Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
JANTUNG merupakan salah satu organ vital yang sangat penting untuk kesehatan kita, karena berfungsi menopang kehidupan secara keseluruhan. Jika tidak dirawat dengan baik, jantung dapat mengalami berbagai masalah kesehatan yang berpotensi mengancam jiwa.
Penyakit jantung umumnya disebabkan oleh penumpukan lemak, kolesterol, dan kekurangan vitamin serta mineral. Masalah jantung ternyata tidak hanya menyerang orang dewasa, tetapi juga bisa dialami individu yang masih muda.
Lantas, apa saja tanda-tanda sakit jantung yang perlu diwaspadai di usia muda? Berikut adalah penjelasan lengkapnya.
Baca juga : Mengapa Serangan Jantung Semakin Mengancam Anak Muda?
Penyakit jantung atau kardiovaskular adalah kondisi yang dapat mempengaruhi fungsi jantung, yang disebabkan oleh penyempitan atau penyumbatan pada pembuluh darah. Hal ini dapat mengakibatkan serangan jantung, nyeri dada, dan bahkan stroke.
Menurut American College of Cardiology, saat ini, terdapat peningkatan jumlah pasien yang mengalami serangan jantung di usia muda, dengan 1 dari 5 penderita serangan jantung berusia 40 tahun atau lebih muda. Dengan fakta ini, penting bagi kita untuk mengenali tanda-tanda sakit jantung di usia muda, di antaranya:
Nyeri dada atau angina adalah salah satu gejala paling umum dari penyakit jantung.
Baca juga : Gangguan Jantung bisa Juga Dialami Anak Muda
Jika arteri tersumbat, Anda mungkin merasakan rasa sakit, sesak, atau tekanan di area dada, yang bisa berlangsung beberapa menit, baik saat beristirahat maupun saat beraktivitas fisik.
Jika mengalami gejala ini, segera konsultasikan kepada dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat.
Nyeri yang dimulai dari dada dan menjalar ke sisi kiri tubuh, termasuk lengan, merupakan tanda adanya gangguan pada jantung. Gejala ini dapat muncul tiba-tiba atau secara bertahap dan menunjukkan bahwa jantung tidak menerima suplai darah yang cukup.
Baca juga : Ciri-Ciri Henti Jantung Mendadak dan Penanganannya
Jika Anda merasa mudah lelah atau lesu tanpa alasan yang jelas, ini bisa menjadi pertanda masalah jantung. Kelelahan yang ekstrem, terutama jika berlangsung selama beberapa hari dan mengganggu aktivitas sehari-hari, perlu diwaspadai.
Dengkuran saat tidur sering kali dianggap normal. Namun, jika suara dengkuran terdengar keras dan disertai terengah-engah atau tersedak, itu bisa menjadi tanda sleep apnea.
Gangguan tidur ini disebabkan oleh penyumbatan jalan napas yang dapat memengaruhi kesehatan jantung.
Baca juga : Jantung Berhenti Mendadak, Apa Penyebabnya?
Batuk sering kali dianggap sebagai gejala ringan, namun jika berlangsung lama, batuk bisa menjadi tanda adanya masalah jantung.
Gagal jantung dapat menyebabkan akumulasi darah dan cairan di paru-paru, yang mengakibatkan sesak napas dan batuk berkepanjangan, baik kering maupun berdahak.
Demikianlah ciri-ciri sakit jantung yang perlu diwaspadai di usia muda. Jika Anda mengalami salah satu dari gejala ini, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat. (berbagai sumber/Z-1)
Peningkatan risiko penyakit jantung koroner pada golongan darah non-O diduga berkaitan dengan kadar faktor pembekuan darah dan penanda inflamasi yang lebih tinggi.
Nyeri leher tak selalu akibat salah tidur. Dalam kondisi tertentu, sakit leher bisa menjadi gejala serangan jantung. Kenali tanda dan risikonya.
Pola makan berperan besar dalam kesehatan jantung. Kenali 5 jenis makanan tinggi garam, gula, dan lemak yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan sebaiknya dihindari.
Studi terbaru mengungkap tingkat obesitas di AS melonjak drastis hingga 70% setelah standar pengukuran baru yang menggabungkan BMI dengan lingkar pinggang diterapkan.
Studi terbaru mengungkap jalan kaki lebih dari 10 menit dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan kematian dini, terutama bagi orang dengan gaya hidup sedentari.
Kolesterol yang tinggi sering disebut sebagai silent killer dan dapat menjadi penyebab dari berbagai penyakit serius.
Nyeri leher tak selalu akibat salah tidur. Dalam kondisi tertentu, sakit leher bisa menjadi gejala serangan jantung. Kenali tanda dan risikonya.
Roberto Carlos memberikan kabar terbaru terkait kondisi kesehatannya. Mantan bintang Real Madrid ini membantah rumor serangan jantung dan fokus pada pemulihan.
Studi terbaru Cedars-Sinai mengungkap lonjakan drastis serangan jantung dan gangguan paru pasca-kebakaran hutan LA Januari 2025.
Menjaga kesehatan jantung bukan hanya soal rutin berolahraga dan menjauhi stres.
Serangan jantung kerap dikaitkan dengan kebiasaan merokok, jarang berolahraga, atau pola makan yang buruk.
Kita jarang membayangkan bahwa kondisi yang mengancam jiwa, seperti serangan jantung atau stroke, bisa terjadi pada diri sendiri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved