Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
ADA yang berbeda dari Posyandu Sedap Malam VI Ciwaduk Cilegon. Guna menarik minat warga untuk mengikuti PIN Polio, Posyandu Sedap Malam Ciwaduk menata ruangan Posyandu menjadi lebih meriah dengan memasang hiasan balon di setiap sudut ruangannya.
Hal ini merupakan bagian dari arahan Lurah Ciwaduk Nurul Hadiyati yang meminta Posyandu dibuat lebih meriah agar Warga dan terutama Balita senang hadir ke Posyandu untuk melakukan PIN Polio.
"Alhamdulillah pelaksanaan PIN Polio serentak di Kelurahan Ciwaduk di 9 posyandu, saat ini di Posyandu sedap malam VI dimana sebelumnya saya sudah menghimbau dari kepada Kader Kader Posyandu untuk mensosialisasikan dan membuat semeriah mungkin guna mendukung program Pemerintah untuk mencegah Polio," ungkapnya.
Baca juga : Kelumpuhan akibat TB Tulang dan Polio, Apa Perbedaannya?
Lebih lanjut, Nurul mengatakan bahwa antusias masyarakat yang hadir ke Posyandu Sedap Malam VI sangat tinggi. "Alhamdulillah warga sangat antusias untuk melakukan PIN Polio, Telah mensukseskan PIN serentak, 9 Posyandu berjalan lancar dengan target 76 Balita Insya Allah saya optimis target tercapai," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Nurul menjelaskan bahwa kesuksesan pelakanaan PIN Polio berkat kerja sama seluruh pihak. "Saya ucapkan terima kasih kepada Pa Camat, Ibu Ketua PKK Kecamatan Cilegon, Kepala Puskesmas Cilegon, Bhabin Kecamatan Cilegon yang turut hadir langsung untuk mengawal proses pelaksanaan PIN Polio di Kelurahan Ciwaduk," tuturnya.
Lebih lanjut, Kader KCM Mandiri Posyandu Sedap Malam VI Heri Purwanti mengatakan untuk mensukseskan PIN Polio ini para Kader Posyandu sudah woro woro ke Warga.
Baca juga : Vaksin Polio Berpotensi Sebabkan Kecacatan, Mitos atau Fakta? Ini Kata Pakar
"Sebelumnya kami sudah woro-woro ke Warga dengan memberikan brosur, chat WA dan kunjungan ke Rumah agar Balitanya diantarkan ke Posyandu untuk melaksanakan PIN Polio," terangnya.
Mengenai konsep Posyandu kali ini, Anti menjelaskan bahwa hal ini bertujuan agar warga antusias datang ke Posyandu. "Tadi ada balon-balon tujuannya agar balita di sini semua datang dan antusias mengikuti PIN Polio sehingga meminimalisir kami untuk melakukan sweeping kerumah rumah," katanya.
Dikatakan Anti, pelaksanaan PIN Polio tercapai sesuai target. "Alhamdulillah target kami tercapai walaupun ada beberapa yang belum melakukan PIN Polio itu lebih dikarenakan sedang sakit dan sudah melakukan imunisasi di Sekolahnya," pungkasnya.
Hadir pada kesempatan tersebut, Camat Kecamatan Cilegon, Ketua TP PKK Kecamatan Cilegon, Kepala Puskesmas Cilegon dan Bhabinkamtibmas Kecamatan Cilegon. (Adv)
UTANG aset kripto disebut sebagai motif utama pelaku pembunuhan anak politikus PKS di Cilegon. Pelaku mengaku mengalami kerugian besar dalam perdagangan aset kripto hingga terlilit utang.
KASUS pembunuhan anak politikus PKS di Cilegon, Maman Suherman, sudah berhasil diuangkap oleh kepolisian
KASUS pembunuhan MAHM (9), anak dari politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Cilegon, Maman Suherman, akhirnya terkuak. Ini tujuh fakta tentang kasus tersebut.
Setelah hampir tiga pekan buron, pelaku pembunuhan anak anggota Dewan Pakar DPD PKS Cilegon, Maman Suherman, akhirnya ditangkap polisi.
Relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) mengevakuasi warga saat banjir di Penauan, Kelurahan Kubangsari, Kota Cilegon, Banten.
PABRIK petrokimia New Ethylene Project milik PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) di Cilegon diproyeksikan mampu mengganti impor produk petrokimia hingga USD1,4 miliar atau Rp23,3 trilun
Kemenkes meminta pemerintah daerah memperluas cakupan imunisasi lewat Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio nOPV2 sampai dengan 23 Oktober untuk 27 provinsi dan 31 Oktober 2024
Dengan situasi KLB Polio yang saat ini sedang terjadi, dibutuhkan pemberian 2 dosis imunisasi tambahan polio tetes melalui kegiatan Pekan Imunisasi Nasional (PIN).
Kasus polio masih terjadi di wilayah seperti Aceh, Pidie, Aceh Utara, Bireuen, Purwakarta, Klaten, Sampang, Pamekasan, Pandeglang, Mimika, Nduga, dan Asmat.
Pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di Kota Padang tahap pertama telah berhasil mencapai realisasi sebesar 94,7%, atau sebanyak 89.655 anak dari target 94.673 anak.
HINGGA berakhirnya Pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio 2024 tahap pertama di Kota Padang, Sumatra Barat, masih ada 13 ribu anak yang belum diimunisasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved