Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DEFORESTASI masif di taman nasional. Hal itu berdasarkan data yang dihimpun oleh Auriga Nusantara pada 2023. Direktur Eksekutif Auriga Nusantara Timer Manurung mengungkapkan, deforestasi terjadi di 142 unit area konservasi, seluas 12.612 hektare.
Adapun, deforestasi juga terjadi di kawasan taman nasional, di antaranya Taman Nasional Gunung Leuser seluas 332 hektare, Taman Nasional Tesso Nilo 471 hektare, Taman Nasional Kerinci Seblat 793 hektare, Taman Nasional Lore Lindu 441 hektare, hingga Taman Nasional Lorentz 1.284 hektare.
Timer Manurung mengungkapkan, butuh upaya yang kuat untuk menekan angka deforestasi di kawasan konservasi. Menurut dia, hal yang perlu dilakukan ialah buka keran seluas-luasnya bagi pelibatan komunitas lokal, termasuk masyarakat adat.
Baca juga : 3 Destinasi Konservasi Alam di Indonesia yang Bisa Dikunjungi Wisatawan
“Pemerintah semestinya sebagai supervisi dan quality control, sementara pelaku konservasi, termasuk pemanfaatan jasa lingkungannya, semestinya diserahkan ke komunitas lokal dan atau pemda,” kata Timer saat dihubungi, Selasa (10/9).
Adapun, hingga saat ini ada sebanyak 56 taman nasional yang ada di Indonesia. Yang teranyar, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mendeklarasikan Taman Nasional Mutis Timau di Nusa Tenggara Timur. Terkait dengan itu, Timer menyatakan pihaknya mengapresiasi pembentukan taman nasional tersebut. Menurutnya, hal itu memberikan sedikit angin segar bagi pelestarian hutan maupun biodiversitas yang kini kondisinya jauh dari baik.
“Namun demikian, menjadikannya taman nasional dapat juga dibaca bahwa makin kuatnya cengkraman pusat terhadap kawasan konservasi, karena taman nasional dikelola oleh pemerintah pusat,” kata Timer.
Padahal, semangat desentralisasi semestinya membuka ruang makin luas bagi pemerintah daerah mengelola kawasan konservasi dan melindunginya.
“Menjadikannya taman nasional, justru tidak memberikan preseden baru kawasan konservasi. Semisal community conservantion area. Pemerintah semestinya sadar bahwa dominasi pemerintah dan tanpa membuka ruang bagi pelibatan komunitas lokal justru berpotensi kontraproduktif terhadap pelestarian biodiversitas,” ucapnya. (H-2)
Kakapo, burung beo endemik Selandia Baru yang tak bisa terbang, terancam punah akibat siklus kawin langka dan keragaman genetik rendah. Ini penjelasan ilmiahnya.
PRESIDEN Prabowo Subianto memulai rangkaian lawatan luar negeri ke Inggris dan Swis dengan agenda penguatan kerja sama ekonomi, pendidikan, serta komitmen konservasi lingkungan
Pengelolaan kawasan konservasi ini juga mengintegrasikan kearifan lokal dan memperkuat peran masyarakat dalam menjaga sumber daya laut.
MENTERI Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan perlunya perubahan cara berpikir dan pendekatan mendasar dalam tata kelola kehutanan Indonesia.
UNTUK pertama kalinya di Indonesia, para peneliti mengonfirmasi temuan neonatal atau bayi hiu paus di alam liar. Bayi hiu paus tersebut berukuran hanya sekitar 135–145 sentimeter.
Target penanaman satu juta pohon bukan sekadar angka, melainkan gerakan besar untuk membangkitkan kepedulian warga terhadap pelestarian Merapi.
Tim Gabungan Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan bersama Balai Taman Nasional Berbak Sembilang (TNBS), TNI, Polri, dan pemerintah daerah memusnahkan kebun kelapa sawit ilegal.
PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mengambil langkah menyikapi isu aktivitas penambangan di kawasan lereng Gunung Slamet yang sempat viral di media sosial.
Kerusakan hutan di TNGHS, selain menyebabkan populasi tiga satwa tersebut berkurang juga flora endemik lainnya, seperti anggrek, puspa, saninten, dan rasamala juga terancam langka.
Penertiban kawasan hutan di TN Tesso Nilo merupakan bagian upaya penguasaan kembali kawasan hutan oleh negara sesuai mandat Perpres 5/2025
Aksi unjuk rasa berlangsung di kantor Gubernur Kalsel di Banjarbaru, Jumat (15/8).
Masyarakat yang ingin mendaki harus mendaftar (online) di Balai Taman Nasional untuk mendapatkan e-ticketing dan gelang pintar RFID (Radio Frequency Identification)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved