Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) RI memberikan pembinaan bagi peningkatan kapasitas dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) para penerima manfaat Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) Al-Azhar dan Timur Tengah. Acara yang dilaksanakan secara daring dan disiarkan melalui kanal Youtube Baznas TV, Rabu (27/9) tersebut dihadiri dihadiri Deputi II Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. H. M. Imdadun Rahmat serta Ketua Komisi Dakwah MUI Dr. KH. Ahmad Zubaidi MA.
"Baznas mempunyai berbagai program beasiswa. Salah satunya pemberian beasiswa kepada mahasiswa Indonesia yang belajar di Universitas Al-Azhar sejak 2019. Jadi ini sudah tahun ke-4 dan sudah memiliki 3 angkatan," ujar Imdadun.
Hingga 2023, lanjut Imdadun, dari tiga angkatan terdapat 290 mahasiswa yang menerima Beasiswa Cendekia Baznas Al-Azhar. Sementara 50 mahasiswa lainnya dari kampus yang tersebar di wilayah Timur Tengah seperti, Mesir, Sudan, Tunisia, Yordania, Yaman dan Maroko.
"Program ini merupakan salah satu program kontribusi Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) untuk mendukung gerakan dakwah di masa depan. Tidak hanya dakwah zakat namun juga dakwah Islam," tambahnya.
Menurutnya, para penerima beasiswa ini adalah orang-orang penting, orang-orang berkualitas, dan di masa yang akan datang akan menjadi pemimpin umat. "Misalnya saja di tengah-tengah kita ada saudari Rifadhoh Wakil Koordinator PPI Dunia kawasan Timur Tengah dan Afrika, ada juga saudara Teja Wirahadi pengurus PPI Mesir. Artinya ada banyak peserta penerima beasiswa ini yang telah memulai karir kepemimpinan mereka," kata Imdad.
Imdadun juga menekankan, Baznas berkomitmen untuk mendukung, melanjutkan program beasiswa Al-Azhar dan Timur Tengah. "Termasuk dalam mendampingi para penerima beasiswa dengan berbagai program pembinaan salah satunya melalui forum seperti ini," ujarnya.
Sedangkan Ketua Komisi Dakwah MUI Dr. KH. Ahmad Zubaidi MA yang menyampaikan materi terkait Islam wasathiyah di Indonesia, memberikan apresiasi atas program beasiswa yang digulirkan Baznas ini. "Para penerima beasiswa ini telah merasakan langsung manfaat dari pengelolaan dana ZIS yang dilakukan BAZNAS dalam rangka ikut menyejahterakan umat dan membangun peradaban," ujarnya. (RO/R-2)
Anwar-Reny mencatat capaian program BERANI di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, mulai dari 23.568 beasiswa hingga layanan kesehatan bagi 135.084 warga.
Farhan menyebut, dalam pendekatan yang lebih logis, penerima beasiswa negara seharusnya memiliki komitmen moral untuk kembali dan berkontribusi bagi Indonesia.
EMPAT alumni telah mengembalikan dana sebesar Rp1 hingga Rp2 miliar karena terbukti dijatuhi sanksi akibat tak menjalankan kewajiban mereka. Hal itu disampaikan Direktur Utama LPDP
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) masih menghitung besaran dana beasiswa yang akan dikembalikan oleh alumni Arya Iwantoro, suami Dwi Sasetyaningtyas
Pengamat soroti polemik mantan penerima beasiswa LPDP. Simak analisis mengenai celah aturan, dilema karier, dan urgensi perencanaan tenaga kerja nasional.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Stella Chrstie ikut memberikan tanggapan terkait alumni LPDP viral karena ogah anaknya menyandang status WNI.
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Ahmad Tholabi Kharlie meminta masyarakat bersikap tabayun dan proporsional menyikapi polemik pernyataan Menteri Agama terkait zakat.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menggelar prosesi penandatanganan Nota Kesepahaman.
Baznas terus memperkuat kelompok petani binaan program Lumbung Pangan (LP) di berbagai daerah di Indonesia dalam mempersiapkan beras kualitas premium untuk kebutuhan Zakat Fitrah.
Nasaruddin Umar menegaskan zakat hanya boleh disalurkan kepada delapan asnaf sesuai syariat Islam dan UU Pengelolaan Zakat, serta membantah isu zakat digunakan untuk program MBG.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menegaskan bahwa zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki dan masyarakat tidak akan digunakan untuk mendanai program MBG.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menghadirkan Program Pesantren Jalan Cahaya pada Ramadan 1447 H di 20 titik se-Indonesia selama bulan suci.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved