Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
DATA 46% penerimaan bantuan sosial (bansos) yang tidak tepat sasaran dari Kementarian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dinilai membunuh karakter Menteri Sosial Tri Rismaharini. Terlebih Risma digadang-gadang menjadi calon kuat dari PDI Perjuangan dalam kontestasi Pilkada Jawa Timur 2024.
Bagi pengajar pada Departemen Ilmu Politik Universitas Indonesia, Reni Suwarso, narasi yang menyudutkan Risma jelang pendaftaran pasangan calon kepala daerah merupakan konspirasi jahat. Ia menyebut, saat ini wacana yang sedang berkembang adalah penduetan Risma dengan mantan Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar.
"Bila Bu Risma maju, kader partai lain terpaksa berpikir seribu kali untuk mencalonkan diri," katanya kepada Media Indonesia, Minggu (23/6).
Baca juga : Mensos Tri Rismaharini Harus Bertanggung Jawab atas 46% Bantuan Sosial yang Tidak Tepat Sasaran
Alih-alih menjadi kesalahan Risma, Reni mengatakan temuan Kementerian PPN/Bappenas soal bansos yang tidak sasaran itu justru akibat ulah politisasi bansos saat kampanye Pemilu 2024 lalu. Sebab, penyaluran bansos itu dilakukan tanpa komunikasi dengan Risma yang memimpin Kementerian Sosial.
"(Saat kampanye Pemilu 2024), bansos dikucurkan untuk memenangkan pasangan tertentu yang sekarang menjadi pemenang pemilu. Mengapa politisi-politisi tersebut sekarang lempar batu sembunyi tangan?" terang Reni.
Oleh karena itu, Reni menilai narasi 46% bansos salah sasaran dinilai hanya sebagai upaya mencari-cari kesalahan Risma lewat angka dan statistik. Kalau Risma bukan kandidat kuat Gubernur Jawa Timur, Reni menduga tuduhan serupa tidak akan muncul.
Baca juga : Kemensos Perketat Usulan Data Penerima Bansos
Sebelumnya, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa mengatakan bahwa 46% data penerima bansos tidak tepat sasaran. Hal itu disampaikan Suharo dalam peluncuran sistem Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek).
Namun, Kepala Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial, Kemensos, Agus Zainal Arifin menegaskan, data penerima bansos yang tersaji di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) diperbarui atau mengalami proses pemutakhiran data setiap bulan.
Pemutakhiran data itu dilakukan lewat proses verifikasi berjenjang mulai dari RT sampai disahkan oleh kepala daerah masing-masing. DTKS juga sudah melalui pengecekan berlapis pada proses pemadanan data dengan data milik kementerian atau lembaga lain.
“Karena itu tidak benar jika dikatakan, 46% data penerima bansos salah sasaran,” pungkas Agus. (Z-8)
Kemensos bersama Badan Gizi Nasional (BGN) mematangkan skema pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.
PEMERINTAH Kota Padang menyalurkan santunan kematian dari Kementerian Sosial RI kepada ahli waris korban bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda pada akhir November 2025 lalu.
Kemensos mengirimkan Tim Asesmen khusus ke Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk memverifikasi status sosial ekonomi keluarga YBS.
Kementerian Sosial (Kemensos) mengirim Tim Asesmen ke Ngada, NTT, untuk mendalami kondisi keluarga YBS, anak SD yang bunuh diri beberapa waktu lalu.
Kemensos menonaktifkan 13,5 juta peserta BPJS Kesehatan dari segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) sepanjang 2025.
Peserta JKN yang dinonaktifkan tersebut bisa mengaktifkan kembali status kepesertaan JKN-nya jika yang bersangkutan memenuhi beberapa kriteria.
Gugatan sengketa hasil Pilkada Jawa Timur 2024 yang diajukan pasangan Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta tidak dapat dilanjutkan.
Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 3 Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta (Risma-Gus Hans) resmi menggugat hasil Pilkada Jatim 2024 ke Mahkamah Konstitusi.
Jika menang Pilgub Jatim 2024, Risma berjanji akan berkeliling ke berbagai wilayah kerja Badan Koordinasi Wilayah Pemerintahan dan Pembangunan (Bakorwil) Jatim.
Luluk seharusnya bisa menjadi pesaing ketat Khofifah dan Risma di Pilkada Jawa Timur.
ANALIS Komunikasi Politik Hendri Satrio (Hensat) mengatakan banyak kejutan saat debat pilkada Jatim salah satunya penampilan Luluk Nur Hamidah.
PASANGAN Calon Gubernur-Calon Wakil Gubernur Jawa Timur menyampaikan visi dan misinya sebagai pembukaan debat Pilkada Jawa Timur 2024 pada Jumat (18/10) malam ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved