Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Anak Dewan Pakar PKS Tewas Dibunuh di Cilegon, Partai Serahkan Kasus ke Polisi

Andhika Prasetyo
18/12/2025 06:37
Anak Dewan Pakar PKS Tewas Dibunuh di Cilegon, Partai Serahkan Kasus ke Polisi
Ilustrasi(Medcom)

Seorang anak laki-laki berusia sembilan tahun, Muhammad Axle, ditemukan meninggal dunia akibat pembunuhan di kediamannya di Kota Cilegon, Banten. Korban diketahui merupakan putra dari Maman Suherman, kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Kabar duka tersebut dikonfirmasi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Banten, Najib Hamas. PKS menyatakan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat kepolisian. Najib menegaskan pihaknya tidak akan melakukan intervensi dan berharap penanganan berjalan profesional sesuai hukum yang berlaku.

“Kami percayakan sepenuhnya kepada kepolisian. Semoga kasus ini dapat diungkap dengan tuntas, pelaku segera ditemukan, dan diproses sesuai peraturan perundang-undangan,” ujar Najib.

Ia menyampaikan bahwa Maman Suherman telah menjabat sebagai Dewan Pakar DPW PKS Cilegon selama hampir dua tahun. Najib menggambarkan sosok Maman Suherman sebagai pribadi yang dikenal aktif dan dekat dengan masyarakat. Menurutnya, Maman memiliki kepedulian sosial tinggi dan pergaulan yang luas di lingkungan sekitar.

“Pak Maman dikenal sebagai orang yang baik, bermasyarakat, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Mudah-mudahan kita semua dapat meneladani perjuangan beliau dalam kehidupan sosial,” tuturnya.

Ia juga mengenang almarhum Axle sebagai anak yang patuh dan memiliki kedisiplinan dalam beribadah meskipun masih berusia sangat muda.

“Axle adalah anak yang penurut. Di usia sembilan tahun, ibadahnya sudah baik dan sangat taat kepada orang tua. Ini menjadi teladan bagi anak-anak seusianya,” kata Najib.

Diketahui, Muhammad Axle ditemukan meninggal dunia dalam kondisi bersimbah darah di rumahnya pada Selasa (16/12) siang. Kepolisian memastikan kematian korban disebabkan oleh tindak pembunuhan. Namun hingga saat ini, aparat masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap motif pelaku.

“Motif pembunuhan belum bisa kami sampaikan karena masih dalam tahap penyelidikan,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Cilegon AKP Yoga Tama. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik