Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BUAH delima atau Punica granatum adalah buah yang berasal dari daerah Timur Tengah dan Asia Selatan, tetapi kini sudah dibudidayakan di berbagai belahan dunia.
Buah ini dikenal dengan kulitnya yang keras dan biji-bijinya yang berair serta memiliki warna merah cerah.
Delima memiliki rasa yang manis dan sedikit asam, dengan kandungan nutrisi yang tinggi, termasuk vitamin C, vitamin K, folat, dan serat.
Kulit buah delima berwarna merah hingga keunguan dan tebal. Di dalamnya, terdapat banyak biji (disebut aril) yang berair, yang menjadi bagian yang paling banyak dikonsumsi. Setiap aril memiliki rasa yang segar, manis, dan sedikit asam.
Buah delima dapat dimakan langsung, dengan memakan bijinya, atau diolah menjadi jus. Arilnya sering digunakan sebagai hiasan atau bahan dalam salad, saus, dan makanan penutup.
Delima mengandung polifenol, terutama anthocyanin dan tannin, yang merupakan antioksidan kuat. Antioksidan ini membantu melawan radikal bebas dalam tubuh, mengurangi risiko kerusakan sel, serta memperlambat proses penuaan dan menurunkan risiko penyakit kronis.
Mengonsumsi delima dapat membantu menurunkan tekanan darah, mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL), dan meningkatkan kolesterol baik (HDL). Hal ini berkontribusi dalam menurunkan risiko penyakit jantung, aterosklerosis, dan serangan jantung.
Kandungan antioksidan dalam delima memiliki efek anti-inflamasi yang kuat. Ini sangat bermanfaat dalam mengurangi peradangan kronis yang terkait dengan berbagai kondisi, seperti arthritis, penyakit jantung, dan diabetes tipe 2.
Delima kaya akan vitamin C, yang sangat penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh. Vitamin C membantu tubuh melawan infeksi, mempercepat penyembuhan luka, dan mendukung pertumbuhan jaringan tubuh.
Serat yang terkandung dalam buah delima membantu melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa delima dapat memiliki efek prebiotik, yang berarti mendukung pertumbuhan bakteri baik dalam usus, meningkatkan kesehatan saluran cerna.
Kandungan antioksidan dan vitamin C dalam delima dapat membantu memperbaiki kulit yang rusak akibat paparan sinar UV serta memperlambat tanda-tanda penuaan, seperti keriput. Beberapa produk perawatan kulit juga menggunakan ekstrak delima karena kemampuannya meningkatkan regenerasi sel kulit.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak delima memiliki sifat antikanker, terutama terhadap kanker prostat, payudara, dan usus besar. Polifenol dalam delima membantu menghambat pertumbuhan sel kanker, mencegah penyebarannya, dan merangsang kematian sel kanker.
Mengonsumsi delima secara teratur dapat memberikan manfaat kesehatan jangka panjang dan mendukung berbagai fungsi tubuh, dari sistem kekebalan hingga kesehatan jantung. (Z-12)
Setiap aril berisi sari buah yang manis asam dan kaya akan nutrisi. Delima memiliki kandungan gizi vitamin C, vitamin K, serat, antioksidan, dan kalium
Buah ini berasal dari wilayah Timur Tengah dan Asia Selatan, namun kini dibudidayakan di berbagai negara tropis dan subtropis, termasuk Indonesia.
Buah delima dikenal kaya akan antioksidan, vitamin, dan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Penelitian terbaru menjelaskan radikal bebas tidak hanya menyebabkan kerusakan, tetapi juga berperan penting dalam respirasi, imun, dan kesehatan tubuh.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kacang hijau mengandung senyawa bioaktif dan gizi penting yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Setiap langkah yang diambil saat berjalan kaki, mulai dari 60 detik hingga satu jam penuh, dapat memberikan dampak positif bagi tubuh.
Menopause adalah fase alami dalam kehidupan setiap perempuan yang menandai berakhirnya siklus menstruasi secara permanen. Umumnya, menopause terjadi pada usia 45-55 tahun.
Temukan 5 manfaat utama vitamin E untuk kulit cerah, daya tahan tubuh kuat, dan kesehatan optimal. Rahasia nutrisi penting yang sering diremehkan!
Khasiat daun kelor untuk kesehatan lainnya adalah membantu menurunkan risiko kanker. Manfaat daun kelor tersebut diperoleh dari kandungan niazimicin di dalam kelor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved