Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
YAYASAN Bulir Padi (YBP) dan Universitas Terbuka (UT) bermitra dalam “Program Beasiswa Muda Mandiri Universitas” YBP. Inisiatif baru YBP ini memberikan beasiswa kepada anak binaan YBP (Anak Bina Bulir Padi) untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah sehingga mereka dapat meningkatkan kompetensi dan mendapatkan pekerjaan layak.
YBP bermitra dengan UT yang menghadirkan biaya kuliah terjangkau dan fleksibilitas waktu, sehingga memudahkan anak binaan untuk kuliah sambil bekerja guna memenuhi kebutuhan finansial keluarga.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2023, jumlah penduduk Indonesia per Februari 2024 adalah 281,6 juta jiwa, dengan hanya 8% atau 22.691.407 jiwa yang telah menyelesaikan pendidikan perguruan tinggi. Selain itu, data BPS 2023 menunjukkan Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia masih rendah, hanya 31,45%, dibandingkan APK global 40% dan APK regional (Malaysia 43%, Thailand 49,29%, Singapura 91,09%).
Baca juga : Universitas Terbuka (UT) Perluas Kemitraan dan Launching Pendidikan Khusus Profesi Advokat
Pembiayaan menjadi salah satu faktor utama rendahnya APK PT di Indonesia, dan perlu adanya pemetaan untuk mengatasi masalah ini menurut Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).
Tia Sutresna, Ketua Yayasan Bulir Padi mengungkapkan hasil assessment YBP terhadap Anak Bina Bulir Padi yang telah lulus SMA/SMK/Sederajat. “21% anak binaan ingin melanjutkan ke jenjang kuliah, dengan rata-rata kenaikan 4,3% setiap tahun. Namun, banyak dari mereka yang tidak dapat melanjutkan ke universitas karena keterbatasan biaya,” jelas Tia.
“Tingginya semangat Anak Bina Bulir Padi untuk melanjutkan pendidikan memotivasi kami untuk meluncurkan ‘Program Beasiswa Muda Mandiri Universitas’. Program ini merupakan ekspansi dari ‘Program Beasiswa Muda Mandiri’ yang selama 21 tahun terakhir telah memberikan bantuan finansial berupa pembayaran SPP dan non-SPP dari SD hingga SMA/K,” lanjut Tia.
Baca juga : Wisuda Periode I Tahun Akademik 2023/2024, UT Gelar Seminar 'Bergerak Melayani Bangsa'
Sebagai bagian dari pilar kerja “Keunggulan Akademik” YBP, program ini terbuka bagi Anak Bina Bulir Padi dan Alumni Bulir Padi, memberikan bantuan finansial atau insentif melalui subsidi biaya kuliah agar mereka dapat melanjutkan pendidikan ke tingkat universitas sesuai keinginan mereka.
Sebagai mitra, UT akan memberikan informasi dan materi tentang tata cara pendaftaran mahasiswa baru serta pendampingan kepada Anak Bina Bulir Padi dalam proses pendaftaran dan studi. YBP juga akan menerima informasi kemajuan studi Anak Bina Bulir Padi dari UT.
Melalui kerja sama ini, Edward Zubir, Direktur Universitas Terbuka Jakarta mengatakan Universitas Terbuka selalu membuka peluang bagi siapa saja untuk turut membangun bangsa melalui pendidikan.
Baca juga : Universitas Terbuka Jalin Kerja Sama dengan PT. Kukuh Mandiri Lestari (PIK 2)
“Beasiswa yang diberikan YBP patut dicontoh organisasi lainnya untuk turut serta dalam meningkatkan pemerataan pendidikan bagi masyarakat Indonesia. Pendidikan adalah hak segala bangsa, yang artinya seluruh masyarakat Indonesia punya hak untuk mengenyam pendidikan setinggi-tingginya tanpa terkendala status sosial ekonomi,” terang Edward.
Edward berharap kerja sama sinergis antara UT Jakarta dengan YBP dapat menjadi momentum penting yang merefleksikan suatu gerakan dalam pemberdayaan masyarakat Indonesia agar ke depannya menjadi pribadi yang mandiri, kreatif, inovatif sehingga dapat membantu peningkatan taraf hidup keluarga dan masyarakat di sekitarnya.
Bantuan biaya kuliah diberikan selama maksimal empat tahun kuliah melalui sistem perpanjangan beasiswa di setiap semester. Besaran beasiswa didasarkan pada nilai Indeks Prestasi Semester (IPS) siswa untuk memotivasi prestasi. Donatur YBP, yang dapat menjadi Sponsor Anak Bina Bulir Padi tetap, akan menerima laporan kemajuan pendidikan mahasiswa yang disponsori secara berkala.
Amanda Dwi, Penerima Beasiswa Universitas YBP menceritakan bagaimana bantuan beasiswa yang ia terima dari YBP sejak kelas 2 SMK telah membantunya. “Berkat YBP, saya dapat melanjutkan pendidikan ke bangku kuliah. Saat ini, saya bekerja paruh waktu sebagai admin di sebuah UMKM sambil kuliah sebagai mahasiswa UT jurusan Hukum. Impian saya adalah bisa mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan yang baik dan karir yang menjanjikan setelah meraih gelar sarjana,” tuturnya.
Sebagai bagian dari “Program Beasiswa Muda Mandiri Universitas”, YBP juga menjalankan “Program Mentorship Universitas” yaitu bimbingan belajar dan pendampingan persiapan UTBK SNBT (Ujian Tertulis Berbasis Komputer-Seleksi Nasional Berbasis Tertulis) untuk Anak Bina Bulir Padi dan Alumni Bulir Padi yang memiliki keinginan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang universitas setelah tamat SMA/K. Relawan YBP berperan sebagai mentor untuk memberikan bimbingan dan mengajarkan materi. Sebanyak 26 Anak Bina dan Alumni Bulir Padi telah mengikuti Program Mentoring Universitas sejak pertama kali dimulai awal tahun ini. (H-2)
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Jepang melalui NEDO menawarkan beberapa skema kerja sama penelitian untuk menyiapkan industri di bidang energi baru dan teknologi.
Kedua perguruan tinggi menargetkan kontribusi lebih besar menciptakan pendidikan berkualitas bagi industri dan masyarakat.
Inisiatif ini menyoroti pentingnya hubungan budaya dalam kemitraan yang berkelanjutan antara Australia dan Indonesia.
Kemitraan strategis ini menegaskan posisi Todak Academy sebagai salah satu pemimpin regional dalam pengembangan talenta digital masa depan di kawasan ASEAN.
Kerja sama tersebut menjadi tonggak penting penerapan sanksi sosial sebagai alternatif hukuman pidana,
Pertemuan ini menjadi tonggak awal terbentuknya Kerja Sama Regional Bali, NTB, dan NTT.
Dinara saat ini berada di Amerika Serikat sebagai penerima beasiswa penuh (full scholarship) dari Kedutaan Besar AS melalui program pertukaran pelajar.
PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) menyalurkan beasiswa senilai Rp100 juta kepada Jakarta Indonesia Korean School (JIKS).
Program beasiswa "Glow and Lovely Bintang Beasiswa" telah berjalan selama sembilan tahun, menerima lebih dari 18.000 aplikasi pada tahun ini.
Beasiswa tersebut diberikan kepada sejumlah anak anggota yang memenuhi kriteria, dari sisi prestasi akademik.
KETUA Asosiasi Jaringan Beasiswa Indonesia, Rina Fatimah, menyebut pihaknya berkomitmen memperluas akses informasi beasiswa kepada masyarakat Indonesia.
Peresmian PMB tahun ini mengusung semangat membuka akses pendidikan berkualitas bagi generasi muda Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved