Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
FESTIVAL Grafiti Internasional IV: King Royal Pride akan kembali digelar. Kali ini temanya, Merayakan Kejayaan Seni Grafiti Indonesia di panggung dunia.
Sejak digelar pada 2021, Festival Grafiti Internasional secara konsisten hadir demi menjunjung kemerdekaan seni grafiti dan street art Indonesia ke pentas global. Kali ini, pada tahun keempat ini, hadir dengan program yang lebih akbar.
Kiprah awal King Royal Pride bermula pada masa pandemi, tahun 2021. Pada masa sulit itu, brand cat semprot asal Indonesia Diton King dan Raya Graff, distributor resmi Diton King, membangun gerakan membangkitkan kembali seni urban dalam sebuah festival seni grafiti dengan melibatkan UMKM toko-toko grafiti di seluruh Indonesia.
Baca juga : Berantas Vandalisme, KAI Commuter Wadahi Seniman di Festival Mural
Kerja bareng itu mewujudkan kegiatan-kegiatan yang berlangsung serempak di berbagai lokasi. Seiring waktu, festival ini berkembang pesat karena berhasil menarik perhatian seniman grafiti dan street art tak hanya kawasan ASEAN, namun juga dunia.
Tahun ini, King Royal Pride mengundang seniman dari Amerika Serikat (AS), Amerika Selatan, Eropa, Rusia, Tiongkok, serta, tentu saja sejawat seniman seni jalanan regional Asia Tenggara.
Kebangkitan kembali seni urban itu pantas disyukuri dan dirayakan dalam rangkaian kegiatan yang kali ini diberi tajuk: SPRAY EMPIRE.
Baca juga : King Royal Pride 2022, Ajang Grafiti Lokal Unjuk Gigi
Kebersamaan adalah kunci untuk mengusung kembali visi Indonesia sebagai barometer seni graffiti dan street art di Asia, sekaligus mengedepankan patriotisme seniman urbannya ke blantika dunia. King Royal Pride berupaya memadukan idealisme seni agar dapat melangkah beriringan dengan perkembangan industri kreatif yang sedang tumbuh mekar di Indonesia.
Rangkaian acara King Royal Pride 2024 semakin beragam dalam pembagian penyelenggaraan sesuai zona waktu yang lebih dinamis. Tahapan pertama akan berlangsung serempak di seluruh Indonesia dan beberapa negara tetangga seperti Taiwan, Vietnam, Singapura, dan Filipina.
Lalu puncak perayaannya akan digelar pada 28-29 September 2024 di areal Produksi Film Negara (PFN), Jakarta Timur yang juga adalah mitra festival.
Di Areal yang bersejarah itu kemeriahan akan menghadirkan seni grafiti dan street art yang berkolaborasi dengan kalangan musisi hip hop dan berbagai unsur kebudayaan nasional lainnya. Semuanya bersinergi agar King Royal Pride 2024 hadir lagi sebagai festival seni urban yang penuh warna; sarat kreativitas yang ekspresif dalam persahabatan dan persaudaraan. (Z-1)
Ekonom minta RI ikuti Malaysia batalkan ART dengan AS. Dinilai lebih banyak merugikan, dari impor hingga kedaulatan nasional.
Indonesia tetap berkomitmen pada perjanjian dagang ART dengan AS, berbeda dari Malaysia yang memilih mundur setelah putusan Mahkamah Agung AS membatalkan kebijakan tarif.
Dewan Pers menyoroti perjanjian dagang RI-AS yang berpotensi membuka kepemilikan asing 100% di sektor media dan melemahkan aturan platform digital bagi pers.
Memilih ART yang tepat itu penting karena ART berperan langsung dalam kehidupan sehari-hari keluarga dan akan bertemu setiap hari dengan anak-anak kita.
Selama bekerja, korban tidak hanya mendapatkan kekerasan fisik, tapi juga tekanan psikis yang berat.
Selama bekerja, korban tidak hanya mendapatkan kekerasan fisik, tapi juga tekanan psikis yang berat.
Di tengah arus globalisasi, wisatawan tidak lagi hanya mencari hiburan, tetapi juga nilai dan makna dari destinasi yang dikunjungi.
Selain menjadi panggung budaya, festival ini juga melibatkan pelaku UMKM desa penyangga sebagai bagian dari penguatan ekonomi lokal.
Kegiatan ini berlangsung 2 hari pada 24 - 25 Januari 2026 berlokasi di Ex Hanggar Teras Pancoran, Jakarta Selatan..
Dalam momentum Hari Disabilitas Internasional, sebuah festival inklusi bertajuk Limitless Fest 2025 digelar melalui kampanye keberlanjutan Bangun Bangsa.
Festival ini lahir bukan sebagai seremonial semata melainkan menjadi gerakan sosial yang dirancang sistematis, monumental, dan berkelanjutan.
Setiap aktivitas dirancang berdasarkan misi utama Facebook: menciptakan hubungan yang tulus dan kebersamaan penuh tawa yang lahir dari partisipasi para pengguna di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved