Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYAKIT jantung koroner (PJK) adalah kondisi di mana arteri koroner tersumbat oleh lemak dan zat lain seperti kalsium dan fibrin, yang menyebabkan aterosklerosis. Akibatnya, aliran darah ke jantung terhambat, dapat mengakibatkan gangguan irama jantung, gagal jantung, bahkan kematian mendadak.
Menurut American College of Cardiology, PJK merupakan ancaman utama bagi lansia, terutama di atas usia 75 tahun. Seiring bertambahnya usia, tubuh mengalami perubahan signifikan, termasuk penurunan denyut jantung dan penurunan fungsi otot yang mempengaruhi mobilitas, memperburuk kondisi kesehatan.
Seorang Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari RS Pondok Indah, mengungkapkan bahwa PJK dipengaruhi tidak hanya oleh faktor penuaan tetapi juga gaya hidup tidak sehat sejak usia muda seperti pola makan tidak seimbang, kurang aktivitas fisik, merokok, dan obesitas.
Baca juga : Konsumsi Gula, Garam dan Lemak Berlebih Picu Penyakit Jantung
"Penyakit jantung koroner adalah penyakit berbahaya yang dapat menyebabkan serangan jantung mendadak," katanya.
Serangan jantung bisa mengakibatkan nyeri dada (Angina), aritmia, dan gagal jantung jika tidak ditangani secara cepat dan tepat. Gejalanya meliputi sensasi seperti ditusuk, terbakar, atau ditekan di dada, lengan, rahang, atau leher, seringkali disertai sesak napas yang parah.
Untuk mengurangi risiko serangan jantung koroner, Ia menyarankan perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat dengan pola makan seimbang, menjaga berat badan, berhenti merokok, dan rutin berolahraga. Selain itu, penting untuk memeriksakan kesehatan jantung secara teratur dan mengontrol faktor risiko seperti kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, dan diabetes.
Baca juga : Cegah Penyakit Jantung Koroner dengan Gaya Hidup Sehat
Dalam situasi darurat serangan jantung, Yahya merekomendasikan langkah-langkah pertolongan pertama sebagai berikut:
1. Menggunakan Automated External Defibrillator (AED).
2. Melakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP).
3. Segera menuju rumah sakit atau klinik terdekat.
4. Memberikan obat-obatan tertentu.
5. Merujuk pasien ke fasilitas yang memiliki ruang katerisasi untuk penanganan lebih lanjut.
Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penyakit jantung koroner dan stroke menyumbang sebagian besar kematian global, terutama pada populasi di atas 45 tahun untuk pria dan di atas 50 tahun untuk wanita. Oleh karena itu, pencegahan dini dan deteksi awal menjadi kunci untuk mengurangi dampak serius dari penyakit ini.
Dengan meningkatkan kesadaran akan faktor risiko dan langkah-langkah preventif, diharapkan dapat mengurangi insiden serangan jantung koroner dan meningkatkan kualitas hidup, khususnya bagi populasi lansia yang rentan. (Z-10)
Liposuction tidak bisa menggantikan gaya hidup yang sehat seperti makan makanan teratur, diet yang baik, rendah lemak, tinggi protein.
Peneliti menemukan neuron otak bisa menggunakan lemak, bukan hanya gula, sebagai sumber energi.
Perempuan yang memasuki periode perimenopause dan menopause perlu memperhatikan kadar lemak visceral dalam tubuh.
Minum satu kaleng minuman bersoda setiap hari baik versi manis maupun versi diet dapat meningkatkan risiko terkena penyakit hati berdasarkan penelitian terbaru di Tiongkok
Selama ini kita mengetahui bahwa obesitas dapat meningkatkan risiko kanker. Namun, temuan terbaru menunjukkan bahwa bukan hanya jumlah total lemak yang berperan.
Pada beberapa kanker, lokasi lemak lebih berpengaruh daripada jumlah total lemak. Pada jenis lain, total lemak lebih menentukan.
Efektivitas terapi kanker harus berjalan selaras dengan kondisi fisik dan psikologis pasien.
Kemensos bersama Badan Gizi Nasional (BGN) mematangkan skema pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.
Studi JAMA 2026 ungkap 32% kasus demensia terkait gangguan pendengaran. Simak tanda awal dan cara alat bantu dengar cegah penurunan kognitif hingga 50%.
Identifikasi trauma pada anak memerlukan kepekaan khusus karena mereka belum mampu mengomunikasikan perasaan mereka secara verbal.
Simak tips aman bagi lansia saat menjalani puasa Ramadan 1447 H, termasuk menu sahur bergizi, hidrasi cukup, olahraga ringan, dan istirahat yang cukup agar tetap sehat.
Seiring bertambahnya usia, kebutuhan nutrisi ikut berubah. Pada lansia, massa otot dan kepadatan tulang cenderung menurun, sementara daya tahan tubuh bisa melemah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved