Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER Spesialis Penyakit Dalam Andi Khomeini Takdir mengatakan akar dari penyakit diabetes adalah terjadinya resistensi insulin (hormon pengatur metabolisme karbohidrat) dalam tubuh, yang tidak sanggup lagi menahan asupan gula dalam tubuh.
"Akibat mengonsumsi gula, tubuh merespons setiap gula yang masuk dengan melepaskan insulin dari pankreas. Ketika gulanya lebih banyak, secara bertahap tubuh melepas insulin lebih banyak dari biasanya," katanya dalam acara gelar wicara terkait diabetes, yang diikuti secara daring di Jakarta, Rabu (13/9).
Dokter yang akrab disapa Dokter Koko itu mengatakan banyaknya hormon insulin yang dilepaskan menyebabkan sejumlah jaringan sel lemak yang ada pada hati, otot, dan otak secara perlahan akan resisten terhadap insulin.
Baca juga: Orangtua Diminta Kenali Gejala Diabetes pada Anak
Resistensi insulin, kata dia, menyebabkan tubuh tidak lagi merespons hormon insulin, yang membantu mencerna zat-zat yang terdapat pada makanan yang dikonsumsi.
"Analoginya seperti anak kecil yang biasa dimarahi, karena sudah sering, akhirnya sudah kebal. Sama halnya dengan insulin yang sering diberi gula, akhirnya sudah kebal dan tidak merespons," ujarnya.
Kemudian, kata Dokter Koko, pankreas menjadi tidak kuat dalam memproduksi insulin dalam jumlah yang banyak. Hal tersebut menyebabkan kadar gula dalam darah menjadi lebih tinggi.
Baca juga: Deteksi Dini Bisa Cegah Komplikasi Berat Diabetes pada Anak
Hal tersebut, katanya, berakibat pada penumpukan lemak pada sejumlah tempat yang mengakibatkan overweight, obesitas, hingga komplikasi dengan penyakit lainnya.
Oleh karena itu, Dokter Koko mengajak masyarakat untuk mengetahui apa yang dibutuhkan oleh tubuh, serta membatasi konsumsi makanan yang tidak dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah yang banyak.
"Kalori yang dibutuhkan oleh orang yang duduk di balik meja dengan yang bekerja di lapangan tentu berbeda kebutuhannya," ujar dia.
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Dante Saksono Harbuwono juga telah mengajak masyarakat untuk menjadi smart eater dengan cara memilah secara cerdas ragam makanan yang akan dikonsumsi guna mencegah dampak buruk obesitas.
"Yang diperlukan adalah mendidik masyarakat menjadi smart eater atau cerdas untuk makan. Jadi sebelum dia makan, sebelum beli makanan, dia baca dulu kalorinya berapa, sehingga bisa diperhitungkan dampaknya," kata Wamenkes Dante, Senin (24/7).
Ia mengatakan, indeks masa tubuh pada anak dapat dihitung dengan rumus membagi berat badan (dalam kilogram) dengan tinggi badan (dalam meter kuadrat) untuk mengetahui status gizi yang didapat.
"Kalau indeks masa tubuh dia lebih dari 25, disebut obesitas, kalau 25 sampai 30, dia obesitas 1, dan lebih dari 30 termasuk obesitas 2," katanya.
Sedangkan pada dewasa, kata Wamenkes Dante, hal terpenting adalah mengukur lingkar perut. Pada laki-laki tidak boleh lebih dari 90 sentimeter dan perempuan 80 sentimeter. (Ant/Z-1)
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Virus Nipah secara alami berasal dari kelelawar pemakan buah dari genus Pteropus atau dikenal sebagai flying fox.
Penularan utama leptospirosis terjadi melalui kontak kulit dengan air atau tanah yang telah tercemar urine hewan pembawa bakteri, dengan tikus menjadi perantara yang paling sering ditemukan.
TANTANGAN dan dinamika penyakit hati di Indonesia disoroti. Penyakit hati di Indonesia menunjukkan pola yang semakin kompleks, mulai dari hepatitis kronis, sirosis, hingga kanker hati.
Epilepsi bukan penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, atau organisme yang bisa berpindah antarindividu.
Kondisi kaki dapat memberikan petunjuk penting terkait kesehatan saraf, peredaran darah, hingga penyakit sistemik.
Peneliti Universitas Bonn temukan manfaat luar biasa diet oat selama dua hari bagi penderita sindrom metabolik. Simak bagaimana oat mengubah bakteri usus dan kesehatan jantung.
Resistensi insulin adalah akar masalah diabetes dan obesitas yang sering tidak terdeteksi. Kenali gejala fisik, penyebab, dan cara memulihkannya secara alami di sini.
Oahraga yang dilakukan sesaat setelah sahur sangat tidak dianjurkan. Hal ini karena aktivitas fisik di pagi hari saat berpuasa dapat memicu dehidrasi.
Asupan nutrisi pada waktu sahur dan berbuka harus benar-benar diperhatikan agar kebutuhan vitamin, mineral, dan air tetap terpenuhi.
Studi terbaru mengungkap diabetes bukan sekadar masalah kesehatan, tapi ancaman bagi GDP dunia. Temukan mengapa pencegahan dini menjadi kunci stabilitas ekonomi.
Pada penderita diabetes, infeksi ini dapat berkembang lebih cepat, sulit disembuhkan, dan berpotensi menimbulkan komplikasi jika tidak ditangani secara tepat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved