Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
BELANJA asuransi kesehatan sosial meningkat 36% menjadi Rp167,4 triliun pada 2023. Total belanja tersebut mencakup 98,9% atau Rp165,6 triliun untuk Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan 1,1% atau Rp1,9 triliun untuk Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).
"Di sini belanja asuransi kesehatan sosial Rp167,4 triliun. Kenapa menjadi perhatian di sini? Karena dari Rp167,4 triliun ternyata mayoritas perginya ke rumah sakit," kata Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat Prastuti Soewondo di Jakarta, Selasa (2/7).
Prastuti menekankan bahwa tingginya biaya yang dialokasikan untuk rumah sakit menjadi perhatian utama. Mayoritas dari dana tersebut yaitu 84,3% digunakan untuk rumah sakit atau Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL). Sisanya 12,4% digunakan untuk Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) seperti puskesmas dan klinik swasta.
Baca juga : 2023, Pembayaran Klaim Kesehatan MSIG Life Naik 39%
"Kita sudah tahu bahwa literatur mana pun mengatakan rumah sakit itu pasti mahal. Jadi, bagaimana caranya kita tidak terlalu banyak ke rumah sakit. Negara-negara yang sustain ialah yang merancang agar spending-nya proporsional dengan 30% atau 25% untuk FKTP dan sisanya baru untuk rumah sakit," jelasnya.
Menurut Prastuti, rumah sakit memerlukan teknologi dan sumber daya yang luar biasa sehingga biayanya menjadi mahal. Oleh karena itu, penting untuk mengurangi kunjungan ke rumah sakit dan memaksimalkan layanan di FKTP.
"Begitu orang masuk rumah sakit pasti akan mahal. Jadi, bagaimana kita bisa mengatur agar tidak terlalu banyak yang harus ke rumah sakit?" tambahnya.
Dari total belanja Rp167,4 triliun, sebanyak Rp105 triliun digunakan untuk mengatasi penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes, hiperlipidemia, penyakit jantung, dan stroke. Dengan alokasi yang besar untuk rumah sakit dan PTM, Kemenkes mendorong penguatan layanan di tingkat FKTP untuk mengurangi beban biaya yang tinggi di rumah sakit. (Ant/Z-2)
PT Asuransi Tri Pakarta secara resmi mengumumkan peresmian Unit Usaha Syariah menjadi entitas tersendiri dengan nama PT Asuransi Tri Pakarta Syariah.
PT AIA FINANCIAL (AIA Indonesia) memperingati lima tahun perjalanan AIA Vitality di Indonesia melalui sebuah acara Media Iftar bersama jurnalis nasional.
Qoala Plus memberikan edukasi kepada peserta atas gambaran besar pertumbuhan industri asuransi umum dengan faktor pendorong pertumbuhan premi dan dinamika perusahaan asuransi
Forum diskusi yang mempertemukan regulator, pembuat kebijakan, serta pelaku industri digelar untuk membahas arah penguatan tata kelola asuransi dan perlindungan nasabah di Indonesia.
Data Kementerian Perhubungan mencatat lebih dari 123 juta orang melakukan perjalanan mudik pada 2023, dengan mayoritas menggunakan kendaraan pribadi.
Melalui Qonnect+ 2026, Qoala Plus memberikan edukasi atas gambaran pertumbuhan industri asuransi umum dengan faktor pendorong pertumbuhan premi dan dinamika perusahaan asuransi.
Plt Dirjen Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni, mengimbau kepada masyarakat untuk tidak sembarangan menyentuh balita untuk mencegah terjadinya penularan campak.
Poltekes Bhakti Kencana menawarkan tiga program studi strategis yang dirancang berdasarkan kebutuhan pasar kerja
KITA semua mengikuti dengan waspada perkembangan eskalasi konflik dan perang di kawasan Timur Tengah.
Kondisi kesehatan Nadiem Makarim menurun akibat reinfeksi bekas operasi. Eks Mendikbudristek ini terancam operasi lagi di tengah sidang korupsi Chromebook.
Penyumbatan jantung atau Penyakit Jantung Koroner (PJK) terjadi akibat penumpukan plak (lemak, kolesterol, dan kalsium) pada arteri koroner.
Meskipun populer dan estetik, bubble tea menyimpan risiko kesehatan serius seperti paparan timbal, gangguan pencernaan, hingga masalah kesehatan mental. Simak faktanya!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved