Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
ISU plagiarisme Malaysia terhadap produk budaya Indonesia kembali mencuat. Kali ini ialah lagu Helo Kuala Lumpur yang diupload di akun YouTube Lagu Kanak TV asal Malaysia yang memiliki nada dan lirik serupa dengan lagu Halo Halo Bandung ciptaan Ismail Marzuki.
Melihat hal itu, Budayawan Argo Twikromo menilai, ada beberapa faktor yang melatarbelakangi hubungan Indonesia dan Malaysia yang seringkali ‘tidak hangat.’ Di antaranya, persoalan masa lalu gerakan Ganyang Malaysia yang diinisiasi oleh Soekarno, hingga banyaknya warga Indonesia yang pergi ke Malaysia dan menyebarluaskan budaya Indonesia di sana.
“Tapi ini hanya beberapa alternatif. Namun, saya bisa katakan bahwa kebudayaan cair dan dinamis. Sehingga ada persentuhan di situ, ada konflik, ada persatuan, dan banyak hal. Dan mungkin peran-peran seperti ekonomi politik bisa masuk di situ,” kata Argo saat dihubungi, Kamis(14/9).
Baca juga : Viral Lagu Hello Kuala Lumpur Mirip Halo-Halo Bandung, Kemendikbud Tempuh Jalur Hukum
Lebih jauh, Dosen Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta itu menilai bahwa identitas kebangsaan menjadi satu hal yang kini dianggap penting. Karenanya, sering terjadi konflik antarnegara, terlebih lagi jika kedua negara pernah mengalami hubungan yang tidak akur.
“Dasarnya, sistem yang dibuat untuk memperkuat ke-aku-an itu menjadi jurang perbedaan yang cukup kuat. Tapi sebetulnya itu bisa kok diselesaikan dengan bijak. Kita berdialog,” bebernya.
Tapi, menurut dia, jika benar lagu Helo Malaysia merupakan karya jiplakan, maka tentu harus ditempuh melalui jalur hukum dengan dasar bukti yang kuat.
Baca juga : Penjiplakan Lagu Halo-Halo Bandung Merupakan Masalah Moral
“Karena saat ini masuk zaman hak cipta, masalahnya hukum. Tapi kita pun harus memahami bahwa hasilnya memuaskan kedua belah pihak atau tidak, kita gak tahu,” jelas Argo.
Namun, ia berharap, sebagai negara yang hidup serumpun, semestinya Indonesia dan Malaysia hidup dengan harmonis, tanpa ada persaingan satu dan lainnya.
“Keharmonisan kehidupan bersama antara dua negara yang bertetangga dan bahkan dunia ini jadi suatu kerekatan. Karena Indonesia sendiri yang saya kenal punya karakter kehidupan dan karakter harmonis bangsa,” pungkasnya. (Ata/Z-7)
Tim nasional futsal putri Indonesia bermain imbang 4-4 melawan Malaysia di Grup A Kejuaraan Futsal Putri ASEAN 2026 di Thailand. Hasil ini membuat peluang Indonesia ke semifinal semakin berat.
Umat Islam di Malaysia akan memulai ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah pada Kamis (19/2).
Simak kronologi SEAblings vs Knetz yang memicu seruan boikot drakor. Ketahui alasan di balik solidaritas netizen Asia Tenggara melawan rasisme digital.
KOLABORASI lintas negara dalam hal peningkatan layanan kesehatan dinilai sebagai hal yang penting untuk mendukung ekosistem kesehatan global.
Ernest Zacharevic menggugat AirAsia dan Capital A ke Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur. Maskapai tersebut diduga menggunakan karya muralnya tanpa izin untuk branding pesawat.
Panduan lengkap cara nonton Olimpiade Musim Dingin 2026 Milano Cortina di Indonesia. Link streaming resmi, jadwal TVRI Sport, dan tips nonton gratis.
Joko Anwar menjelaskan bahwa pemilihan lagu Cicak-cicak di Dinding bukanlah sekadar pemanis, melainkan cerminan perilaku entitas hantu di dalam film Ghost in the Cell.
Jingle perusahaan merupakan instrumen promosi, bukan komersial.
Lagu atau musik yang muncul dalam video streaming maupun live streaming di platform digital merupakan objek pengumpulan royalti.
Perilisan lagu berjudul Miliaran Manusia dan Agency ini bertujuan untuk memperkenalkan nuansa pementasan kepada calon penonton Musikal Perahu Kertas.
60 pencipta lagu yang tergabung dalam Garda Publik Pencipta Lagu (Garputala) melaporkan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
SPOTIFY resmi merilis Wrapped 2025 untuk para pendengar di seluruh dunia. Setiap tahunnya, Spotify Wrapped merangkum perjalanan mendengarkan musik dan podcast
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved