Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA saat ini menghadapi tantangan besar dalam kesehatan remaja, terutama dengan meningkatnya angka malnutrisi.
Berdasarkan Food and Nutrition Bulletin 2021, satu dari tujuh remaja mengalami overweight, dan satu dari empat remaja perempuan menderita anemia. Situasi ini menjadi lebih serius, karena malnutrisi berkontribusi terhadap 45% kematian anak di seluruh dunia.
Untuk mengatasi masalah ini, DKH Hospitals Group bekerja sama dengan Paguyuban Alumni SMA 68 (PAS68) melaksanakan skrining kesehatan dan gizi bagi siswa-siswi SMAN 68. Acara ini diselenggarakan pada 7 November 2024 sebagai bagian dari dukungan terhadap Gerakan Sekolah Sehat (GSS), sebuah inisiatif pemerintah untuk memperbaiki status kesehatan siswa.
"Kami sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari program yang begitu penting ini. Puskesmas Senin siap mendukung sepenuhnya dan berharap kerja sama ini dapat terus berkembang, memberikan manfaat tidak hanya bagi siswa SMAN 68, tetapi juga untuk sekolah-sekolah lain di wilayah kami," ungkap Kepala Satuan Pelaksana UKM Puskesmas Kecamatan Senen Eka Lusi Susanti, pada Jumat (8/11).
Program ini merupakan salah satu prioritas PAS68, yang berkomitmen untuk mendukung Gerakan Sekolah Sehat dengan memberikan perhatian khusus pada kesehatan gizi peserta didik.
Dengan kolaborasi lintas stakeholder, program ini diharapkan dapat membantu mencegah masalah malnutrisi sejak dini dan memberikan solusi jangka panjang bagi kesehatan remaja.
Ketua Paguyuban Alumni SMA 68 (PAS68) Iqbal Rahim Wilis menegaskan, kondisi malnutrisi pada anak sekolah tidak dapat dibiarkan.
"Gerakan Generasi Sehat (GSS)," ujarnya,
“Kami melihat dengan jelas bagaimana krisis malnutrisi mengancam generasi muda kita, terutama di sekolah. Karena itu, PAS68 berperan aktif untuk meningkatkan kesehatan remaja Indonesia, dimulai dari lingkungan sekolah."
Upaya ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Indonesia. Langkah kecil ini akan berdampak besar dalam memerangi krisis malnutrisi pada remaja.
Dengan sinergi antara sekolah, puskesmas, dan alumni, program ini diharapkan dapat membawa perubahan signifikan dalam kesehatan remaja di SMAN 68 dan menjadi teladan bagi sekolah lain di seluruh Indonesia.
Program PAS68 ini didukung penuh oleh Yayasan Sjaiful Suarti Wilis, yang juga berkomitmen untuk meningkatkan kesehatan remaja di Indonesia. (Z-10)
Orangtua perlu membedakan penggunaan gawai untuk kebutuhan produktif dan hiburan.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Remaja lebih mudah tergoda melakukan hal-hal yang menyenangkan atau sedang tren karena sistem limbik mereka lebih dominan
Rangkaian acara Silatnas dirancang komprehensif, mencakup simposium, peluncuran program strategis, hingga kegiatan sosial.
Komunikasi yang aman dan terbuka diyakini mampu membentengi remaja dari risiko negatif fenomena yang tengah viral.
Dorongan remaja untuk mengikuti tren berbahaya sering kali berakar pada kebutuhan psikologis untuk diterima oleh lingkungan sosial mereka.
Negara-negara seperti Malaysia, Thailand, dan Singapura telah lebih dulu memperketat pengawasan di pintu masuk wilayah mereka untuk mencegah masuknya virus Nipah.
SAAT ini, di Indonesia terdapat sekitar 90 juta anak yang berumur 0-18 tahun, yang berarti hampir 30% dari jumlah penduduk negeri ini yang berjumlah sekitar 280 juta jiwa.
Tenaga kesehatan dibekali keterampilan VIA–DoVIA dan penggunaan AI HerLens dengan materi mencakup materi klinis, praktik lapangan, serta quality assurance.
Layanan skrining ini meliputi SPOT-MAS 10 yang merupakan tes non-invasif untuk mendeteksi dini 10 jenis kanker, HPV DNA urine untuk skrining kanker serviks.
Cermata hadir sebagai solusi ilmiah untuk menjawab tantangan akses skrining mata konvensional yang masih terbatas, terutama di lingkungan sekolah dasar dan anak dengan disabilitas.
Kasus kanker di kalangan usia muda terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, menimbulkan kekhawatiran di kalangan dokter dan pasien.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved