Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Sadis! Anak Dewan Pakar PKS Tewas dengan 19 Tusukan di Cilegon

Andhika Prasetyo
18/12/2025 07:00
Sadis! Anak Dewan Pakar PKS Tewas dengan 19 Tusukan di Cilegon
Ilustrasi(Medcom)

Seorang anak laki-laki berusia sembilan tahun ditemukan meninggal dunia di rumahnya yang berada di Komplek BBS 3, Kelurahan Ciwaduk, Kota Cilegon, Banten, pada Selasa (16/12) sekitar pukul 14.20 WIB. Korban diketahui mengalami puluhan luka yang mengakibatkan nyawanya tidak tertolong.

Kasi Humas Polres Cilegon AKP Sigit Dermawan mengungkapkan bahwa berdasarkan pemeriksaan awal, terdapat total 22 luka pada tubuh korban. Luka-luka tersebut terdiri dari 19 luka tusukan akibat benda tajam serta tiga luka lainnya yang diduga disebabkan oleh benda tumpul.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, korban mengalami 22 luka, terdiri dari 19 luka tusuk dan tiga luka akibat benda tumpul. Luka-luka tersebut terdapat di bagian kepala hingga tubuh korban,” ujar Sigit saat dikonfirmasi, Rabu (17/12).

Namun demikian, polisi belum dapat memastikan jenis senjata tajam yang digunakan pelaku. Hingga saat ini, tidak ditemukan barang bukti berupa senjata di sekitar lokasi kejadian.

“Kami belum mengetahui jenis senjata tajam yang digunakan, apakah pisau atau lainnya, karena tidak ditemukan barang bukti di tempat kejadian perkara,” jelasnya.

AKP Sigit menambahkan, pihak kepolisian masih menunggu hasil visum dan autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian korban. Hasil tersebut diharapkan dapat membantu penyidik dalam mengungkap kronologi dan motif di balik peristiwa tersebut.

“Hasil visum nantinya akan menjadi dasar bagi kepolisian untuk menyimpulkan penyebab kematian korban,” kata Sigit.

Sebelumnya, Kapolsek Cilegon Kota Kompol Firman Hamid menyampaikan bahwa korban berinisial E, seorang anak laki-laki berusia sembilan tahun, meninggal dunia akibat luka tusuk senjata tajam. Korban diketahui merupakan anak dari Dewan Pakar PKS. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman dan penyelidikan guna mengungkap pelaku serta motif pembunuhan tersebut. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik