Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis kulit dr Eddy Karta SpKK PhD menjelaskan cara merawat kulit saat polusi udara yang cukup tinggi akhir-akhir ini mulai dari memakai produk perawatan kulit hingga cara mengaplikasikan produk ke kulit dengan tepat.
"Perawatan kulit pada polisi udara yang buruk saat ini ialah melindungi kulit dari matahari dan bahaya partikel polutan," kata Eddy seperti dilansir dari Antara.
Untuk melindungi kulit dari matahari dan partikel polutan, penting untuk menggunakan tabir surya (sunscreen) yang mengandung antiradiasi dan antipolusi. Jangan lupa untuk membersihkan kulit secara teratur agar kotoran dan debu tidak menyumbat pori-pori kulit.
Dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) tersebut juga mengatakan untuk memilih sabun pembersih wajah yang sesuai dengan jenis kulit masing-masing dan usahakan mengandung bahan "gentle" atau aman bagi kulit. Jika sedang beraktivitas di luar ruangan cuci wajah lebih sering dan gunakan sunscreen secara berkala.
Baca juga: Anda Sering Beraktivitas di Luar Ruangan? Jangan Lupa Rawat Kulit Wajah
"Gunakanlah beberapa lapis perlindungan dalam skincare dengan bahan yang menguatkan skin barrier dan bahan antioksidan," kata dokter yang praktik di C(E)K Kulit dan Kelamin tersebut.
Bahan produk perawatan kulit untuk memperkuat dinding kulit antara lain ceramide dan hyaluronic acid, plant peptide, dan probiotics. Selain itu kandungan antioksidan untuk mengurangi risiko serta penuaan dini, yakni vitamin C, vitamin E, ferulic acid, dan niaciamide.
Akan tetapi Eddy mengingatkan untuk menyesuaikan jenis kulit dengan produk perawatan sesuai kebutuhan kulit. Di musim panas dan lembab serta polusi saat ini, pilihlah pembersih wajah dengan pH seimbang, noncomedogenic (tidak membuat komedo), serta tidak membuat kulit kering.
Baca juga: Polusi Udara Kian Buruk, Masyarakat Diimbau Jaga Kesehatan
"Selain itu pelembab wajah idealnya bertekstur ringan dan mudah meresap dan diperkaya antioksidan," katanya.
Pilihlah tabir surya atau sunscreen dengan kandungan minimal 30 PA +++ dan memiliki kandungan antipolusi. Umumnya tersedia dalam bentuk losion atau krim yang dapat digunakan sesuai tipe kulit wajah.
Eddy pun menjelaskan secara singkat cara mengaplikasikan produk perawatan kulit wajah yang tepat terutama pada kondisi polusi seperti saat ini.
"Bersihkan wajah dengan pembersih. Lalu, oleskan serum atau obat oles atau obat totol sesuai permasalahan kulit (jika ada) timpa dengan pelembab. Terakhir pakai sunscreen dengan kandungan anti-UVA dan UVB," kata Eddy. (Z-6)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui bahwa tantangan polusi di Ibu Kota semakin kompleks, sehingga regulasi lama seperti Perda Nomor 2 Tahun 2005 sudah tidak lagi memadai.
Penelitian terbaru mengungkap polusi udara telah ada sejak Kekaisaran Romawi Kuno.
Konsentrasi partikel halus () di Tangerang Selatan kerap melampaui ambang batas aman yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Riset Northwestern University ungkap asap kayu di rumah menyumbang 20% polusi mematikan di AS.
Penelitian terbaru mengungkap bagaimana retakan es Arktik dan polusi ladang minyak memicu reaksi kimia berbahaya yang mempercepat pencairan es kutub.
Studi itu menemukan hubungan antara paparan partikel super kecil polutan udara (PM2,5) dan nitrogen dioksida dengan peningkatan risiko tumor otak.
Brightlogy diperkenalkan sebagai face cream dengan kandungan 1% hexylresorcinol yang diklaim setara dengan 4% hydroquinone, bahan pencerah yang penggunaannya diatur secara ketat.
PERAWATAN wajah kini bergeser dari obsesi memutihkan kulit menjadi upaya menjaga kesehatan kulit secara menyeluruh.
Peningkatan ini banyak didorong oleh generasi muda, khususnya Gen Z dan milenial, yang semakin memprioritaskan perawatan kulit sebagai bagian dari self-care jangka panjang.
Dengan mengutamakan keseimbangan bahan aktif yang purposeful, produk Sungboon Editor dirancang untuk menjaga vitalitas kulit.
Kini, fokus perawatan tidak hanya pada mengurangi tanda penuaan, tetapi juga memperkuat kondisi kulit dari dalam agar tetap sehat, kenyal, dan bercahaya.
Dalam presentasinya, dr. Olivia membawakan materi berjudul 'Breaking Barriers, Building Brands: A Woman’s Path to Business Leadership'.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved