Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BARU-baru ini viral di media sosial terkait menu stunting dalam program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Kota Depok yang dianggap tidak sesuai dengan anggarannya. Dinas Kesehatan Kota Depok pun mengakui bahwa menu yang mereka berikan sudah sesuai dengan petunjuk teknis dari Kementerian Kesehatan.
Staf Teknis Komunikasi Transformasi Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Ngabila Salama mengatakan bahwa buku juknis dari Kemenkes atau dikenal dengan buku pink kesehatan ibu dan anak sudah menjadi rujukan yang baik.
“Kalau di buku pink kesehatan ibu anak itu sudah merupakan kajian dari 12 organisasi profesi kesehatan dan sudah sangat bagus. Itu ada tabel menu makanan yang dapat kita sajikan,” ungkapnya kepada Media Indonesia, Sabtu (18/11).
Baca juga : Dugaan Korupsi Program Cegah Stunting, Juru Masak Akui Ada Potongan Dana oleh Puskesmas Depok
Lebih lanjut, menurut Ngabila, Kemenkes juga memiliki menu makanan rumah yang murah, praktis dan bergizi yang dapat diakses oleh masyarakat.
Baca juga : Viral Menu Tahu Stunting di Depok, Kejaksaan Diminta Awasi 38 Puskesmas
“Jadi untuk anak-anak utamakan protein hewani seperti telur, ikan, ayam, susu. Itu utama. Baru setelah itu karbohidrat dan gula. Ada takarannya sesuai buku yang disampaikan,” ujar Ngabila.
Sementara itu, Dokter dan ahli gizi masyarakat Tan Shot Yen mengatakan bahwa bisa saja apa yang dibagi sebagai PMT di Depok yang tengah viral tidak salah. Permasalahan utamanya justru adalah edukasi, penyuluhan dan konseling kepada masyarakat.
“Nggak dikerjain edukasi, konseling, apalagi dibuatkan demo cara bikinnya (PMT). Jadi pencegahan stunting ini memang perihal perilaku. Jika warga cuma mau terima beres, terima sumbangan saja, kapan masalah gizi bisa dientaskan,” tegas Tan Shot Yen.
“Warga lainnya di luar Depok juga kebiasaan masyarakat kita. Langsung heboh dan menuding sana sini. Makanya perlu kita benahi cara berkomunikasi,” tandasnya. (Z-8)
Selain penurunan angka stunting, hasil evaluasi menunjukkan bahwa 64,28 persen balita peserta program mengalami perbaikan status gizi.
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
SELAMA ini kita terlalu sering memaknai pembangunan sebagai pembangunan fisik: jalan, jembatan, gedung, kawasan industri, dan infrastruktur digital, tapi melupakan manusia
Kemenkes ungkap 6% bayi di Indonesia lahir dengan berat badan rendah (BBLR) lewat Program Cek Kesehatan Gratis 2025. Simak risiko stuntingnya.
Kepala BGN Dadan Hindayana mengingatkan makanan manis, gorengan, dan soda boleh dikonsumsi, tapi proporsinya perlu dikurangi agar gizi seimbang.
Data menunjukkan bahwa 20%–30% anak di Indonesia terdeteksi mengalami cacingan secara global.
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Sebagian wilayah Condet, Jakarta sudah kebanjiran, Jumat (30/1).
Kondisi ini memaksa pengendara untuk ekstra waspada dan menurunkan kecepatan secara drastis guna menghindari kecelakaan.
Jarak struktur bangunan yang tidak terlalu menempel pada lereng menjadi faktor kunci minimnya dampak fatal.
Pemerintah Kota Depok turut mengeluarkan peringatan dini bagi warga, terutama bagi mereka yang bermukim di daerah dengan topografi perbukitan atau dekat aliran sungai.
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved