Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MENURUT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), prakiraan angin permukaan di Indonesia esok hari, Jumat (7/6) umumnya mengarah timur hingga tenggara dengan kecepatan angin 10 hingga 30 km/jam. Serta waspada terhadap angin kencang di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Di samping itu, BMKG menyebut wilayah perlambatan kecepatan angin atau konvergensi terpantau memanjang dari Samudera Hindia selatan Jawa Barat hingga Banten. Selanjutnya Laut Natuna hingga Laut Natuna Utara, Perairan Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Utara, Laut Sulu, Laut Timur-Tenggara, Timur Maluku hingga Laut Maluku, Kepulauan Aru dari pesisir barat Papua Selatan hingga Utara.
Daerah konfluensi atau pertemuan angin juga terpantau di Laut Jawa, Laut Natuna Utara, Laut Sulawesi, dan Laut Filipina. Situasi ini meningkatkan kemungkinan tumbuhnya awan hujan di sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi.
Baca juga : BMKG Ingatkan Empat Pulau di NTT Berpotensi Dilanda Angin Kencang
Untuk suhu udara esok hari, berkisar antara 19 hingga 34 derajat Celcius, dengan kelembapan berkisar antara 50 hingga 100 persen. Prakiraan tinggi gelombang laut di Indonesia biasanya 0,5 hingga 2,5 meter. Namun, waspadai terjadinya gelombang tinggi 2,5 hingga 4 meter di Samudera Hindia bagian barat dari Kepulauan Nias hingga Lampung dan di Samudera Hindia selatan Jawa hingga Nusa Tenggara Timur.
Waspadai juga kemungkinan terjadinya banjir rob di wilayah pesisir Sumatera Utara, pesisir Banten, pesisir Jakarta, pesisir Jawa Timur, pesisir Jawa Tengah, pesisir Kalimantan Timur, dan pesisir Sulawesi Tenggara.
Prakiraan cuaca esok hari umumnya berawan di wilayah Banda Aceh dan Padang. Hujan ringan diprakirakan terjadi di wilayah Pekanbaru dan Tanjung Pinang. Hujan sedang berpotensi terjadi di wilayah Medan.
Baca juga : Prakiran Cuaca Hari Ini, Sejumlah Kota Besar Hujan Disertai Angin Kencang
Selain itu, cuaca di wilayah Bengkulu dan Pangkal Pinang sebagian besar cerah berawan, hingga berawan. Sementara potensi berkabut terjadi di wilayah Jambi, Palembang, dan Bandar Lampung.
Wilayah Serang, Jakarta, Yogyakarta, dan Surabaya sebagian besar cerah berawan hingga berawan. Hujan ringan berpotensi terjadi di wilayah Bandung dan Semarang.
Hujan ringan diprakirakan terjadi di wilayah Denpasar, Mataram, dan Kupang.
Baca juga : BMKG: Waspada Potensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang dan Petir Sepekan ke Depan
Wilayah Samarinda, Pontianak, dan Palangkaraya secara umum berpotensi hujan ringan dan waspada terhadap hujan petir di wilayah Banjarmasin dan Tanjung Selor.
Hujan ringan berpotensi terjadi di wilayah Gorontalo, Palu, Mamuju, dan Makassar. Hujan sedang berpotensi terjadi di Kendari. Hati-hati terhadap hujan petir di wilayah Manado.
Secara umum potensi hujan ringan terjadi di wilayah Ternate, Manokwari, dan Jayapura. Selain itu, waspada terhadap hujan petir di wilayah Ambon. (Z-10)
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, serta sebagian Papua Barat diperkirakan masih akan mengalami cuaca basah dengan hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah.
Status tersebut, lanjut Andi, menjadi dasar bagi seluruh pihak untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi dinamika cuaca yang masih berpotensi ekstrem.
Angin kencang yang bertiup saat ini kecepatan naik dua kali lipat dibandingkan kondisi normal. Jika memaksakan diri untuk melaut bisa mengancam keselamatan mereka.
Berdasarkan data terbaru BMKG, status Siaga ini mencakup wilayah NTB, NTT, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Barat.
Desa Sangiang 1 KK terdampak serta 1 unit rumah rusak berat dengan total kerugian diperkirakan Rp20 juta.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Tinggi gelombang antara 1,25-2,5 meter (sedang) berpeluang terjadi di perairan Laut Sulawesi, perairan utara Sulawesi Utara, dan perairan Kabupaten Minahasa Utara.
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menerangkan adanya awan Cumulonimbus saat pesawat ATR 42-500 jatuh di Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1) lalu.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi awan Cumulonimbus (Cb) di Maros, Sulawesi Selatan, bertepatan dengan peristiwa jatuhnya pesawat ATR 42-500, Sabtu (17/1).
Adanya Bibit Siklon Tropis 97S di Samudra Hindia selatan Indonesia dengan kecepatan angin maksimum sekitar sistem mencapai 15 knot (28 km/jam) dan tekanan udara 1001 hPa.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved