Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
INVESTIGASI terkait dengan kasus bunuh diri mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Diponegoro (Undip) Aulia Risma yang dilakukan Kementerian Kesehatan telah menemukan bukti-bukti awal terkait dengan bullying yang diterima korban.
“Berdasarkan penjelasan dari Menteri Kesehatan, urus persoalannya sudah ditangani pihak kepolilsian, dan pihak kepolisian akan bertindak, akan melakukan pemeriksaan karena sudah melakukan bukti-bukti awal. Kita tunggu saja nanti hasilnya,” kata Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy di Kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Senin (2/9)
Ia mengimbau agar masyarakat mempercayakan proses tersebut kepada pihak yang berwajib. Selain itu, ia menyatakan agar jangan sampai masyarakat termakan isu yang ada di media sosial. “Mana yang salah dan mana yang tidak salah, nanti biar diperiksa lebih seksama, lebih cermat,” imbuh Muhadjir.
Baca juga : DPR Minta Kemenkes Transparan Soal Investigasi Perundungan Dokter Aulia
Terkait dengan kasus tersebut, Muhadjir menyatakan bahwa saat ini belum dibutuhkan penataan yang terlalu radikal dalam sistem pendidikan PPDS. Ia menyebut, bahwa sejatinya hubungan senior dan junior merupakan hal yang lumrah di setiap organisasi, bukan hanya kedokteran, tapi juga berbagai organsiasi lainnya seperti YNI.
“Profesi itu kan keahlian. Memang seniornya yang lebih berpengalaman dan berumur, inilah yang terjadi penyimpangan, dimanfaatkan secara berlebihan sehingga melampaui batas-batas profesi itu,” kata dia.
Namun demikian, Muhadjir mengimbau agar organisasi profesi memperhatikan kode etik profesi agar tidak terjadi penyimpangan antara hubungan junior dan senior yang merugikan salah satu pihak. “Mestinya penyimpangan yang tidak dikehendaki, termasuk bullying, dan kemungkinan melakukan pemungutan yang tidak wajar, bisa dihindari. Apalagi sampai memberikan sanksi yang tidak rasional bisa dihindari,” pungkas dia. (Z-8)
MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menegaskan bahwa satuan pendidikan harus ramah anak, sehingga anak mendapatkan haknya atas pendidikan secara utuh.
PERUNDUNGAN atau bullying sesungguhnya sudah dinyatakan dilarang dan termasuk salah satu dosa besar dalam penyelenggaraan pendidikan.
Anak-anak harus dibekali dengan kemampuan untuk bersikap asertif. Hal ini bertujuan agar anak mampu menjaga batasan dirinya dalam relasi sosial.
Reaksi pertama orangtua saat mengetahui anak mereka dirundung akan sangat menentukan proses pemulihan mental sang anak.
Kemenkes mengungkapkan temuan senior yang merupakan peserta PPDS Unsri melakukan perundungan atau bullying pada juniornya dengan memeras Rp15 juta per bulan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut akan memberikan sanksi untuk penerbitan Surat Tanda Registrasi (STR) pelaku perundungan.
Rizki merupakan tenaga medis pertama yang melakukan pemeriksaan awal terhadap Lula Lahfah (26) di unit apartemen kawasan Dharmawangsa.
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Selain jumlah, persoalan lain yang disoroti adalah distribusi dokter yang belum merata. Ia menyebut sebagian besar pendidikan kedokteran masih terpusat di Pulau Jawa.
Polda Metro Jaya menetapkan dr. Richard Lee sebagai tersangka kasus perlindungan konsumen atas laporan Dokter Detektif (Doktif).
Kemenkes melepas ratusan relawan dokter dan tenaga kesehatan bantu penanganan bencana di sejumlah wilayah di Aceh.
Tempat praktik yang digunakan bukan merupakan aset pribadi, melainkan unit yang disewa secara harian maupun mingguan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved