Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PERAYAAN Idul Fitri momentum untuk membangun kebersamaan setiap anak bangsa dalam upaya membangun Indonesia yang lebih baik di masa depan.
"Perayaan Idul Fitri tahun ini harus mampu menjadi momentum memperkokoh kebersamaan setiap anak bangsa dalam upaya menjawab berbagai tantangan di masa depan," kata Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Selasa (9/4).
Apalagi, ujar Lestari, Idul Fitri ini datang pascapesta demokrasi nasional dan menjelang pesta demokrasi di tingkat daerah yang akan diselenggarakan di November mendatang.
Setelah berkompetisi, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, upaya membangun kebersamaan dan fokus pada upaya menjawab tantangan bangsa adalah langkah penting yang harus dilakukan.
Peran setiap anak bangsa, tambah Rerie, yang juga legislator dari Dapil II Jawa Tengah itu, harus mampu disinergikan dalam upaya membangun bangsa dan negara yang tangguh dalam menghadapi persaingan antarnegara di masa depan.
Karena, tambah dia, di era globalisasi yang menghadirkan berbagai tantangan dan perubahan di berbagai bidang, membutuhkan persatuan dan kesatuan antaranak bangsa untuk menjawabnya.
Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu sangat berharap momentum Idul Fitri ini mampu membangun kebersamaan anak bangsa yang kokoh demi mewujudkan cita-cita para pendiri negeri yaitu masyarakat adil dan makmur secara merata berdasarkan Pancasila.
Pada kesempatan itu, Rerie juga mengucapkan Selamat Idul Fitri 1445 Hijriah bagi seluruh masyarakat Indonesia yang merayakan dan mohon maaf lahir dan batin. (Z-10)
Struktur insentif politik Indonesia yang masih tersentralisasi membuat kompetisi elit nasional tetap berlanjut di level daerah.
Dalam situasi tersebut, kemunculan partai baru justru memunculkan tanda tanya besar soal tujuan pendiriannya.
Pembaruan UU Pemilu merupakan mandat yang telah diberikan pimpinan DPR RI kepada Komisi II untuk dibahas secara mendalam.
Tanpa perubahan mendasar, parlemen berpotensi semakin dikuasai kelompok bermodal besar.
Taufan menyoroti persoalan ambang batas parlemen yang menurutnya menjadi isu penting dan membutuhkan kajian panjang serta komprehensif agar dapat ditentukan metode yang paling tepat.
Perludem menilai rencana DPR membahas terpisah revisi Undang-Undang Pemilu dan Undang-Undang Pilkada kemunduran demokrasi.
Di tengah arus globalisasi dan penetrasi teknologi digital, muncul kekhawatiran baru, apakah anak-anak Indonesia masih tumbuh dengan akar budaya, alam, dan kearifan lokalnya sendiri?
Dalam kuliah umumnya Prof Connie Rahakundini Bakrie mengingatkan bahwa generasi muda sekarang adalah generasi yang hidup di masa penuh pilihan tapi juga penuh ujian.
Ia menilai sistem global saat ini dikuasai kepentingan negara-negara adidaya, sementara Indonesia kerap terjebak sebagai pasar, bukan subjek yang berdaulat.
Kebudayaan sesungguhnya bisa menjadi jawaban dalam menjawab berbagai tantangan mulai pudarnya ikatan kebangsaan yang kita miliki.
Pelajari faktor pendorong perdagangan internasional! Analisis ekonomi mendalam untuk bisnis global yang sukses dan berkelanjutan.
MENGHADAPI era digitalisasi global, Indonesia harus berbenah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved