Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KESEHATAN mental pada kaum pria merupakan hal yang hingga saat ini jarang dibahas. Padahal, sama dengan perempuan, kaum pria juga berpotensi mengalami masalah kesehatan mental.
Berbeda dengan kaum perempuan, pria cenderung lebih jarang membahas dan terbuka terkait dengan masalah yang dialaminya. Akibatnya, risiko masalah kesehatan mental yang tak tertangani dengan baik sangat berpotensi terjadi.
Psikolog dari HatiPlong, Dicky Sugianto, mengatakan setiap orang membutuhkan ruang aman untuk membicarakan masalah kesehatan mental mereka secara terbuka. Termasuk kaum pria. Dicky Sugianto menyoroti pentingnya membahas kesehatan mental pria, sebuah topik yang jarang dibahas dalam lingkungan sosial.
Baca juga : Apa Penyebab Luka Hati Tidak Kunjung Pulih? Ini Kata Psikolog
“Kami menemukan bahwa ada banyak faktor dan konsep mengenai kesehatan mental laki-laki yang belum sepenuhnya dipahami,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dicky menambahkan, ada beberapa hal yang bisa dilakukan bagi kaum pria untuk menjaga kesehatan mental mereka. Salah satu olahraga.
"Sebenarnya olahraga itu sangat bagus untuk menjaga kesehatan mental karena bisa membantu mengelola stres. Kita tahu bahwa dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Namun, jika seseorang berolahraga terlalu sering dan masih merasa tidak baik, itu bisa menjadi tanda bahwa mereka perlu mendapatkan bantuan dari psikolog,” ujar Dicky.
Baca juga : Stres di Lingkungan Kerja Memengaruhi Kesehatan Mental dan Turunkan Produktivitas
Sementara itu, seniman Baraka juga memberikan pandangan mengenai faktor-faktor yang dapat membantu menjaga kesehatan mental. “Berdasarkan pengalaman pribadi, ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan mental, seperti berlari, melukis, atau melakukan aktivitas sesuai hobi. Semua ini bisa sangat membantu dalam menjaga keseimbangan mental kita,” jelas Baraka.
Sementara itu, bulan Juni merupakan bulan kesadaran kesehatan mental pria atau Men’s Mental Health Awareness Month. Di momen tersebut, #pelarian, sebuah kampanye yang berfokus pada kesehatan mental, kembali digelar dengan semangat yang lebih besar dari sebelumnya. Kampanye ini merupakan hasil kolaborasi antara Creative Tribe, HatiPlong, RAD 1440, dan Vox Populi Publicists, dan kini melibatkan seniman muralis muda Baraka serta berbagai komunitas olahraga di Jabodetabek.
#pelarian, yang pertama kali diluncurkan pada Februari 2022, telah mendapat sambutan antusias dari generasi milenial dan Gen-Z di Indonesia. Tujuan utama dari kampanye ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman mengenai kesehatan mental kaum pria serta memberikan dukungan yang diperlukan untuk mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi.
Baca juga : Apa itu Skeptis? Berikut Pengertian, Contoh, dan Cara Menyikapi
Iman Sadeqh, atau yang akrab disapa Odeq, Strategic Planner Creative Tribe, menjelaskan, "Dalam memperingati Men’s Mental Health Awareness Month ini, kami ingin mengingatkan kepada semua, khususnya para pria, bahwa tidak apa-apa untuk tidak merasa baik-baik saja. Mengakui kelemahan dan segera mencari solusi lebih baik daripada berusaha terlihat kuat terus-menerus. Kampanye ini adalah ajakan untuk saling mendukung dan memperhatikan satu sama lain."
Kampanye #pelarianweekenders kali ini menampilkan serangkaian aktivitas menarik. Para peserta dapat bergabung dalam sesi lari santai tanpa aturan khusus sambil mengenakan kaos putih sebagai simbol dukungan terhadap kesehatan mental. Setelah berlari, akan diadakan sesi #pelarianchitchat, dimana peserta dapat berdiskusi dan berbagi pengalaman dengan psikolog.
Selain ajang olahraga dan diskusi, #pelarian juga mempersembahkan mini showcase karya seni Baraka bertema "Transcend #BARAKAGOBEYOND". Showcase ini akan berlangsung dari 29 Juni hingga 28 Juli 2024 di BIRU Jakarta, menampilkan lebih dari 20 karya seni yang mencerminkan perjalanan Baraka dalam menemukan jati dirinya.
(Z-9)
Disfungsi ereksi (DE) sering dianggap sebagai masalah yang muncul seiring bertambahnya usia. Padahal, kondisi ini bisa dialami siapa saja, termasuk pria muda.
Masih banyak pria yang menganggap bahwa perawatan kulit itu rumit dan membutuhkan banyak produk
Meski kasusnya jarang, kanker payudara pada pria tetap berbahaya dan sering kali baru diketahui saat sudah memasuki tahap lanjut.
Studi longitudinal baru yang dipublikasikan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences menemukan adanya perbedaan signifikan dalam penuaan otak antara pria dan perempuan.
Gaya hidup sehat dari calon ayah penting demi menjaga kualitas sperma yang menjadi faktor utama dalam keberhasilan pembuahan.
Journal of the American Heart Association mengungkapkan fakta mengejutkan: sindrom "patah hati" atau kardiomiopati takotsubo justru lebih mematikan bagi pria.
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Siapa sangka, golongan darah ternyata ikut berkaitan dengan risiko serangan jantung. Ini bukan mitos kesehatan.
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Bupati Samosir Vandiko Gultom mengusulkan peningkatan daya dukung fasilitas kesehatan di Samosir agar sejalan dengan statusnya sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).
Pilihan mengolah pangan dengan cara dikukus membawa dampak signifikan bagi kesehatan tubuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved