperti lutein dan zeaxanthin.
Kedua antioksidan tersebut membantu melindungi mata dari degenerasi makula dan katarak, komplikasi umum pada diabetes.
2. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan mengandung serat, protein, karbohidrat kompleks, dan magnesium, yang membantu menstabilkan gula darah dan mencegah lonjakan kadar gula darah.
Pilih kacang almond, kenari, mete, atau kacang tanah, tetapi perhatikan porsinya untuk menghindari kalori berlebih.
3. Makanan kaya protein
Sumber protein, seperti telur dan ikan, kaya akan asam lemak omega-3 yang dapat menurunkan peradangan dan mengontrol gula darah. Protein juga membantu meningkatkan kesehatan jantung.
4. Ceri
Ceri mengandung anthocyanin yang dapat meningkatkan sensitivitas insulin, membantu tubuh mengelola gula darah lebih baik.
5. Jagung
Jagung termasuk makanan rendah indeks glikemik dan bisa menjadi alternatif nasi bagi penderita diabetes. Kaya serat dan pati, jagung dicerna lebih lambat sehingga tidak meningkatkan gula darah secara cepat.
6. Tomat
Tomat mengandung anthocyanin dan likopen, antioksidan yang serupa dengan efek obat antidiabetes, membantu memperlambat pelepasan gula darah.
7. Ubi Jalar
Selain baik untuk diet, ubi jalar memiliki serat tinggi dan indeks glikemik rendah. Ubi jalar juga kaya vitamin A dan C, serta kalium, sehingga bermanfaat untuk pengidap diabetes.
8. Alpukat
Alpukat mengandung lemak sehat yang dapat meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin dan menurunkan kadar gula darah. Nutrisi dalam alpukat juga mendukung kesehatan secara keseluruhan.
9. Gandum Utuh
Gandum utuh kaya serat dan memiliki indeks glikemik rendah, mengurangi penyerapan gula dalam darah. Berbagai biji-bijian utuh seperti beras merah, quinoa, barley, dan buckwheat juga baik untuk diabetes.
10. Biji Chia
Biji chia tinggi serat, rendah kalori, dan membantu memperlambat penyerapan nutrisi dalam usus, yang mendukung kontrol gula darah. Konsumsi biji chia dalam sereal, salad, atau smoothies.
11. Ikan
Ikan yang kaya omega-3, seperti salmon, tuna, dan trout, baik untuk kesehatan jantung dan mengontrol gula darah. Ikan ini dapat diolah dengan cara panggang, pepes, atau sup untuk menghindari minyak berlebih.
12. Yogurt Probiotik
Yogurt probiotik membantu menurunkan gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin. Pilih yogurt tawar tanpa tambahan gula.
13. Kayu Manis
Kayu manis membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan memperlambat pencernaan, mencegah lonjakan gula darah. Gunakan kayu manis sebagai tambahan pada makanan atau minuman, namun jangan berlebihan untuk menghindari hipoglikemia.
14. Mie Shirataki
Mie shirataki, rendah karbohidrat dan kaya serat glucomannan, membantu mengontrol gula darah dan mencegah resistensi insulin. (Kemenkes/Z-1)
Mengenali tanda-tanda awal gula darah tinggi, mengetahui langkah pertolongan pertama, serta menerapkan pola hidup pencegahan menjadi hal penting untuk menjaga kesehatan jangka panjang.
Banyak orang mengaitkan kadar gula darah tinggi atau hiperglikemia langsung dengan diabetes. Namun, kenyataannya ada faktor lain.
Risiko metabolisme tubuh juga perlu diwaspadai dari tingginya kadar gula darah. Selain resistensi insulin, gula darah yang tinggi dapat meningkatkan komplikasi serius
Latihan kekuatan atau angkat beban dapat memberikan manfaat yang lebih besar daripada olahraga lari, khususnya dalam mengontrol gula darah dan mengurangi lemak tubuh.
Gula darah atau glukosa adalah sumber energi utama bagi tubuh manusia. Glukosa berasal dari makanan yang kita konsumsi setiap hari, terutama dari karbohidrat.
Jika tidak dikendalikan, hiperglikemia dapat menimbulkan kerusakan serius pada organ tubuh seperti mata, ginjal, saraf, dan pembuluh darah.
Dengan tekstur yang lebih padat, kucing bisa mendapatkan asupan gizi yang lebih konsentrat meski dalam satu suapan kecil sekalipun.
Kemunculan ambeien sangat erat kaitannya dengan kebiasaan sehari-hari yang kurang baik.
Makanan kaleng dengan kemasan rusak tidak layak konsumsi karena membawa risiko kesehatan yang serius.
Variasi makanan sangat berpengaruh terhadap kesehatan sistem pencernaan dan kondisi tubuh anak secara menyeluruh.
Kunci utama dalam menyiasati keterbatasan biaya adalah dengan mengoptimalkan bahan makanan lokal dan musiman yang lebih terjangkau.
Kunci utama menghalau virus flu terletak pada kombinasi seimbang antara karbohidrat, protein, dan asupan vitamin dari buah-buahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved