Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PERIODE Oktober hingga Desember 2023, sebanyak 68,24% wilayah Indonesia telah memasuki musim penghujan. Berkaitan dengan itu, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengingatkan, perlu diwaspadai adanya potensi banjir bandang dan longsor di wilayah-wilayah bekas kebakaran hutan dan lahan.
Menurut Abdul, setelah kebakaran hutan, umumnya banyak batang pohon tumbang yang akan masuk ke badan sungai bagian hulu. Ia mengambil contoh kejadian kebakaran di Gunung Arjuno pada 2018 lalu. Akibat kejadian itu, bagian badan pohon yang tumbang menyumbat air sungai yang mengaliri air ke Kota Batu.
“Ketika tidak dibersihkan, ketika musim hujan masuk ada penumpukan massa air, debit air membesar dan bendung alam tidak mampu menahan debit air, akhirnya jebol sehingga banjir bandang melanda Kota Batu tahun 2022,” kata Abdul, Kamis (16/11).
Baca juga : Musim Hujan Tiba, Jumlah Karhutla Menurun
Terlebih, tahun ini banyak gunung yang mengalami karhutla. Di antaranya Gunung Lawu, Gunung Semeru dan Gunung Bromo. “Perlu diperhatikan anak-anak sungai yang membawa potensi banjir bandang yang ada di kabupaten/kota yang ada di tengah dan hilirnya,” imbuh dia.
Secara keseluruhan, beberapa wilayah yang harus mewaspadai potensi bencana hidrometeorologis saat musim penghujan tahun ini di antaranya Kalimantan, Sumatra Utara, Riau, Jambi, Sumatra Selatan dan Jawa.
Baca juga : Musim Hujan Tiba, Titik Panas di Kalimantan Timur Turun
“Dan kita tahu jawa bagian utara daerah pesisir rentan dengan banjir, baik kiriman maupu intensitas hujan lokal, sedangkan Jawa Tengah ke selatan yang topografinya berbukit rentan dengan longsor seperti Banyumas, Cilacap dan lainnya,” jelas Abdul.
Untuk itu, ia mengimbau kepada pemerintah daerah mengantisipasi ancaman bencana hidrometeorologi basah. Misalnya saja, untuk wilayah perkotaan, perlu dipastikan sistem drainase yang efektif dan bersih dari sampah serta mempersiapkan sistem peringatan dini ketika terjadi hujan lebat.
“Kita tahu wilayah seperti Jakarta, Semarang dan Surabaya sistem drainase tidak dirancang untuk populasi sepadat sekarang. Karenanya pastikan tidak ada sampah yang menumpuk sehingga menimbulkan banjir,” ucapnya.
Lalu, untuk kawasan perbukitan diharapkan mewaspadai retakan tanah kering pascakemarau yang berpotensi longsor. “Dan kawasan pegunungan, ketika hujan berpotensi membawa lahar dingin dan di kawasan pesisir perlu mewaspadai banjir rob,” pungkas Abdul. (Z-5)
Sebuah tebing setinggi 15 meter dilaporkan ambrol dan menutup total akses jalan alternatif yang menghubungkan Kabupaten Tasikmalaya menuju Kabupaten Pangandaran.
bencana tanah longsor di Watukumpul, Kabupaten Pemalang menimpa rumah warga, menutup ruas jalan dan mengakibatkan satu orang tewas
Petugas BPBD Kota Sukabumi bersama unsur Forkopimcam setempat langsung mendatangi lokasi. Mereka melakukan evakuasi dan pengamanan area sekaligus asesmen.
SEJUMLAH bangunan rumah warga dan tempat ibadah di Desa Campakawarna, Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur, terdampak bencana tanah longsor, Selasa (3/2) petang.
Selain proses evakuasi, Baznas juga mengaktifkan layanan Dapur Air di lokasi banjir bandang dan longsor di Bandung Barat.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menyebut, tanah longsor tidak hanya semakin sering terjadi, tetapi juga menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar.
PASCAbanjir bandang di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, ruas jalan penghubung Sokasar-Bojong di Desa Sokasari, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, putus total.
Mobil penjernih air difungsikan mengolah air kotor menjadi air bersih layak konsumsi bagi masyarakat yang mengalami krisis air bersih.
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum (PU) melakukan penanganan akses jalan dan jembatan terdampak bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Purbalingga.
Intensitas hujan yang tinggi dan rusaknya hutan di kaki Gunung Slamet mengakibatkan tiga jembatan hanyut, lima objek wisata dan sungai rusak akibat diterjang banjir bandang
Banjir bandang akibat hujan ekstrem di Purbalingga, Jawa Tengah, menewaskan satu warga, melukai satu lainnya, merusak ratusan rumah, dan memaksa ratusan orang mengungsi.
Pemkab Brebes bergerak cepat menangani banjir bandang di Bumiayu dengan mengerahkan dua alat berat untuk sodetan sungai akibat cuaca ekstrem.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved