Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BANYAK kasus polio yang gejalanya sangat ringan. Bahkan kasus polio tidak bergejala sama sekali, sehingga seseorang tidak sadar bahwa dirinya berisiko menularkan virus tersebut ke orang lain.
Oleh karena itu, dokter spesialis anak Kanya Ayu mengingatkan para orangtua memberikan vaksin polio untuk anaknya. Bagi para tenaga kesehatan diingatan juga untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai penyakit itu. Menurutnya, semua orang terlibat dalam kesuksesan vaksinasi polio.
Dokter itu mengatakan bahwa polio adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dan dapat menyebabkan kelumpuhan permanen, bahkan kematian akibat meningitis. "Jadi si virus itu menyerang sistem saraf kan. Salah satunya bisa sampai ke sistem saraf pusat, yaitu di otak, menyebabkan meningitis. Jadi polio sampai hanya dengan lumpuh? Enggak, karena dia sampai menyebabkan kematian juga," katanya.
Baca juga : Imunisasi Polio Tahap Kedua di 27 Provinsi Dilakukan pada 23 Juli
Kanya menjelaskan bahwa virus tersebut disebarkan melalui fekal oral. Misalnya, ada anak terinfeksi polio yang buang air besar sembarangan di sungai atau ada yang membuang popok yang terdapat virus polio, ada risiko virus polio itu menyebar ke mana-mana.
Dia menyebut bahwa polio dapat menyerang siapapun, terutama balita yang imunisasi polionya tidak lengkap. Polio, ujarnya, tidak dapat disembuhkan, sehingga yang terpenting ialah memberikan imunisasi yang komplet.
"Dan jangan lupa, yang paling penting ialah cakupannya juga harus tinggi. Jadi cakupan imunisasinya harus tinggi agar herd immunity kepada lingkungannya terbentuk," katanya.
Menurutnya, agar kekebalan komunal terbentuk, perlu cakupan sebesar 90%-95%. Selain imunisasi, pola hidup yang bersih dan sehat juga perlu diterapkan, mengingat jalur penyebaran virusnya melalui fekal oral.
"Buang air besarnya harus yang benar, di jamban, di MCK. Cuci tangan setelah dari toilet, pakai sabun dan air mengalir. Cuci tangan, pakai sabun dan air mengalir, menjelang makan, menyiapkan makanan, masak, dan bermain dengan materi-material tanah," katanya. (Ant/Z-2)
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Selain jumlah, persoalan lain yang disoroti adalah distribusi dokter yang belum merata. Ia menyebut sebagian besar pendidikan kedokteran masih terpusat di Pulau Jawa.
Polda Metro Jaya menetapkan dr. Richard Lee sebagai tersangka kasus perlindungan konsumen atas laporan Dokter Detektif (Doktif).
Kemenkes melepas ratusan relawan dokter dan tenaga kesehatan bantu penanganan bencana di sejumlah wilayah di Aceh.
Tempat praktik yang digunakan bukan merupakan aset pribadi, melainkan unit yang disewa secara harian maupun mingguan.
Universitas itu nantinya tidak hanya berfokus pada pendidikan dokter, tetapi menaungi berbagai disiplin ilmu kesehatan.
Bakteri Neisseria meningitidis dapat hidup normal sebagai komensal di nasofaring (bagian belakang hidung dan tenggorokan) tanpa menyebabkan penyakit pada orang yang membawanya.
Data Kementerian Agama menunjukkan bahwa lebih dari 22% jemaah haji Indonesia pada 2025 merupakan kelompok lansia, dan mayoritas membawa penyakit komorbid.
SEBUAH penyakit misterius telah menyebabkan sedikitnya 60 orang meninggal dunia di tengah-tengah wabah yang terjadi di Republik Demokratik Kongo, demikian ungkap para dokter.
Meningitis tuberkulosis (TB) adalah infeksi serius yang disebabkan bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menyerang meninges, lapisan pelindung otak dan sumsum tulang belakang.
Meningitis adalah infeksi serius pada selaput yang melindungi otak dan sumsum tulang belakang. Pada anak-anak, penyakit ini dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani.
Vaksin meningitis merupakan cara penting untuk melindungi individu, terutama mereka yang berada dalam kelompok berisiko tinggi, dari penyakit meningitis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved