Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis penyakit telinga, hidung, tenggorokan, dan kepala leher (THT-KL) dari RS Universitas Indonesia (UI) Niken Lestari Poerbonegoro mengatakan anak yang mimisan setiap malam dan berulang kemungkinan bisa dikaitkan dengan alergi.
"Jadi pada anak-anak ini menjelang malam hari reaksi alergi yang ditandai dengan pembuluh darah melebar atau keluhan hidung gatal yang tanpa disadari sambil tidur menggosok hidung itu bisa memicu timbulnya mimisan," ucap Niken, dikutip Senin (20/11).
Niken juga menambahkan mimisan yang terjadi meskipun tidak teratur, saat diperiksakan ke dokter akan menemukan tanda dari sumber perdarahannya.
Baca juga: Cara Menghentikan Mimisan dan Pertolongannya
Pada pasien dengan alergi ada tanda seperti rongga hidungnya sempit atau bengkak di dalam hidung, dan bawah mata terlihat celong.
Penanganan anak yang mimisan karena alergi akan diberikan pengobatan yang sesuai dengan indikasi pemicunya. Namun, jika tidak menjurus kepada alergi atau tidak ada kelainan di area telinga, hidung, dan tenggorokan maka bisa dilakukan pemeriksaan darah untuk melihat apakah ada indikasi kelainan darah atau tidak.
Selain itu, mimisan juga sering dikaitkan dengan kegiatan fisik anak yang berlebihan dan di cuaca panas.
Baca juga: Jangan Panik, Ini yang Bisa Dilakukan saat Mimisan
Niken menjelaskan, hal itu terjadi karena kondisi perubahan suhu badan yang panas lalu langsung masuk ke dalam rumah yang sejuk atau dingin sehingga anak bisa langsung mimisan.
"Secara normal memang begitu terjadi perbedaan suhu tubuh harus merespon untuk menyamakan perbedaan suhu, tapi pada beberapa anak yang memiliki kecenderungan alergi atau responnya berlebihan jadi pembuluh darahnya akan mengembang berlebihan jadi memicu mimisan," terang Niken.
Dokter yang terhimpun dalam organisasi Perhimpunan Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala Leher Indonesia (PERHATI-KL) itu mengatakan, udara yang panas bisa membuat hidung menjadi berlendir dan lebih mudah mimisan.
Salah satu terapi yang bisa dilakukan adalah memberikan semprotan larutan garam ke hidung untuk melembabkan, terlebih untuk anak dengan pilek alergi.
Penyebab yang juga sering dikaitkan dengan mimisan adalah konsumsi makanan atau minuman dingin setelah beraktivitas. Niken meluruskan hal tersebut juga bisa berhubungan walaupun tidak secara langsung, karena pada anak usia enam sampai delapan tahun memiliki adenoid di rongga mulut, di belakang hidung, dan di bawah lidah.
Adenoid bisa membesar pada saat anak remaja dan yang memiliki riwayat alergi sehingga kondisi tersebut bisa memicu mimisan.
"Kadang pembuluh itu tidak hanya lokal di hidung saja yang memicu, jadi bisa di mata, di saluran nafas jadi tidak selalu harus pemicunya lewat hidung," jelasnya.
Niken berpesan pada orangtua yang memiliki anak yang sering mimisan berulang agar tidak panik karena perdarahan akan berhenti dalam satu menit dan pangku anak dalam kondisi duduk kemudian tekan lubang hidung yang keluar darah.
Jika perlu, tambahkan suplemen vitamin D3 untuk menyeimbangkan sel-sel dalam tubuh dan probiotik seperti yogurt.
Jika kejadian berulang terus, segera periksakan ke dokter spesialis THT agar diberikan penanganan untuk mencegah mimisan terjadi lagi. (Ant/Z-1)
Adam Scott mengalami mimisan yang tak kunjung berhenti. Cedera gegar otak yang dideritanya memicu dugaan rekan-rekannya mimisan tersebut akibat penggunaan kokain.
MIMISAN merupakan kondisi yang ditandai dengan perdarahan yang keluar melalui hidung. Apakah mimisan saat hamil berbahaya? Ini kata dokter kandungan.
Hidung merupakan salah satu komponen penting dalam tubuh yang berfungsi untuk keluar masuknya udara dalam tubuh manusia. Hidung juga tak lepas dari penyakit, salah satunya tumor hidung.
Teny mengatakan mendongakkan kepala atau memasukkan daun sirih ke hidung bukanlah cara yang tepat untuk mengatasi mimisan.
Saat mimisan tiba-tiba muncul, langkah-langkah cepat dan tepat dalam menghentikannya dapat menjadi pengetahuan berharga.
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Edukasi seksual tidak perlu menunggu anak dewasa. Sebaliknya, langkah perlindungan ini justru harus dimulai sejak usia dini untuk membentengi anak dari pelecehan seksual.
Pendekatan bermain jauh lebih efektif dalam memberikan edukasi seksual karena membuat informasi lebih mudah diterima tanpa menciptakan rasa takut pada anak.
Langkah preventif harus dimulai bahkan sebelum keberangkatan. Orangtua diminta untuk tidak meremehkan pemeriksaan kesehatan awal bagi anak.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved