Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
AZAB atau siksa kubur diyakini orang-orang beriman akan berlangsung setelah manusia yang berdosa meninggal dunia dan dimakamkan. Begitu pun nikmat kubur akan diberikan bagi orang beriman yang melakukan amal saleh. Hal tersebut setidaknya disampaikan Al-Qur'an Surat Ghafir atau Al-Mu'min ayat 46.
Bagaimanakah tafsir atau penjelasan Surat Ghafir atau Al-Mu'min ayat 46 tentang azab kubur? Berikut pemaparan Kiai Asyari Masduki dari LDNU PC Kediri, Jawa Timur.
ٱلنَّارُ یُعۡرَضُونَ عَلَیۡهَا غُدُوࣰّا وَعَشِیࣰّاۚ وَیَوۡمَ تَقُومُ ٱلسَّاعَةُ أَدۡخِلُوۤا۟ ءَالَ فِرۡعَوۡنَ أَشَدَّ ٱلۡعَذَابِ
An naaru yu'radhuuna 'alaihaa guduwwaw wa 'asyiyyaa wa yauma taquumus saa'ah, adkhiluu aala fir'auna asyaddal 'adzaab.
Baca juga: Tafsir Surat Fushilat Ayat 46 Allah tidak Berbuat Zalim
Mereka diperlihatkan neraka pada waktu pagi dan petang. Dan pada hari terjadi kiamat masukkanlah para pengikut Fir'aun (orang-orang kafir) pada azab yang lebih berat.
Menurut Asyari, ayat 46 dari Surat Ghafir atau Al-Mu'min menjelaskan tentang keberadaan azab kubur. Siksa ini berupa diperlihatkan neraka kepada orang-orang kafir dua kali sehari, yakni pagi hari dan sore hari.
Baca juga: Tafsir Al-Qur'an tentang Allah Maha Kaya dari Alam Semesta
"Orang-orang kafir tersiksa dengan melihat tempat tinggal mereka yang abadi di akhirat," kata Asyari. Dalam urutan ayat di atas, firman Allah (ويوم تقوم الساعة/dan pada hari terjadinya kiamat) setelah (النار يعرضون عليها غدوا وعشيا) menunjukkan bahwa neraka diperlihatkan pada orang-orang kafir bukan setelah terjadi kiamat, tetapi sebelum kiamat.
Padahal neraka juga tidak diperlihatkan pada orang-orang kafir di dunia. Maka ini menunjukkan bahwa peristiwa itu terjadi setelah dunia dan sebelum kiamat, yaitu di alam barzakh/kubur.
Baca juga: Tafsir Surat At-Tahrim Ayat 6 tentang Neraka dan Malaikat
Berikut ayat lain yang menguatkan keberadaan azab kubur di Surat Tha-Ha ayat 124.
وَمَنۡ أَعۡرَضَ عَن ذِكۡرِی فَإِنَّ لَهُۥ مَعِیشَةࣰ ضَنكࣰا
Dan barang siapa yang berpaling dari peringatanku maka baginya kehidupan yang sempit.
Baca juga: Tafsir Surat Al-A'raf Ayat 180 terkait Asmaul Husna
Para ulama menjelaskan bahwa salah satu jenis azab kubur ialah disempitkan kuburnya. Akibatnya, tulang rusuk bagian kanan dan kiri saling bersilangan.
Ia memperingatkan keyakinan Hizbut Tahrir yang menyimpang yaitu mengingkari azab kubur. Kelompok itu beralasan hadis yang menjelaskan tentang azab kubur berstatus ahad yang menurut mereka tidak boleh dijadikan hujah dalam masalah akidah.
Baca juga: Tafsir Surat Ali Imran 133 tentang Surga dan Penghuninya
Selain keyakinan tersebut bertentangan dengan dua ayat di atas, hadis tentang azab kubur juga ditegaskan dalam hadis mutawatir maknawi. Tidak benar jika dikatakan bahwa status hadis tentang azab kubur ialah ahad.
Seandainya benar status hadis tentang azab kubur itu ahad, para ulama mengatakan bahwa hadis ahad jika tergolong sebagai hadis masyhur dan semua perawinya disepakati ketsiqahannya, hadis tersebut dapat digunakan sebagai hujah dalam akidah.
Salah satu penyebab seseorang diazab dalam kubur ialah air kencing dan namimah. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
استَنْزِهُوا من البول؛ فإنَّ عامَّة عذاب القبر منه
Bersucilah kalian dari kencing, karena kebanyakan azab kubur itu berasal darinya. (HR Ad-Daraquthni).
Baca juga: Tafsir Al-Qur'an tentang Perbuatan Baik Orang Beriman dan Kafir
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menjelaskan tentang penyebab dua ahli kubur yang sedang diazab.
إِنَّهُمَا لَيُعَذَّبَانِ وَمَا يُعَذَّبَانِ فِي كَبِيرٍ أَمَّا أَحَدُهُمَا فَكَانَ لَا يَسْتَتِرُ مِنْ الْبَوْلِ وَأَمَّا الْآخَرُ فَكَانَ يَمْشِي بِالنَّمِيمَةِ
Keduanya sungguh sedang disiksa. Dan tidaklah keduanya disiksa disebabkan berbuat dosa besar (dalam anggapan banyak orang, padahal keduanya telah berbuat dosa besar). Yang satu disiksa karena tidak bersuci dari kencing sedang yang satunya lagi karena selalu mengadu domba. (HR Al-Bukhari dan Muslim).
Itulah tafsir Surat Ghafir atau Al-Mu'min ayat 46 tentang azab kubur. Semoga dapat dipahami. (Z-2)
Bedah tuntas Surat Nuh: Latar belakang Asbabun Nuzul, strategi dakwah 950 tahun, rahasia dahsyatnya Istighfar (Ayat 10-12), dan keutamaan membacanya.
SURAT Al-Ma'arij adalah salah satu surat dalam Al-Qur'an yang memiliki muatan psikologis dan eskatologis (ilmu akhirat) yang sangat kuat.
Kegiatan validasi ini melibatkan para ulama, akademisi, seniman serta pegiat budaya. Nantinya, usai proses validasi ini selesai, akan berlanjut pada proses pencetak.
Keberhasilan penyelenggaraan STQH harus memenuhi lima parameter utama,
MUKJIZAT Al-Qur'an tidak hanya terkait dengan kisah masa lalu sebelum kedatangannya, tetapi juga prediksi masa depan ketika itu seperti kemenangan umat Islam dan Romawi.
MUKJIZAT Al-Qur'an kali ini tentang informasi selamatnya tubuh Firaun yang menentang Nabi Musa AS dan Nabi Harun AS. Langsung saja klik artikel ini untuk lebih jelasnya.
Pelajari perbedaan Juz 26, 27, 28, 29, dan 30 mulai dari daftar surat, karakteristik bahasa, hingga tema besar akidah dan hukum sosial di Al-Qur'an.
Pelajari makna mendalam Surat Al-Ahqaf, sejarah asbabun nuzul, pesan utama tentang orang tua, hingga keutamaan membacanya untuk ketenangan hidup.
Pelajari makna mendalam Surat Muhammad, sejarah asbabun nuzul, pesan utama tentang perjuangan, serta keutamaan membacanya bagi umat Muslim.
Temukan makna mendalam Surat Al-Fath, sejarah Perjanjian Hudaibiyah, kandungan pokok, hingga keutamaan membacanya yang mendatangkan ketenangan hati.
Pelajari makna mendalam, asbabun nuzul, dan pesan utama Surat Al-Hujurat sebagai panduan etika sosial dan kunci keharmonisan umat Islam di era modern.
Marcell Siahaan merilis lagu religi “Menuju Cahaya” yang terinspirasi konsep Tazkiyatun Nafs dan ayat-ayat Al-Quran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved