Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bertolak ke Arab Saudi guna mengecek persiapan akhir pelayanan ibadah haji di Tanah Suci jelang keberangkatan jamaah calon haji yang dimulai pekan depan, tepatnya pada 12 Mei 2024.
"Saya berangkat ke Saudi untuk melihat persiapan akhir layanan bagi jamaah haji Indonesia. Pengecekan akan saya lakukan baik di Mekkah, Madinah, termasuk persiapan layanan di Arafah, Muzdalifah, dan Mina," ujar Yaqut melalui keterangan tertulis, Selasa (7/5).
Ia berangkat pada hari ini, Selasa, dan dijadwalkan berada di Arab Saudi selama empat hari. Ia kembali ke Tanah Air pada 11 Mei 2024.
Baca juga : Menag Minta Kuota Petugas Haji Tahun Depan Ditambah
Di Arab Saudi, ia akan melakukan pertemuan dengan pihak masyariq untuk permutakhiran sejumlah persiapan layanan yang penyediaannya menjadi tanggung jawab mereka. Yaqut juga akan memastikan sejumlah langkah mitigasi agar layanan berjalan lancar dan kejadian yang tidak sempurna pada tahun lalu tidak terulang kembali.
"Kita akan cek kesiapan hotel dan konsumsi jamaah. Kita juga akan melihat kesiapan terminal bus salawat di Mekkah, baik di Syib Amir maupun Ajyad," kata dia.
Sebelum jemaah haji tiba di Arab Saudi, Kementerian Agama akan memberangkatkan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1445 H/2024 M.
Tim advance PPIH Arab Saudi telah berangkat pada 2 Mei 2024. Selanjutnya, petugas haji Daker Bandara dan Daker Madinah akan diberangkatkan pada 8 Mei 2024. Sementara untuk PPIH Daker Makkah dijadwalkan berangkat pada 15 Mei 2024.
"Insya Allah saya akan melepas keberangkatan kloter pertama jemaah haji Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng, pada 12 Mei," tandasnya. (Ant/Z-11)
ANGGOTA Komisi VIII DPR RI optimistis proses transisi kewenangan penyelenggaraan haji dari Kemenag ke Kemenhaj tidak akan mengganggu kualitas pelayanan haji 2026.
Garuda Indonesia menghibahkan satu unit pesawat untuk fasilitas manasik di Asrama Haji Kelas I Aceh. Hibah ini dirancang sebagai sarana praktik langsung bagi calon jemaah.
HARI ini, Minggu, (8/2) yang bertepatan dengan 20 Syaban 1447 H, pemerintah Arab Saudi resmi mulai menerbitkan visa haji 2026 atau 1447 Hijriah.
Sebanyak sembilan pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) di Kabupaten Sidoarjo terancam gagal berangkat ibadah haji 2026.
MENTERI Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan atau Gus Irfan mengungkapkan bahwa pihaknya kerap menerima komentar negatif terkait kebijakan istitha’ah kesehatan jemaah haji.
Menhaj menjelaskan alasan petugas haji 2026 dilatih semi-militer. Fokus pada disiplin, kesiapan fisik-mental, dan tantangan medan di Arab Saudi.
Pada kuartal pertama 2025 saja, jumlah jemaah umrah asal Indonesia mencapai lebih dari 547 ribu orang.
Kemenhaj terus mematangkan kesiapan jemaah haji Indonesia melalui program Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi di tingkat Kabupaten/Kota dan Kecamatan.
Garuda Indonesia menghibahkan satu unit pesawat untuk fasilitas manasik di Asrama Haji Kelas I Aceh. Hibah ini dirancang sebagai sarana praktik langsung bagi calon jemaah.
Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, memastikan bahwa jemaah haji Indonesia memperoleh layanan konsumsi terbaik.
MEDIAINDONESIA.COM, 8 Februari 2026, menurunkan berita berjudul ‘Lebih Awal, Arab Saudi Mulai Terbitkan Visa Haji 2026 Hari Ini’.
Menteri Haji dan Umrah Gus Irfan Yusuf menegaskan pentingnya kesiapan fisik, mental, dan pemahaman ibadah dalam Manasik Haji Nasional 2026
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved