Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) memberikan penghargaan kategori "Kebijakan Kondusif bagi Penghapusan Kekerasan Berbasis Gender" kepada Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) Universitas Gadjah Mada.
Penghargaan ini diberikan dalam rangka memperingati 26 tahun Komnas Perempuan dan apresiasi mitra Komnas Perempuan berupa piagam apresiasi diberikan langsung oleh Ketua Komnas Perempuan Andy Yentriyani kepada Ketua Satgas PPKS UGM Prof. Yayi Suryo Prabandari.
Komnas Perempuan memberikan apresiasi pada 26 kementerian/lembaga, media massa, dan kampus yang dinilai berhasil melakukan terobosan untuk membangun ruang aman bagi perempuan.
Yayi menyebutkan dari 26 penerima penghargaan, UGM merupakan satu-satunya perguruan tinggi yang mendapat penghargaan dari Komnas Perempuan. “Tentu ini kita sangat bersyukur bahwa upaya UGM melalui satgas PPKS yang sudah berdiri sejak tahun 2022 lalu diapresiasi oleh Komnas Perempuan,” kata Yayi kepada wartawan, Kamis (17/10).
Pada penyerahan penghargaan, Ketua Komnas Perempuan, Andy Yentriyani mengatakan pemberian apresiasi ini bertujuan untuk menyemangati kerja-kerja bersama dan diharapkan bisa menjadi inspirasi dalam menguatkan kerja sama lintas sektor untuk dapat terus memajukan pemenuhan hak-hak perempuan. "Supaya semua orang lebih terinspirasi ya bahwa kalau kita kerja bareng-bareng, ada banyak hal yang kita bisa perbuat," kata Andy Yentriyani.
Dalam penyerahan Apresiasi Komnas Perempuan 2024, terdapat tiga kategori, yakni kategori koordinasi penanganan kekerasan berbasis gender dan penguatan lembaga layanan korban, dengan penerimanya di antaranya Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Komisi Kepolisian Nasional, Pemda DKI Jakarta, dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban.
Untuk kategori kebijakan kondusif bagi penghapusan kekerasan berbasis gender, penerimanya antara lain Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Kementerian Agama, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Pemuda dan Olahraga, dan Komisi III DPR.
Selanjutnya kategori pelopor membangun ruang aman dari kekerasan, penerimanya antara lain PT KAI, AJI, JALA PRT, dan Keuskupan Agung Jakarta.
Yayi Suryo menuturkan, selain mendapat penghargaan dari Komnas perempuan, Senin (7/10) lalu, UGM juga mendapatkan penghargaan sebagai Penerima Apresiasi Kategori Perguruan Tinggi Cerdas Berkarakter Tahun 2024 bersama dengan empat perguruan tinggi lainnya yakni, Universitas Budi Luhur,Jakarta; Universitas Negeri Cendana, Kupang; Politeknik Negeri Bandung; dan Politeknik Negeri Batam.
Penghargaan ini diberikan Pusat Penguatan Karakter (Puspeka), Sekretariat Jenderal, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) kepada para pemangku kepentingan ekosistem pendidikan yang telah melakukan program/kebijakan strategis dan implementatif dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, berkebinekaan, dan aman dari segala bentuk kekerasan demi mewujudkan Profil Pelajar Pancasila.
Menjawab pertanyaan terkait proses penanganan kasus kekerasan seksual di kampus UGM, Yayi menerangkan bahwa semua laporan kekerasan seksual yang masuk direspon secepat mungkin. Lalu ditindaklanjuti dengan tim pemeriksa jika terdapat dugaan kekerasan seksual.
“Jika kekerasan seksualnya kabur, kami konsul dengan fakultas tempat terlapor atau yang dilaporkan atau dirujuk ke unit yg tepat,” paparnya.
Dalam penanganan kasus kekerasan seksual, Yayi mengaku menghadapi tantangannya yang tidak mudah karena proses penanganan yang memerlukan tim pemeriksa dari beberapa elemen yang kadang membutuhkan waktu.
“Apalagi jika melibatkan pihak luar berarti harus koordinasi dan butuh waktu juga. Sementara kadang korban inginnya cepat ditangani. Mitigasi kita yang lakukan dengan kerja sama dengan beberapa pihak, merapikan organisasi, menambah SDM,” terangnya. (H-2)
Pengakuan pemerintah terhadap berbagai use case teknologi ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan arsitektur sistem keuangan nasional.
LONGSORNYA gunungan sampah di TPST Bantargebang yang mengewaskan 7 orang pada 8 Maret lalu menunjukkan bahwa persoalan sampah tidak lagi sekedar isu lingkungan.
KOMISI Informasi Pusat mengabulkan sebagian permohonan sengketa informasi yang diajukan kelompok Bongkar Ijazah Jokowi terhadap UGM terkait ijazah Jokowi
Mengapa emosi bisa berujung kekerasan? Psikolog UGM & UI jelaskan peran Amigdala vs Prefrontal Cortex serta cara mencegah perilaku impulsif.
Pakar kebencanaan UGM Dwikorita Karnawati menjelaskan lubang raksasa di Aceh Tengah bukan sinkhole, melainkan mahkota longsoran akibat gerakan tanah dan erosi yang terus berkembang.
Akankah fakta baru itu akan mempercepat proses hukum yang sedang berlangsung? Ke mana pula arah penyelesaian kasus yang telah lama memicu kegaduhan dan keterbelahan publik itu?
Aksi bejat tersebut diduga telah berlangsung selama empat tahun, yakni sejak 2021 hingga 2025.
Setelah mengumpulkan alat bukti yang cukup, termasuk hasil visum et repertum (VER), polisi bergerak cepat mengamankan pelaku.
Atlet panjat tebing melaporkan dugaan kekerasan seksual di Pelatnas ke polisi. Ketua Umum FPTI Yenny Wahid tegaskan zero tolerance dan siapkan pendampingan hukum bagi korban
Kekerasan seksual yang terjadi berulang dengan pola masif kini disebut telah mencapai level darurat nasional.
Mantan jaksa senior Inggris menyebut polisi bergerak cepat saat kepentingan negara terancam, namun lambat dalam menangani laporan kekerasan seksual penyintas Jeffrey Epstein.
Dalam kondisi korban yang diduga tidak sepenuhnya sadar, terjadi dugaan tindakan persetubuhan atau pencabulan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved