Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Pembunuh Anak Politisi PKS di Cilegon ternyata Spesialis Perampok Rumah Mewah

Andhika Prasetyo
05/1/2026 07:33
Pembunuh Anak Politisi PKS di Cilegon ternyata Spesialis Perampok Rumah Mewah
Ilustrasi(Antara)

Setelah hampir tiga pekan buron, pelaku pembunuhan anak anggota Dewan Pakar DPD PKS Cilegon, Maman Suherman, akhirnya ditangkap polisi. Pelaku berinisial HA (30), warga Perumahan Bukit Rakata Asri, Cilegon, dibekuk ketika kembali beraksi melakukan pencurian di rumah milik mantan anggota DPRD Cilegon, Roisyudin Sayuri, pada Jumat (2/1) siang.

Kapolda Banten Irjen Hengki membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebut penyidik masih mendalami peran pelaku dan memeriksa secara intensif.

“Masih diperiksa, masih kami dalami. Sudah ditangkap, nanti akan kami rilis lengkap,” ujar Hengki.

Dari pemeriksaan awal, HA diduga sebagai spesialis pencurian rumah mewah yang dalam kondisi kosong. Aksi pencurian di rumah Roisyudin bahkan tercatat sudah dilakukan dua kali.

“Pelaku ini spesialis pencurian dengan pemberatan di rumah-rumah kosong, dan yang disasar biasanya rumah bagus,” imbuhnya.

Pembunuhan terhadap bocah kelas IV SD itu diduga terjadi ketika pelaku kepergok penghuni rumah saat tengah mencuri. Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa perhiasan yang belum sempat dijual serta alat pemanas gembok yang dipakai untuk membuka brankas. Sebelumnya, pada Minggu (28/12/2025), HA sempat mencuri di lokasi yang sama dan berhasil membawa perhiasan, namun gagal mengangkat brankas karena terlalu berat.

Hengki menegaskan bahwa pelaku tidak memiliki hubungan pribadi dengan keluarga korban, meskipun jarak tempat tinggal keduanya cukup dekat. “Bukan orang dekat dan tidak kenal dengan keluarga korban,” tegasnya. Diketahui, rumah Maman Suherman di Perumahan Bumi Baja Sejahtera (BBS) III, Ciwaduk, berjarak sekitar 1,7 kilometer dari kediaman HA di Bumi Rakata Asri, Ciwedus.

Ia juga memastikan HA beraksi seorang diri dan sejauh ini belum ditemukan indikasi keterlibatan pihak lain.

Sementara itu, salah satu anggota keluarga Roisyudin menyebut, HA berasal dari Palembang, Sumatera Selatan. Berdasarkan identitas yang dibawanya, pelaku tercatat memiliki kartu anggota serikat pekerja dan bekerja di salah satu perusahaan petrokimia besar di kawasan Ciwandan, Cilegon. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya