Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBERIAN air susu ibu (ASI) atau menyusui, menjadi salah satu periode penting dalam tumbuh kembang anak. Hal itu juga menjadi salah satu cara mengatasi potensi stunting pada anak.
Melihat fakta itu, produsen perlengkapan anak, Mom Uung, melanjutkan roadshow edukasi menyusui tahun ini. Bandung, Jawa Barat, menjadi tempat pertama gelaran edukasi perdana di tahun ini.
Roadshow itu melanjutkan kesuksesan Mom Uung menggelar roadshow serupa pada 2023 yang digelar di Jakarta, Surabaya, dan Yogyakarta. Tema Roadshow kali ini ialah Sukses Menyusui Hingga 2 Tahun.
Baca juga : Tertibkan Knalpot Brong, Korlantas Lakukan Upaya Soft dan Hard Power
Medical Educator Mom Uung Rizqii Nurdiinii mengatakan, roadshow itu merupakan cara Mom Uung untuk bisa berkontribusi terhadap peningkatan angka menyusui di Indonesia. Setelah pada 2021 lalu angka menyusui di Indonesia menurun karena banyak dari ibu baru yang belum teredukasi terkait pemberian ASI dan pentingnya ASI untuk bayi.
Jalan edukasi adalah jalan yang Mom Uung pilih sebagai bentuk tindakan untuk memberi dukungan kepada ibu-ibu menyusui di Indonesia, supaya tidak ada lagi ibu-ibu diluar sana yang merasa kesulitan atau merasa berjuang sendiri untuk memberikan ASI untuk anaknya.
“ASI adalah yang terbaik dan tidak tergantikan oleh cairan apapun, antibodi yang dikandung tidak dikandung pada cairan lainnya. Dan memiliki banyak manfaat untuk tumbuh kembang si kecil”. Pungkas Rizqii.
Baca juga : Fakta ASI Eksklusif, Satu-Satunya Sumber Nutrisi Selama 6 Bulan Pertama Kehidupan
Ia menjelaskan, ASI memberikan antibodi terbaik untuk bayi. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menyarankan pemberian ASI Eksklusif 6 bulan, dan dilanjutkan hingga 2 tahun bahkan lebih.
“Acara roadshow ini kita buat gratis dan semua layanan Mom Uung juga gratis, saya cuma minta untuk kalian komitmen menyusui dan kebaikan ASI jangan berhenti di kalian, harus terus berlanjut, ke lingkungan kalian, supaya angka menyusui naik karena ASI satu-satunya cairan terbaik untuk si kecil," kata Jonathan Handoko, CEO Mom Uung.
Selain edukasi, Mom Uung juga membuka layanan konsultasi gratis 24 jam di semua media sosial, home visit, video call, dan breastfeeding home di beberapa kota di Indonesia yang dinikmati secara gratis.
"Harapannya di akhir 2024 nanti, kita sudah mendapatkan kabar meningkatnya angka menyusui di Indonesia, sehingga sampai kasus stunting pun bisa ditekan dan Indonesia menuju generasi Emas yang sehat dan cerdas," pungkas Jonathan. (Z-5)
Kondisi ini disebut pitties dan merupakan fenomena adanya benjolan pada ketiak yang muncul ketika jaringan payudara berisi ASI mengalami pembengkakan.
Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa ibu menyusui antara 12 dan 24 bulan memiliki risiko relatif stabil untuk penyakit kardiovaskular.
Karena hormon oksitosin berpengaruh terhadap produksi ASI, ibu perlu merasa nyaman, diterima, dan didukung secara emosional, terutama pada masa menyusui.
Faktor bioaktif dalam ASI itu bukan nilai nutrisi, bukan lemaknya, bukan proteinnya, tapi faktor yang dapat membantu kematangan usus dan sel-sel kekebalan.
Penggunaan ASI booster itu tetap harus ada indikasi medis.
Menyusui adalah salah satu solusi alami yang ramah lingkungan, karena mengurangi ketergantungan terhadap susu formula dan juga kemasan plastik.
Kegiatan ini sekaligus menjadi kampanye cinta lingkungan dengan pesan utama Cintai Alam, Cintai Lingkungan Beserta Habitatnya.
MAHASISWA dan dosen Program Magister (S2) Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana (UMB) menggelar kegiatan social volunteering bagi pelajar di SMA Negeri 1 Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.
Para astronom menjelaskan bahwa gerhana Matahari bukanlah peristiwa acak, melainkan fenomena yang dapat diprediksi secara ilmiah melalui perhitungan orbit Bulan dan Bumi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Ekoteologi tidak boleh berhenti sebagai wacana, tetapi harus menjadi perilaku nyata umat dalam kehidupan sehari-hari.
Data Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi anemia pada anak usia 5–14 tahun sebesar 26,8% dan pada usia 15–24 tahun sebesar 32%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved