Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Sosial Saifullah Yusuf menginstruksikan kepada seluruh jajarannya agar merespons cepat setiap kali ada bencana di daerah. Respons cepat itu terutama terkait dengan bantuan yang akan disalurkan ke warga yang terdampak.
"Respons secepat-cepatnya," kata Gus Ipul, panggilan Mensos Saifullah Yusuf, saat meninjau ruangan Command Center atau Pusat Kendali milik Kementerian Sosial di Gedung Cawang Kencana, Jakarta, Senin (14/10), seperti dikutip dari keterangan resmi.
Selain itu, Mensos juga meminta agar jajarannya memastikan pendirian lumbung sosial di sejumlah daerah sesuai dengan standar. Ia juga berpesan pembangunan lumbung sosial harus dipastikan sesuai standar.
Baca juga : Mensos Serahkan Bantuan Rp29 Miliar Lebih Kepada Masyarakat Rentan dan Miskin di Kota Ambon
Mensos berpendapat program lumbung sosial Kemensos saat ini sudah cukup bagus dan dapat dimanfaatkan secara maksimal melalui adanya command center Kemensos.
Kemensos merupakan salah satu instansi yang memiliki peran besar dalam penanggulangan bencana. Salah satu kontribusi Kemensos adalah dengan membangun lumbung sosial di berbagai wilayah Indonesia yang rentan bencana.
Lumbung Sosial yang dibangun Kemensos merupakan sebuah bangunan permanen yang difungsikan sebagai tempat penyimpanan dan persediaan barang-barang kesiapsiagaan penanggulangan bencana.
Baca juga : Mensos Sebut Judi Online Punya Dampak Sosial yang Serius Setiap Negara
Di dalam lumbung sosial terdapat barang habis pakai dan bantuan sosial lainnya. Barang-barang itu disimpan di sebuah tempat dengan memperhatikan kearifan lokal dan kesepakatan masyarakat setempat.
Penempatan lumbung sosial umumnya dibangun di titik terdekat dari lokasi rawan bencana. Pembangunan lumbung sosial ditujukan untuk mempercepat proses distribusi logistik bagi masyarakat yang terdampak bencana.
"Ini berkaitan dengan kecepatan respons, menangani bencana itu butuh kecepatan," jelas Gus Ipul.
Baca juga : Mensos: Bantuan untuk Korban Letusan Gunung Marapi Disalurkan dari Aceh
Saat ini, Kemensos telah memiliki 664 lumbung sosial yang tersebar di 31 provinsi seluruh Indonesia. Pemerintah daerah dapat mengusulkan kepada Kemensos untuk membentuk lumbung sosial di daerahnya dengan memenuhi syarat dan ketentuan yang telah diatur dalam petunjuk teknis.
Mekanisme pembentukan lumbung sosial diatur dalam Keputusan Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Nomor 32/3/BS.01.02/8/2024 tentang Petunjuk Teknis Peningkatan Kesiapsigaan dan Penanggulangan Bencana Bagi Masyarakat di Daerah Rawan Bencana melalui Pembentukan Lumbung Sosial. Di dalam petunjuk teknis tersebut terdapat alur mekanisme pembentukan dan pemanfaatan lumbung sosial.
Dalam implementasinya, pemanfaatan command center dalam penanganan bencana melibatkan langkah-langkah yang mencakup aspek prabencana, saat bencana terjadi, dan pascabencana. Peran command center dalam memobilisasi logistik, bantuan sosial, dan pemetaan sebaran lokasi lumbung sosial menjadi hal yang krusial pada mekanisme kerja yang dimiliki Kemensos.
Baca juga : Kemensos Ungkap Tidak Ada Anggaran Khusus untuk Penanganan El Nino
"Melalui command center ini, mempermudah kita merespon bencana dan mengetahui seberapa jauh kita menindaklanjutinya di lapangan," kata Gus Ipul.
Terkait pelaksanaan lumbung sosial yang telah berlangsung selama ini, Gus Ipul menegaskan kepada seluruh jajarannya agar memastikan dalam praktiknya telah sesuai dengan standar. "Jangan sampai asal menaruh (logistik) harus ada standarnya," sambung Gus Ipul.
Penentuan lokasi dan spesifikasi bangunan lumbung sosial sesuai standar sangat ditekankan oleh Gus Ipul kepada seluruh jajarannya agar seluruh barang logistik di dalam lumbung sosial dapat terjaga kualitasnya. (H-2)
MENTERI Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul angkat bicara soal kasus pengusiran Nenek Elina, 80, dari rumahnya di Surabaya
Mensos Gus Ipul Gus Ipul menyampaikan bahwa korban bencana Sumatra akan menerima bantuan lauk-pauk sebesar Rp15 ribu per hari
Pemerintah menargetkan total 35 juta penerima manfaat terdiri dari 18 juta KPM melalui Bank Himbara dan 17 juta KPM melalui layanan PT Pos Indonesia.
Kemensos menyiapkan program rekonstruksi dan pemulihan masyarakat terdampak pascabencana di Sumatra seperti jaminan hidup (jadup) sebesar Rp3 juta
Hingga kini, banjir yang terjadi di 10 kecamatan di Kabupaten Aceh Tamiang perlahan mulai surut dan jalur darat sudah bisa dilalui kendaraan.
MENTERI Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyebut laporan dari bupati Aceh Tamiang, ada dua kecamatan yang aksesnya mulai terbuka setelah banjir di Sumatra, 10 kecamatan terisolir
TNI dan Pemprov Riau menyerahkan bantuan berupa perlengkapan sekolah bagi siswa-siswi sekolah dasar di Aceh Utara.
Di tengah proses pemulihan pascabencana, kebutuhan akan bantuan kemanusiaan menjadi semakin mendesak.
PT Pertamina melalui Rumah BUMN Pertamina Banjarmasin menunjukkan peran dalam penanganan bencana.
Selain kebutuhan primer, salah satu yang juga dibutuhkan warga Aceh Tamiang adalah bantuan untuk memperbaiki kendaraan yang rusak akibat banjir.
Anggota Komisi VIII DPR RI Mahdalena meminta pemerintah memastikan penyaluran bantuan korban banjir dan longsor di Sumatera tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
Mendagri Tito Karnavian mengirim 1.132 praja IPDN untuk mempercepat pemulihan pemerintahan dan layanan publik pascabencana di Aceh Tamiang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved