Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Surat Al-Ahqaf: Makna, Asbabun Nuzul, dan Keutamaan Membacanya

Media Indonesia
28/2/2026 21:26
Surat Al-Ahqaf: Makna, Asbabun Nuzul, dan Keutamaan Membacanya
Ilustrasi.(Freepik)

SURAT Al-Ahqaf adalah surat ke-46 dalam Al-Qur'an yang menyimpan pesan mendalam tentang ketauhidan, sejarah umat terdahulu, hingga pedoman hidup berkeluarga. Sebagai bagian dari kelompok surat Ha Mim, Al-Ahqaf menjadi pengingat bagi manusia akan pentingnya kerendahan hati di tengah kejayaan materi.

Surat ini bukan sekadar narasi sejarah, melainkan panduan spiritual tentang tauhid, akhlak kepada orangtua, dan pembuktian kebenaran risalah Nabi Muhammad SAW. Lebih lengkapnya simak pemaparan berikut.

Makna dan Asal-usul Nama Al-Ahqaf

Kata Al-Ahqaf secara harfiah berarti Bukit-Bukit Pasir. Nama ini diambil dari ayat ke-21 yang mengisahkan Nabi Hud AS saat memberikan peringatan kepada kaum 'Ad.

Kaum 'Ad tinggal di wilayah perbukitan pasir yang terletak di antara Yaman dan Oman (Hadramaut). Meskipun memiliki peradaban yang maju dan kekuatan fisik yang luar biasa, mereka binasa oleh azab Allah berupa angin kencang karena kesombongan dan penolakan terhadap dakwah tauhid.

Asbabun Nuzul: Sejarah di Balik Ayat

Memahami konteks turunnya ayat (Asbabun Nuzul) sangat penting untuk menangkap pesan utamanya. Salah satu momen krusial dalam Surat Al-Ahqaf adalah turunnya ayat 10 yang berkaitan dengan Abdullah bin Salam.

Diriwayatkan oleh Imam Ath-Thabrani, ketika Abdullah bin Salam (seorang alim dari kalangan Yahudi) menyatakan keimanannya setelah melihat tanda-tanda kenabian pada diri Rasulullah SAW, kaumnya justru menghina dan mengingkarinya. Ayat ini turun untuk menyindir kesombongan kaum kafir yang menolak kebenaran padahal saksi dari kalangan mereka sendiri telah mengakuinya.

Pesan Utama Surat Al-Ahqaf

  • Kewajiban Berbakti (Birrul Walidain): Ayat 15 menekankan perintah untuk memuliakan orangtua, terutama ibu yang telah bersusah payah mengandung dan menyusui.
  • Titik Balik Usia 40 Tahun: Allah SWT menyebutkan usia 40 tahun sebagai masa di mana manusia harus mencapai kematangan jiwa dan memperbanyak doa syukur: "Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat-Mu..."
  • Dakwah kepada Jin: Menunjukkan bahwa risalah Islam bersifat universal, tidak hanya untuk manusia tetapi juga bagi golongan jin (ayat 29-32).

Baca juga: Memahami Asmaul Husna Al-Waali Makna, Dalil, Perbedaan dengan Al-Waliy

Keutamaan Membaca Surat Al-Ahqaf

Membaca dan mengamalkan isi Surat Al-Ahqaf membawa berbagai fadhilah bagi seorang mukmin, di antaranya:

Keutamaan Penjelasan
Ketenangan Batin Menjauhkan pembacanya dari kegelisahan hidup di dunia dan ketakutan pada hari kiamat.
Syafaat Akhirat Menjadi wasilah perlindungan dari azab bagi mereka yang merenungi maknanya secara rutin.
Keberkahan Keluarga Mengandung doa-doa mustajab untuk kebaikan keturunan dan keharmonisan dengan orang tua.

Baca juga: Asmaul Husna Al-Bathin Memahami Kedekatan Allah yang Maha Tersembunyi

Sebagai tambahan, berikut sejumlah keutamaan dan khasiat Surat Al-Ahqaf. Ini dilansir dari abusyuja.com.

1. Surat Al-Ahqaf termasuk Al-Matsani untuk Rasulullah SAW sebagai pengganti kitab Injil.

2. Orang yang membaca Surat Al-Ahqaf akan terhindar dari kegelisahan hidup di dunia dan keguncangan hari kiamat.

Rasulullah SAW pernah bersabda, "Barangsiapa yang membaca Surat Al-Ahqaf setiap hari atau setiap hari Jumat, Allah tidak akan menimpakan kesulitan hidup di dunia dan ia juga aman dari keguncangan (ketakutan) di hari kiamat, Insya Allah." (Tsawabul A’mal halaman 143)

Baca juga: Doa Lailatul Qadar, Dialog Nabi dan Aisyah, Kenapa Pakai Afuw bukan Maghfirah

3. Surat Al-Ahqaf dapat dijadikan wasilah atau doa agar anak-anak kita dijaga dari segala penyakit.

Rasulullah SAW pernah bersabda, "Barangsiapa yang menuliskannya (Surat Al-Ahqaf) dan mengalungkannya kepada anak kecil atau menulisnya dan meminumkan airnya kepada anak tersebut, ia akan memiliki tubuh yang kuat, selamat dan sehat, serta mendapatkan kebahagiaan di dalam ayunan." (Tafsirul Burhan, Juz VII, hlm. 184)

4. Surat Al-Ahqaf dapat dijadikan wasilah doa agar dicintai banyak orang dan sebagai obat untuk segala penyakit.

Rasulullah SAW pernah bersabda, "Barangsiapa yang menulisnya (Surat Al-Ahqaf) di dalam lembaran, membasuhnya dengan air zamzam, dan meminumnya, ia akan dicintai oleh orang lain, perkataannya akan didengar, tidak ada suatu yang didengar kecuali perkataannya, dapat menyembuhkan segala macam penyakit. Tulislah dan celupkan ke dalam air, lalu basuhkan airnya pada beberapa penyakit, penyakit itu akan sembuh karenanya, dengan izin Allah." (Tafsirul Burhan, Juz VII, hlm. 184)

Baca juga: Tarawih 20 Rakaat Vs 8 Rakaat antara Umar bin Khattab dan Al-Bani

5. Surat Al-Ahqaf dapat dijadikan doa wasilah agar memperoleh nikmat dari Allah. Adapun caranya yaitu dengan membaca Surat Al-Ahqaf ayat 15 secara terus menerus. 

6. Surat Al-Ahqaf dapat dijadikan doa atau wasilah agar terhindar dari kejahatan musuh dan dapat mengalahkannya. Caranya membaca Surat Al-Ahqaf ayat 21-25 secara rutin dan istikamah.

Baca juga: Rumus Imam Al-Ghazali Puasa Ramadan Mulai Kamis, Kapan Lailatul Qadar

People Also Ask (FAQ)

  • Apa arti Al-Ahqaf? Al-Ahqaf berarti bukit-bukit pasir, merujuk pada wilayah tempat tinggal kaum 'Ad di Yaman.
  • Mengapa usia 40 tahun disebut dalam Surat Al-Ahqaf? Karena pada usia tersebut manusia dianggap mencapai puncak kematangan fisik dan intelektual, sehingga dianjurkan untuk memperbanyak doa syukur dan taubat.
  • Apa hubungan Surat Al-Ahqaf dengan jin? Ayat 29-32 menceritakan tentang sekelompok jin yang mendengarkan bacaan Al-Qur'an Nabi Muhammad SAW lalu mereka beriman dan mendakwahkannya kepada kaumnya.

Baca juga: Zakat Fitrah Pakai Beras atau Uang Simak Perbandingan Empat Mazhab

Kesimpulan

Surat Al-Ahqaf mengajarkan kita bahwa kejayaan suatu bangsa atau individu tidak akan kekal tanpa landasan iman. Pesan tentang berbakti kepada orangtua dan kesadaran akan usia kematangan (40 tahun) menjadi pengingat agar kita selalu memperbaiki diri sebelum ajal menjemput. Dengan rutin membaca dan memahami maknanya, kita diharapkan mendapatkan perlindungan dan keberkahan dalam menjalani kehidupan yang fana ini.

Practical Checklist: Amalan dari Surat Al-Ahqaf

  • Membaca Surat Al-Ahqaf secara rutin (khususnya di malam Jumat atau setiap hari).
  • Mengamalkan doa syukur pada ayat 15 setiap selesai shalat.
  • Meningkatkan bakti kepada orang tua sebagai bentuk syukur kepada Allah.
  • Mengambil pelajaran dari kehancuran kaum 'Ad agar tidak sombong atas pencapaian duniawi. (I-2)

Baca juga: Urutan 30 Surat Juz Amma Lengkap Arab, Latin, dan Arti

PENAFIAN

Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya