Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
DEBAT calon wakil presiden (cawapres) yang dilaksanakan di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta pada Jumat (22/12). Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka menyinggung stunting dalam pertanyaan saat membahas infrastruktur.
Dilansir dari website Kementerian Kesehatan, menurut WHO, stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, ditandai dengan panjang atau tinggi badan berada di bawah standar.
Stunting adalah pendek atau sangat pendek panjang atau tinggi badan menurut usia yang kurang dari -2 standar deviasi (SD) pada kurva pertumbuhan WHO yang terjadi dikarenakan kondisi irreversibel akibat asupan nutrisi yang tidak adekuat dan/atau infeksi berulang / kronis yang terjadi dalam 1000 HPK.
Baca juga: Upaya Cegah Stunting, Sarana Air Bersih Dibangun di Banjaran Bandung
Penyebab stunting bisa berbagai faktor, antara lain faktor sosio-ekonomi (kemiskinan), kurangnya kecukupan ASI (air susu ibu) yang diberikan kepada balita, peran protein hewani dengan MPASI, pengaruh budaya, stock bahan pangan setempat yang kurang, serta adanya penelantaran.
Selain faktor tersebut ada pula dengan penyakit bawaan seperti jantung, bayi dengan berat badan saat lahir sangat rendah, memiliki kelainan metabolisme turunan, dan infeksi kronik yang ditimbulkan oleh kebersihan pribadi serta lingkungan yang tidak sehat.
Dalam debat perdana cawapres, Gibran bersama Prabowo bertekad dalam mengintervensi masalah stunting dan memberikan gizi tambahan pada ibu hamil. Selain itu pihaknya juga akan mengani masalah tempat tinggal.
Baca juga: Muhaimin Janji Prioritaskan Kesehatan Ibu Hamil untuk Cegah Stunting
"Kita tidak bisa hanya memberikan gizi tambahan untuk ibu hamil, kita tidak hanya membentuk rumah tinggalnya jadi ini harus dilakukan secara parelel," ungkap Gibran.
Gibran akan mempersiapkan generasi emas dengan mengadakannya makan siang gratis beserta dengan susu sebagai pelengkap kebutuhan gizi anak. “Makan gratis menuju generasi emas,” kata dia. (Z-6)
SURVEI Indekstat mengungkapkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menunjukkan angka yang tinggi.
WAKIL Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka melepas keberangkatan Presiden Prabowo Subianto ke Washington D. C., Amerika Serikat, di Pangkalan Udara TNI AU (Lanud) Halim Perdanakusuma.
KOMUNITAS Pecinan Semarang kembali menghidupkan tradisi Pasar Imlek Semawis 2026 sebagai ruang perayaan budaya yang inklusif sekaligus penggerak ekonomi rakyat.
WAKIL Presiden Gibran Rakabuming Raka menyoroti lemahnya kemampuan negara mengembalikan aset hasil korupsi, meski kerugian negara terus membengkak hingga ratusan triliun rupiah.
WAKIL Presiden, Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa pemberantasan korupsi tidak boleh berhenti pada pemidanaan semata.
PENGAMAT komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menilai peluang Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka untuk maju pada Pilpres 2029 sangat kecil.
Pengamat politik Citra Institute Yusak Farchan menilai tingginya biaya politik dalam pilkada menjadi persoalan serius dalam demokrasi Indonesia.
Thailand menggelar pemilu dini tanpa pemenang mutlak. Perebutan kursi perdana menteri dipastikan bergantung pada strategi koalisi partai-partai besar.
Keberhasilan Partai Gerindra dan Prabowo Subianto saat ini merupakan akumulasi dari kedisiplinan organisasi dan kesediaan untuk melewati proses panjang yang tidak instan.
ANGGOTA Komisi II DPR RI Romy Soekarno, menegaskan bahwa sistem pemilu di era modern harus dipandang sebagai infrastruktur digital strategis negara.
Ia juga mengkritik wacana penghapusan pilkada langsung yang kembali mencuat dengan dalih efisiensi anggaran.
POLITIK uang atau money politics di Indonesia telah menjadi masalah sistemis yang merusak kualitas demokrasi dan mengancam integritas pemilu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved