Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA Syiar Network (ISN) kembali menghadirkan untuk kedua kalinya, Ustadzah Yasmin Mogahed di Jakarta, Minggu (27/8).
Untuk kesempatan kali ini, ISN mengadakan Inspiring Seminar dengan topik ‘The Breaking Dawn: Finding Joy in the Midst of Pain’ yang diharapkan bisa mengajak semua peserta untuk mendapatkan pergerakan transformatif dalam diri untuk menghadapi setiap tantangan kehidupan yang dialami sehari-hari.
Sesi awal diawali dengan doa pembukaan yang dipimpin Habib Hud bin Bagir Al Attas dan dilanjutkan dengan pembacaan Ayat Suci Al-Quran oleh Wirda Mansur.
Baca juga: Cinta Qur'an Center Gelar Kumpulan Kisah Para Calon Dai
Acara utama berfokus pada isi dan pembicaraan yang disampaikan Ustadzah Yasmin Mogahed seputar dinamika kehidupan sebagai umat manusia berbeda-beda.
Hadirkan Pembicara Internasional Ustadzah Yasmin Mogahed
Apa yang diungkapkan Ustadzah Yasmin dengan niatan yang sama bahwa manusia selalu berusaha untuk berikhtiar mencari jalan keluar dari setiap naik-turunnya kehidupan dengan bimbingan Allah SWT.
Ustadzah Yasmin Mogahed (@yasminmogahed) adalah seorang ustadzah dengan gelar sarjana psikologi dan master jurnalisme dari University of Wisconsin-Madison, Amerika Serikat.
Sekarang, belau adalah seorang guru di Al Maghrib Institute, seorang penulis untuk Huffington Post, pembicara dan pendakwah internasional, seorang penulis dimana beliau memfokuskan pada area pengembangan spiritual & pengembangan pribadi.
Baca juga: Peninggalan Syiar Islam dari Era Mataram Islam
Ustadzah Yasmin baru saja meluncurkan buku dengan judul: Healing The Emptiness: A Guide to Emotional and Spiritual Well-Being yang saat ini sudah tersedia di seluruh dunia.
Dalam kesempatan ini juga diadakan sesi ‘Do Better Talks’ - Elevating Everyday Life merupakan talkshow yang bertujuan untuk memberikan gambaran lebih luas dan praktikal untuk melakukan perbaikan setiap harinya dan bagaimana untuk menjalankan segala aspek kehidupan dengan lebih baik.
Talkshow ini diikuti oleh beberapa panelis yaitu Ria R Christiana (Founder ISN & Brand Strategist), Rennta Chrisdianna (aktivis sosial), dr. Dewi Prabarini (dokter spesialis kandungan), Dewi Sandra (public figure & Brand Ambassador Wardah), Kartika Putri (public figure dan Influencer), dengan Guzelya sebagai moderator.
Baca juga: DDII Kukuhkan Posisi Sebagai Organisasi Dakwah dan Pendidikan
Pada paruh kedua acara inti diadakan sesi tanya jawab (Q&A) yang mencakup pertanyaan-pertanyaan sesuai topik yang ditujukan dan dijawab langsung oleh Ustadzah Yasmin dan dengan moderator yaitu Rennta Chrisdianna.
Indonesia Syiar Network (ISN) mengadakan Inspiring Seminar untuk memahami minat dan niat dari kalangan urban muslim untuk belajar dan menerapkan ajaran Islam sebagai inti dari lifestyle dalam setiap dinamika dan tantangan kehidupan.
Indonesia Syiar Network (ISN) adalah komunitas berbasis volunteerism (kesukarelaan) yang mendedikasikan segala aspek kegiatannya untuk terus menyebarkan semua simbol-simbol Islami melalui metode dakwah yang menarik, creative dan non-konvesional.
ISN didirikan Mirza Muhammad dan Ria R. Christiana pada tahun 2009, ISN berkomitmen untuk terus menjadi wadah untuk para pencari ilmu dan para volunteer yang tergerak untuk berkolaborasi dalam menghadirkan dakwah-dakwah yang menginspirasi dengan satu tujuan yaitu menjadi muslim dan muslimah yang lebih baik dan diberkahi serta diridhoi Allah SWT. (RO/-4)
RESOLUSI tahun baru sebaiknya dimulai dari target yang masuk akal agar proses menjalaninya terasa lebih ringan dan tidak berubah menjadi tekanan atau hukuman atas kekurangan pribadi.
Remaja saat ini lebih membutuhkan dukungan emosional dan pendampingan untuk menavigasi kompleksitas ruang siber.
DPR mendorong adanya keterlibatan ahli dan profesional dalam menanggulangi kasus bullying agar tidak terjadi lagi di kemudian hari.
Perilaku perundungan atau bullying tidak muncul begitu saja, melainkan terbentuk dari proses belajar anak terhadap lingkungan terdekatnya, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Semakin remaja mengenali emosi dan nilai-nilainya, semakin mudah ia menentukan langkah dan pilihan hidup yang sesuai.
Psikolog sekaligus Founder dan Direktur Personal Growth Counseling & Development Center, Ratih Ibrahim menanggapi peristiwa ledakan di SMAN 72 Jakarta.
Banyak karya akademik yang ia tangani berubah menjadi buku yang lebih komunikatif dan dapat dibaca masyarakat luas.
IRCOMM Group menghadirkan program khusus bagi peneliti dan akademisi. Sebanyak 12 penulis terpilih yang berhasil submit dan lolos tahap editorial review akan mendapatkan sejumlah manfaat.
Menurut Oh Su Hyang, berbicara itu bukan hanya tentang menyusun kata tapi juga bagaimana berbicara itu bisa memikat orang atau bahkan bermakna bagi orang.
PENULIS asal Korea Selatan, Oh Su Hyang, yang dikenal lewat buku laris Bicara Itu Ada Seninya, ternyata punya kebiasaan yang luar biasa yaitu membaca hingga 70 buku setiap bulan.
Dikenal lewat bukunya yang populer Bicara Itu Ada Seninya, Oh Su Hyang ternyata punya masa kecil yang jauh dari kata mudah.
Prof Agus telah menulis dan menerbitkan 11 buku yang membahas berbagai topik seputar politik, keamanan, dan hubungan internasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved