Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Tingginya kebutuhan tenaga apoteker di Indonesia perlu disikapi dengan peningkatan kualitas pendidikan tinggi program studi farmasi di berbagai perguruan tinggi. Di Indonesia, masih banyak daerah-daerah tertinggal dan terpencil yang membutuhkan ketersediaan apoteker, seperti di wilayah Indonesia Timur.
Pada pelantikan dan pengambilan Sumpah Apoteker Angkatan ke-48 Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta (UTA '45 Jakarta), Ketua Dewan Pembina Yayasan Perguruan Tinggi 17 Agustus 1945 Jakarta, Rudyono Darsono, menyatakan lulusan UTA'45 Jakarta dapat kembali ke daerah asal dan berkontribusi di daerah masing-masing.
"Di Indonesia masih banyak daerah-daerah tertinggal dan terpencil yang membutuhkan ketersediaan apoteker, seperti di wilayah Indonesia Timur," kata Rudyono melalui keterangan tertulis Jumat (7/6).
Baca juga : Dikti: Uji Kompetensi Tenaga Kesehatan akan Terus Diperkuat
Prodi Apoteker UTA’45 Jakarta berhasil menghasilkan 92% lulusan uji kompetensi. Mereka diharapkan menjadi profesional yang didasari oleh kode etik dan perundangan-undangan.
"Para lulusan ini bisa kembali ke daerah untuk membangun daerahnya masing-masing. Mereka merupakan kebanggaan bagi siapa pun yang mendukung keapotekeran, khususnya orangtua. Lulusan apoteker merupakan wujud dari peningkatan kualitas dalam keluarga. Apoteker dari UTA’45 Jakarta merupakan pilihan terbaik karena merupakan 20% dari total keseluruhan yang berhasil lolos dalam saringan pendaftaran. UTA’45 Jakarta menjamin kualitas apoteker dapat dipertanggungjawabkan," jelasnya.
Rektor UTA '45 Jakarta Rajes Khana menyampaikan pesan agar lulusan mengabdi pada negara. Mahasiswa apoteker yang berasal dari Sabang sampai Merauke harus mampu menjadi tenaga kesehatan sekaligus pengusaha, khususnya dalam bidang obat di daerah masing-masing.
"Meraih sukses menjadi berkat dengan menjaga gelar dan nama baik alumni. Rektor juga mengharapkan semoga akreditasi prodi ke depan menjadi unggul dengan partisipasi alumni, dan lulusan saat ini menjadi apoteker yang sejati dengan peduli dan mampu melayani masyarakat di seluruh penjuru negeri," tandasnya. (Z-11)
Pada Batch II, sebanyak 366 relawan diberangkatkan dari beberapa titik dalam beberapa gelombang.
Relawan Laskar Trisakti 08 bekerja sama dengan Universitas Trisakti mengirimkan bantuan tenaga kesehatan dan obat-obatan ke wilayah terdampak banjir Sumatra.
Kisah Ibu Irene Sokoy di Papua meninggal setelah ditolak empat rumah sakit menunjukkan kegagalan serius dalam pemerataan tenaga kesehatan di Indonesia.
Anggota DPR RI Netty Prasetiyani mengungkapkan pembangunan Rumah Sakit (RS) internasional akan sia-sia bila kualitas lulusan kedokteran dalam negeri tidak memenuhi standar dunia.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mencatat saat ini ada 10.300 puskesmas di Indonesia, jumlah tersebut termasuk 2.652 yang kategori puskesmas terpencil dan sangat terpencil.
KEMENTERIAN Haji dan Umrah tengah menyiapkan pelaksanaan seleksi dan pelatihan petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) untuk musim haji 2026.
PENDIDIKAN kerap dimaknai sebatas proses belajar-mengajar di ruang kelas. Padahal, mutu pendidikan sesungguhnya dibangun oleh sebuah ekosistem yang lebih luas.
MENTERI Kesehatan memiliki ambisi besar untuk mereformasi sistem pendidikan dokter spesialis di Indonesia.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepala Sekolah dan Tenaga Kependidikan (Tendik) Sekolah Rakyat (SR) se-Jawa Timur.
Pelaksanaan TKA SD dan SMP tahun 2026 diawali dengan pendaftaran peserta 19 Januari hingga 28 Februari 2026,
Peran warga sekolah, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan murid, sangat strategis dalam memastikan sekolah aman dan nyaman.
Kesejahteraan siswa merupakan faktor penting yang selama ini kurang diteliti di Indonesia, padahal sangat berpengaruh pada perkembangan psikososial dan prestasi akademik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved