Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
LIMA pejabat tinggi daerah mendapatkan penghargaan Kartika Pamong Praja Madya, Kartika Pamong Praja Muda, dan Alumni Kehormatan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
Kelima pejabat tersebut adalah Pj Wali Kota Lubuk Linggau Trisko Defriansah, Bupati Bengkalis Kasmarni, Pj Gubernur Sumatra Selatan Agus Fatoni, Bupati Musi Rawas Ratna Machmud, dan Bupati Karawang Aep Syaepuloh.
Rektor IPDN Prof Hadi Prabowo mengatakan penghargaan itu diberikan kepada yang bersangkutan atas dedikasi dan prestasi mereka.
“Selaku Dirjen Bina Keuangan Daerah, Agus Fatoni telah berhasil menunjukkan kinerjanya dalam pembinaan administrasi keuangan daerah pada Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah, begitupun ketika menjabat sebagai Pj Gubernur Sumatra Selatan. Beliau juga terus melakukan inovasi dan terobosan terutama di dalam pengentasan kemiskinan, pengendalian inflasi dan penyelenggaran pemerintah daerah Sumatra Selatan sehingga mendapatkan respon positif dari seluruh masyarakat”, ujarnya.
Pada kesempatan itu, Agus Fatoni sekaligus memberikan kontribusi langsung kepada IPDN dengan memberikan 1 paket sound system untuk upacara makan praja di Gedung Menza IPDN.
Dedikasi serta kontribusi besar juga diberikan Bupati Bengkalis Kasmarni. Kasmari telah menunjukan perhatian yang tinggi kepada alumni pendidikan tinggi kepamongprajaan. Hal ini terbukti dengan ditempatkannya alumni pendidikan tinggi kepamongprajaan dalam jabatan-jabatan strategis di pemerintahan.
Baca juga : Tujuh Kepala Daerah Terima Satlayancana Wira Karya
“Dari total 80 alumni yang menjalankan tugas di Kabupaten Bengkalis, 11 orang berhasil menjadi pejabat pimpinan tinggi pratama, 26 orang sebagai pejabat administrator, 37 orang sebagai pejabat pengawas dan 6 orang sebagai pejabat fungsional. Ini merupakan dukungan yang besar dari Ibu Bupati kepada alumni IPDN,” tutur Hadi.
Senada dengan Agus Fatoni, Bupati Bengkalis pada kesempatan ini juga turut berkontribusi kepada IPDN dengan memenuhi kebutuhan dipan (tempat tidur) praja sebanyak 75 buah.
Pendayagunaan alumni IPDN di pemerintah daerah juga dilakukan Pj Wali Kota Lubuk Linggau, Bupati Musi Rawas, dan Bupati Karawang. Ketiga pejabat ini juga memberikan kepercayaan penuh kepada alumni IPDN untuk menjabat di tempat strategis.
“Di Kota Lubuk Linggau sebesar 79% dari jumlah alumni IPDN sudah mendapatkan jabatan strategis di pemerintahan. Sedangkan di Kabupaten Musi Rawas, 22 alumni yang terdiri atas 7 alumni selaku pejabat pimpinan tinggi pratama dan 15 pejabat administrator serta terakhir di Kabupaten Karawang, 79 alumni berhasil mendapatkan posisi yang baik, 15 orang sebagai pejabat pimpinan tinggi pratama, 34 pejabat administrator, 13 pejabat pengawas, 7 pejabat fungsional dan 10 pelaksana,” ujar Hadi.
Baca juga : Mendagri Sambut Pencapaian Pemerintah Daerah dalam Apresiasi Tokoh Indonesia
Dalam rangka pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana, serupa dengan Pj Gubernur Sumatera Selatan dan Bupati Bengkalis, ketiga pejabat daerah ini juga memberikan kontribusi yang besar kepada IPDN.
Dua pejabat daerah, yakni Pj Wali Kota Lubuk Linggau dan Bupati Musi Rawas memberikan 65 dipan tempat tidur untuk praja, sedangkan Bupati Karawang memberikan 75 buah dipan untuk praja.
Atas kontribusi tersebut, Rektor IPDN mewakili seluruh civitas akademika IPDN mengucapkan terima kasih dan selamat atas penganugerahan tanda Kartika Pamong Praja dan Alumni Kehormatan.
“Penghargaan ini diberikan atas dasar prestasi yang telah dicapai selama memimpin di Pemerintah Daerah masing-masing serta telah memberikan kontribusi bagi peningkatan dan kemajuan untuk menuju IPDN Unggul 2045. Semoga penghargaan ini dapat menjadi pintu awal atas kerja sama dalam pengabdian diri baik pada negara, bangsa dan masyarakat,” pungkas Hadi. (Z-1)
Nilai sebuah perusahaan saat ini tidak lagi ditentukan terutama oleh aset fisik, melainkan oleh kekuatan aset tak berwujud, khususnya merek.
PHE ONWJ dianugerahi penghargaan dalam kategori Mengembangkan Keanekaragaman Hayati melalui program OTAK JAWARA.
Sebanyak 32 kategori penghargaan telah disiapkan untuk memberikan apresiasi tertinggi kepada para nomine yang telah mewarnai dunia hiburan sepanjang tahun lalu.
Selain kapasitasnya sebagai pendakwah nasional, kreativitas Ustaz Abdul Somad dalam mengemas pesan agama menjadi poin utama penilaian.
Kabupaten Mimika meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) tahun 2026 untuk kategori Madya.
Realisasi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bandung per 31 Desember 2025 mencapai Rp1,8 triliun, dari yang ditargetkan APBD Perubahan (APBD-P) 2025 sebesar Rp2,2 triliun.
Sudah cukup banyak kepala daerah yang bergerak cepat melakukan aksi kebersihan di wilayah masing-masing.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri.
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyiapkan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 sebagai forum konsolidasi.
Tepat satu tahun memimpin Kota Sukabumi, Ayep Zaki menorehkan sejumlah capaian yang mulai dirasakan langsung oleh masyarakat.
Mendagri Tito juga mengingatkan agar daerah tidak menghambat investasi kecil dengan pungutan tidak perlu.
OTT yang kembali dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah kepala daerah dinilai mencerminkan persoalan struktural dalam sistem pemerintahan daerah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved