Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bumi Menara Internusa (BMI) sebagai perusahaan pengolahan hasil laut dengan orientasi ekspor sadar akan pentingnya pemberdayaan masyarakat pesisir.
Pemberdayaan masyarakat pesisir sebagai salah satu stakeholder utama perusahaan diiringi dengan penguatan praktik budi daya perikanan yang berkelanjutan.
DIrektur BMI, Hetty Diana, mengatakan, keswadayaan merupakan sumber daya kehidupan yang abadi dan sekaligus modal utama masyarakat pesisir untuk mengembangkan dan mempertahankan diri di tengah masyarakat lainnya.
Baca juga: Legalisasi Aset, Masyarakat Pesisir Butuh Kehadiran Negara
Masyarakat pesisir sangat berkaitan erat dengan kelautan dan perikanan, maka dari itu, praktik kelautan dan budi daya perikanan harus memenuhi aspek keberlanjutan.
“Sejak 2008, sejak pertama kali mengembangkan pembinaan tambak, BMI sangat memperhatikan aspek keberlanjutan dalam usahanya," kata Diana dalam keterangan, Rabu (15/11).
Pihak Berkompeten Lakukan Pendampingan
"Hal ini kami jalankan dengan menggandeng pihak-pihak yang berkompeten untuk melakukan pendampingan serta transfer pengetahuan dan teknologi kepada para ribuan petani tangkap dan tambak di delapan lokasi di seluruh Indonesia," jelasnya.
"Organisasi tersebut di antaranya adalah WWF melalui program Seafood Savers, Yayasan Sustain Aqua Indonesia (YSAI) dan Asosiasi Perikanan Pole & Line dan Handline Indonesia (AP2HI),” ujar Diana.
Baca juga: Wilayah Pesisir Jadi Area Paling Terdampak Perubahan Iklim
Dimulai dengan bekerja sama dengan Seafood Savers sejak November 2016, BMI mendorong praktik budi daya perikanan yang berkelanjutan dan mendorong para petani tambak binaan untuk mendapatkan sertifikasi dari Best Aquaculture Practices (BAP) maupun Aquaculture Stewardship Council - ASC Shrimps.
Dalam proses pembinaan tersebut, petani tambak binaan terlibat dalam menjalankan program Aquaculture Improvement Program (AIP) yang merupakan upaya multi-stakeholder untuk mengatasi tantangan lingkungan dalam produksi akuakultur.
Bahkan, BMI menjadi perusahaan pertama di dunia yang memfasilitasi pelatihan auditor BAP sejak 2007.
Berbagai program yang diinisiasi BMI memberikan akses kepada petani tambak terhadap teknologi modern dan pelatihan, untuk meningkatkan produktivitas tambak mereka.
Baca juga: Menko PMK: Kebijakan untuk Wilayah Pesisir Harus Tepat
Satu hal lain yang penting adalah untuk meningkatkan kemampuan petani kita sebagai bekal kehidupan yang berkelanjutan serta menciptakan perikanan tambak dan perikanan tangkap yang berkelanjutan.
"Sejauh ini penerima manfaat dari program pembinaan masyarakat pesisir telah mencapai ribuan petani yang bersasal dari 8 lokasi dimana BMI beroperasi," jelas Diana.
Program pemberdayaan nelayan dan petani tangkap yang dilakukan perusahaan juga mempertimbangkan aspek lingkungan.
Baca juga: Pelindo Fasilitasi Pelatihan Ecoprint untuk Masyarakat Pesisir di Denpasar Selatan
BMI terlibat dalam upaya pelestarian lingkungan pesisir, seperti menjaga kebersihan pesisir, mengontrol buangan limbah tambak serta melakukan penanaman mangrove, seperti yang sudah dilakukan perusahaan pada daerah Situbondo dan Probolinggo Jawa Timur.
“Melalui berbagai upaya pemberdayaan ini, diharapkan nelayan, petani tambak, dan petani tangkap dapat meningkatkan kualitas hidup mereka," ucap Diana.
"PT Bumi Menara Internusa berkomitmen untuk terus berperan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di komunitas pesisir, dan akhirnya memberikan manfaat yang berkelanjutan terhadap industri perikanan nasional,” tutup Diana. (RO/S-4)
Pemkot Semarang mengalokasikan anggaran sekitar Rp87 juta dari pengalihan beberapa kegiatan di Dinas Perikanan untuk mendukung program tersebut.
Angin kencang yang bertiup saat ini kecepatan naik dua kali lipat dibandingkan kondisi normal. Jika memaksakan diri untuk melaut bisa mengancam keselamatan mereka.
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, menegaskan bahwa kemandirian pangan nasional tidak akan tercapai maksimal tanpa melibatkan potensi maritim secara progresif.
Nelayan setempat sudah tidak melaut sejak dua minggu terakhir akibat cuaca buruk.
Ribuan kapal dan perahu nelayan di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah masih bertahan sandar di sejumlah pelabuhan perikanan dan muara sungai akibat gelombang tinggi dan badai.
Nelayan yang ingin melaut diimbau untuk waspada dan selalu mencari informasi terkait cuaca.
Kehadiran personel TNI dan dukungan pemerintah provinsi memberikan suntikan semangat baru bagi petani serta pemerintah daerah, terutama di tengah tantangan keterbatasan fiskal.
Kementan memulai tahap rehabilitasi lahan sawah pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra.
KENAIKAN Nilai Tukar Petani (NTP) periode 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) dinilai tidak langsung cerminkan petani semakin sejahtera.
Pupuk bersubsidi kini lebih murah dan mudah ditebus. HET turun 20%, petani Garut sudah bisa tebus pupuk sejak awal 2026.
Prabowo secara langsung menyematkan tanda kehormatan kepada para perwakilan penerima sebagai bentuk apresiasi negara atas jasa.
Dari swasembada di sektor pangan, lanjut Prabowo, mimpinya untuk melihat keterjangkauan harga di masyarakat dapat tercapai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved