Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
TAK dapat dipungkiri, bahwa tubuh manusia bisa menjadi tempat tinggal berbagai parasit, salah satunya cacing. Biasanya, cacing dapat hidup di dalam atau di luar tubuh manusia. Lantas jika terkena cacing parasit, bagaimana cara mengatasinya? Yuk simak penjelasan dari artikel ini.
Ada beberapa jenis cacing yang bisa menjadi parasit di dalam tubuh manusia, termasuk Platyhelminths atau cacing pipih, Nematoda, seperti cacing gelang, cacing tambang, dan cacing kremi, serta Opisthorchis dan Fasciolidae, seperti Clonorchis sinensis dan Fasciola hepatic.
Untuk menghindari dari penyakit cacingan, diperlukan langkah pencegahan dan pengobatan yang tepat. Berikut ini adalah cara mengatasi dan pencegahan penyakit cacingan pada anak maupun orang dewasa.
Baca juga : Langkah Praktis untuk Melindungi Anda Agar Tidak Terkena Cacing
Beberapa infeksi dapat hilang dengan sendirinya. Namun kebanyakan orang memerlukan obat antiparasit yang diresepkan dokter untuk menghilangkan cacing parasit. Obat ini bekerja dengan cara melumpuhkan parasit, menghentikan pertumbuhannya, atau membunuh parasit atau telurnya.
Obat spesifik yang Anda perlukan bergantung pada jenis parasit yang Anda derita dan tingkat keparahan gejala yang Anda alami. Obat antiparasit yang umum sering kali meliputi:
Baik anak-anak maupun orang dewasa, diperlukan langkah pencegahan cacingan dengan melakukan tiga cara berikut ini:
Baca juga : Apa Itu Hari Waspada Cacing? Sejarah, Tujuan, dan Cara Merayakan
Menjaga kebersihan diri dilakukan dengan mencuci tangan secara teratur. Kebiasaan mencuci tangan sebelum makan dan setelah buang air kecil dapat menghilangkan kuman dan telur cacing dari tangan.
Selain itu, jagalah kebersihan lingkungan. Pastikan tersedia tempat sampah yang cukup untuk menghindari penumpukan sampah yang dapat menjadi tempat berkembang biak cacing.
Makanan dan air bersih juga diperlukan untuk mencegah cacingan. Saat memasak makanan, pastikan makanan sudah matang sepenuhnya.
Baca juga : Penularan Tuberkulosis Masih Tinggi, Dilaporkan 282.281 Kasus hingga Juni 2024
Hindari makan makanan mentah atau setengah matang yang mungkin mengandung telur cacing. Untuk air minum, pastikan airnya berasal dari sumber yang bersih, seperti air minum yang sudah melalui proses penyaringan atau sudah bersertifikat aman.
Bagi anak-anak, imunisasi dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh terhadap beberapa infeksi cacing. Ikuti jadwal vaksinasi yang direkomendasikan oleh penyedia layanan kesehatan Anda.
Selain itu, pemberian obat cacing secara teratur juga dianjurkan, terutama pada populasi berisiko tinggi seperti anak-anak dan orang dewasa yang tinggal di daerah dengan tingkat infeksi cacing yang tinggi.
Baca juga : Hati-Hati Memilih Terapi Stem Cell, Terbaik Berasal dari Tali Pusat
Sebelum mengobati cacingan, terlebih dahulu ditegakkan diagnosisnya. Diagnosis cacingan diawali dengan pemeriksaan fisik untuk mengetahui kondisi pasien.
Selain itu, petugas medis mencari sampel cacing di dalam tubuh untuk memastikan diagnosis. Untuk telur cacing, petugas medis perlu mengambil sampel tinja untuk dianalisis. Sampel darah juga dapat diuji dalam kasus filariasis, yang juga dikenal sebagai podiatri.
Harap dicatat metode diagnostik bervariasi tergantung pada jenis cacing yang menginfeksi orang yang terkena. Melakukan pemerikasaan ini juga harus sesuai dengan jenis cacing yang diduga ada.
Dengan demikian, mengatasi cacing parasit memerlukan tindak lanjut apabila menyebabkan kondisi seperti lemas, wajah pucat pasi, dan sulit beraktivitas. Dalam kondisi ini, penderita harus berkunjung ke dokter untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut. (Z-3)
Jenis cacing yang paling banyak menyerang anak-anak adalah cacing gelang (Ascaris lumbricoides), disusul cacing tambang dan cacing cambuk.
Pada orang dewasa, telur cacing gelang bisa masuk ke tubuh karena menempel di jari tangan saat makan atau cacing tambang bisa masuk dari kaki melalui pembuluh darah.
Cacing akan bertelur di dalam tubuh hingga berbentuk kista dan beredar ke semua organ melalui pembuluh darah mulai dari otot, otak dan jantung.
Viral di media sosial seorang anak berusia 3 tahun berinisial R di Sukabumi, Jawa Barat, meninggal dunia karena di dalam tubuhnya penuh cacing.
Dua pria di AS mengalami infeksi serius akibat cacing Strongyloides setelah menerima ginjal dari donor yang sama.
Infeksi cacing parasit zoonotik merupakan masalah kesehatan masyarakat yang penting, khususnya di wilayah dengan interaksi tinggi antara manusia dan hewan.
Pengembangan teknologi medis berbasis robotik terus menjadi pilar penting dalam peningkatan mutu layanan kesehatan modern.
Thalassemia disebabkan oleh mutasi genetik yang mengganggu produksi rantai globin dalam hemoglobin.
Kepala Badan Medis dan Biologi Federal (FMBA) Rusia, Veronika Skvortsova, mengumumkan bahwa vaksin kanker Rusia, Enteromix, telah selesai diuji praklinis.
Tidak semua obat aman dikonsumsi tanpa aturan. Kesalahan dalam menentukan dosis, interaksi dengan obat lain, hingga efek samping yang kerap diabaikan bisa berakibat fatal bagi kesehatan.
6 tips pola makan untuk pasien kanker yang mendukung pemulihan tubuh, meningkatkan daya tahan, dan menjaga kesehatan setelah pengobatan kanker.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengutuk keras orangtua atau pelaku yang telah melakukan kekerasan dan menelantarkan anak di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved